Lembaga Karang Taruna, Hidup Enggan Mati Tak Mau

Rabu, 25 Oktober 2017 Lukman Hadi Lukito Dibaca 716 kali Sosial
Lembaga Karang Taruna, Hidup Enggan Mati Tak Mau
Peserat Rakor Pembinaan Kelembagaan Karang Taruna yang diikutri oleh Perwakilan Karang taruna dan Petugas TKSK
Lembaga Karang Taruna organisasi wadahnya pemuda sekarang ini keberadaanya diibaratkan dengan hidup enggan matipun tak mau.Hal tersebut disampaikan Waki Bupati Batang Suyono saat memberikan arahan kepada Perwakilan Ketua Karang Taruna Se Kabupaten Batang, kegiatan tersebut berlangsung di Dinas Sosial Kabupaten Batang Selasa, 24/10.

โ€œ lembaga kepemudaan Karang Taruna mengalami masa kemesan di zaman saya muda, namun sekarang hampir disemua desa kurang keberadaanya kurang eksisi.โ€ Kata Wakil Bupati Suyono

Dengan Peraturan Mentri Sosial Republik Indoensia No. 23Tahun 2013 tentang Pemberdayaan Karang Taruna, serta Peraturan Kemendagri No 5 Tahun tahun 2007 sebagai pedoman kita kelembagaan kepemudaan.

โ€œ Karang Taruna sesungguhnya sembagai modal awal membangun desa, kalau memang lembaga tersebut memiliki program dan kegiatan, akan tetapi lembaga tersebut tidak semua masyarakat tahu dan yang tahu hanya beberap gelintir orang saja yang menjabat di desa.โ€ Jelas Wakil Bupati Suyono

Ia juga mengatakan, agar masyrakat mengatahui lembaga karang taruna harus ada kegiatan dan program kerjanya, sehingga dengan sendirinya masyarakat tersosialisasi keberadaanya lembaga yang mewadaih pemuda di desa maupun kelurahan.

โ€œProgram โ€“ program kegiatan karang taruna harus berkomunikasi dan koordinasi dengan Kepala Desa dan Lurah, ciptakan potensi desa dengan memberdayaan masyarakat melalui dana desa agar menjadi desa yang maju, serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.โ€ Kata Suyono

Diera yang moderen ini lembaga karang taruna juga harus mengikuti perkembangan zaman dengan menciptakan inovasi baru dan kreatif, karena karang taruna sebagai gerakan pemuda dan masyrakat yang seharusnya harus berperan akti dalam perbuatan nyata.

โ€œ Jangan sampai karang taruna sebagai wadah pemeuda hanya ada papan namanya saja, tapi karang taruna harus berpikir, bertindak yang terbaik untuk masyarakat.โ€ Katanya

Lembaga tersebut juga harus memiliki kepekaan sosial terhadap lingkungan untuk membantu pemerintah dalam mengentaskan atau menyelesaikan masalah sosial di masyarakat. Karena di lingkungan kita masih banyak rumah tidak layak huni dan masyarakat dengan masalah sosial lainya.

โ€œ di pekakan karang tarunanya, agar jangan sampai rumah tidak layak huni tidak tepat sasaran dan masyarakat dengan masalah sosial mendapat bantuan dan perhatian dari pemerintah. Karena pemerintah butuh bantuan informasi dari karang taruna dan masyrakat.โ€ Tandas Wakil Bupati Suyono

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Batang Sugiatmo mengatakan, kegiatan pembinaan ini di harapakan mampu bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk menaggulangi berbagai masalah sosial, serta siap menjadi pandu generasi pemuda untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan.

โ€œKami inginkan kedepan karan taruna bisa maju dan kompak dan memiliki kegiatan โ€“ kegiatan kepemudaan.Dan mampu bekerjsama dengan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) untuk mengatasi permasalahan sosial di Masyarakat.โ€ Kata Sugiatmo. 

Kegiatan Pembinaan Karang Taruna diikuti oleh Perwakilan Ketua Karang taruna di 15 Kecamatan dan petugas TKSK se Kabupaten Batang (Edo/Humas/McBatang)

Berita Lainnya

Keterbukaan Informasi Jadi Kunci, Batang Perkuat Pembangunan Desa Antikorupsi Keterbukaan Informasi Jadi Kunci, Batang Perkuat Pembangunan Desa Antikorupsi
Keterbukaan Informasi Jadi Kunci, Batang Perkuat Pembangunan Desa Antikorupsi
Batang Inspektur Daerah Kabupaten Batang menggelar sosialisasi Peraturan Bupati Batang Nomor 9 Tahun 2026 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas Desa Menuju Predikat Desa Antikorupsi di Kabupaten Batang. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat komitmen pemerintah desa untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.
07 Sep 2026 Jumadi 19
Menuju 2029, Gringsing Bersiap Bertransformasi Jadi Kota Baru Penopang Industri Batang Menuju 2029, Gringsing Bersiap Bertransformasi Jadi Kota Baru Penopang Industri Batang
Menuju 2029, Gringsing Bersiap Bertransformasi Jadi Kota Baru Penopang Industri Batang
Batang - Gringsing tak lama lagi bakal bersolek total. Wajah salah satu wilayah di timur Kabupaten Batang ini diproyeksikan bertransformasi menjadi kawasan perkotaan modern guna menopang pesatnya laju industri, khususnya kehadiran Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang.
07 Sep 2026 Jumadi 51
Wujudkan Pemimpin Berkarakter, Pilketos SMAN 1 Batang Berkonsep Raja Nusantara Wujudkan Pemimpin Berkarakter, Pilketos SMAN 1 Batang Berkonsep Raja Nusantara
Wujudkan Pemimpin Berkarakter, Pilketos SMAN 1 Batang Berkonsep Raja Nusantara
Batang - Kelincahan para siswa SMA Negeri 1 Batang dengan karakter penguasa dari berbagai kerajaan di Nusantara ini, tidak hanya untuk melestarikan budaya, namun juga untuk menarik simpati pemilih di gelaran Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos) 20262027. Metode Kokurikuler sengaja dipilih sebagai daya tarik yang unik karena dirasa mampu meningkatkan dukungan dan angka keterpilihan saat pemilihan nantinya.
07 Sep 2026 Jumadi 129
Motif Batik Rifaiyah Batang Kian Langka, dari 130 Kini Tersisa Sekitar 30 Motif Batik Rifaiyah Batang Kian Langka, dari 130 Kini Tersisa Sekitar 30
Motif Batik Rifaiyah Batang Kian Langka, dari 130 Kini Tersisa Sekitar 30
Batang - Kekayaan motif Batik Rifaiyah di Kabupaten Batang, belum seluruhnya teridentifikasi. Namun, sejumlah motif khas kini mulai sulit ditemukan seiring berkurangnya jumlah perajin yang mampu membuat pola-pola rumit.
07 Sep 2026 Jumadi 31
Berawal Dari Cinta Dengan Batik Rifaiyah Batang, Tembus Hingga Pameran Darwin Australia Berawal Dari Cinta Dengan Batik Rifaiyah Batang, Tembus Hingga Pameran Darwin Australia
Berawal Dari Cinta Dengan Batik Rifaiyah Batang, Tembus Hingga Pameran Darwin Australia
Batang - Batik Rifaiyah dari Kabupaten Batang, mendapat kesempatan untuk memperkenalkan karya dan tradisi membatik hingga ke Darwin, Australia. Kesempatan tersebut dimanfaatkan para perajin untuk mengenalkan keunikan motif Batik Rifaiyah sekaligus mendorong pelestarian batik warisan budaya yang kini semakin sedikit ditekuni perajin.
07 Sep 2026 Jumadi 34
Wabup Batang Minta, FKUB Tak Cuma Jago Dialog Tapi Jadi Duta Perdamaian Wabup Batang Minta, FKUB Tak Cuma Jago Dialog Tapi Jadi Duta Perdamaian
Wabup Batang Minta, FKUB Tak Cuma Jago Dialog Tapi Jadi Duta Perdamaian
Batang - Keberagaman di tengah masyarakat menuntut peran aktif seluruh elemen untuk menjaga ketenangan bersama. Wakil Bupati Batang Suyono mengimbau, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) agar tidak sekadar berwacana dalam ruang diskusi, tetapi juga turun ke lapangan sebagai teladan dan garda terdepan penjaga harmoni.
06 Sep 2026 Jumadi 72