2027 Biaya Haji Naik, Kemenhaj Tunggu Lampu Hijau DPR RI

Senin, 27 Juli 2026 Jumadi Dibaca 5.619 kali Kegiatan Keagamaan
2027 Biaya Haji Naik, Kemenhaj Tunggu Lampu Hijau DPR RI
Kemenhaj Batang menggelar rapat evaluasi penyelenggaraan ibadah haji, di Rumah Makan Tirta Asri Sempu, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang.
Batang - Peningkatan kualitas untuk kenyamanan bagi jemaah haji Indonesia di Tanah Suci terus diupayakan Pemerintah. Salah satunya dengan wacana peningkatan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji dari semula pada tahun 2026 Rp90 juta, di 2027 diusulkan menjadi Rp107 juta.

Batang - Peningkatan kualitas untuk kenyamanan bagi jemaah haji Indonesia di Tanah Suci terus diupayakan Pemerintah. Salah satunya dengan wacana peningkatan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji dari semula pada tahun 2026 Rp90 juta, di 2027 diusulkan menjadi Rp107 juta.

Meski baru usulan dan belum mendapatkan lampu hijau dari Komisi VIII DPR RI, namun Kementerian Haji dan Umrah mencoba mengupas, agar masyarakat memahami lebih dalam. Dari usulan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Batang Siti Mahmudah menerangkan dengan skema 40 persen dibayarkan oleh jemaah dan 60 persen dari nilai manfaat atau subsidi dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

“40 persen dari Rp107 juta itu, berarti Rp43 juta dibayar jemaah, sementara sudah ada setoran awal Rp25 juta, jadi yang harus dibayarkan hanya Rp18 juta. Sedangkan 60 persennya atau Rp64 juta dibayarkan dari subsidi BPKH, tapi itu baru usulan dan kita harus menunggu persetujuan Komisi VIII,” tkatanya, saat rapat evaluasi penyelenggaraan ibadah haji, di Rumah MAkan Tirta Asri Sempu, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Senin (27/7/2026).

Alasan terbesarnya, sejak Kementerian Haji dan Umrah dibentuk, bertujuan untuk memberikan pelayanan yang prima kepada jemaah haji. Ini justru akan meringankan beban jemaah, supaya yang sudah dirilis kepastian waktu keberangkatannya, minim untuk menunda.

“Dari sisi istithaah, saat ini sedang diupayakan agar dapat dimulai lebih awal. Istithaah adalah kunci untuk pelunasan, ketika belum dinyatakan istithaah, Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) di bank masih terblokir,” jelasnya.

Berdasarkan informasi dari Dinas Kesehatan setempat, proses Medical Check Up (MCU), akan dimulai pertengahan Agustus 2026. Sedangkan pelunasan dapat dilakukan mulai awal September 2026.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi KBIHU Batang Hasanudin mendukung karena jika skema yang diterapkan 40 persen jemaah haji dan 60 persen BPKH, justru mengalami penurunan.

“Di pelaksanaan 2026 pelunasan haji Rp26 juta, sedangkan usulan 2027 Rp18 juta, jadi malah turun, walaupun kelihatannya naik,” terangnya.

Ia mengharapkan, pelayanan ibadah haji tahun 2027 makin baik kualitasnya, agar jemaah makin nyaman.

“Informasi apapun harus disampaikan lebih awal, sehingga kami yang mendampingi jemaah secara langsung, bisa segera mengabarkan,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Nusantara Basketball Competition 2026, Sedot 32 Tim Pelajar se-Karesidenan Pekalongan Nusantara Basketball Competition 2026, Sedot 32 Tim Pelajar se-Karesidenan Pekalongan
Nusantara Basketball Competition 2026, Sedot 32 Tim Pelajar se-Karesidenan Pekalongan
Batang - Atmosfer persaingan sengit begitu terasa dalam gelaran Nusantara Basketball Competition 2026 Season 2, sebuah ajang bergengsi yang menyedot perhatian para pecinta bola basket se-Karesidenan Pekalongan. Siapa sangka, kompetisi yang kini menyajikan laga skala regional tersebut berawal dari ide sederhana yang dicetuskan secara tidak sengaja.
10 Sep 2026 Jumadi 81
Dinsos Batang Jemput Bola Layani Warga, Pemulihan Bansos Terindikasi Judol Dinsos Batang Jemput Bola Layani Warga, Pemulihan Bansos Terindikasi Judol
Dinsos Batang Jemput Bola Layani Warga, Pemulihan Bansos Terindikasi Judol
Batang - Masa sanggahan bagi ribuan penerima bantuan sosial (bansos) yang terblokir akibat indikasi judi online (judol) di Kabupaten Batang kini menjadi tumpuan harapan warga. Langkah ini diambil Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Batang untuk memverifikasi ulang data, mengingat sedikitnya 7.586 penerima bansos di wilayah tersebut terkena penangguhan dengan 5.322 kasus di antaranya merupakan temuan baru pada 2026.
10 Sep 2026 Jumadi 121
Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Batang 2026 Nomor 3 se-Indonesia dan Masuk Top Jawa Tengah Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Batang 2026 Nomor 3 se-Indonesia dan Masuk Top Jawa Tengah
Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Batang 2026 Nomor 3 se-Indonesia dan Masuk Top Jawa Tengah
Batang - Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Batang pada Triwulan II Tahun 2026 mencatatkan rekor positif dengan mencapai 8,38 persen. Angka ini tidak hanya melampaui target daerah yang ditetapkan pada kisaran 6,35 hingga 6,50 persen, tetapi juga berada jauh di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Tengah yang tercatat sebesar 5,65 persen.
10 Sep 2026 Jumadi 201
75 SMP di Batang Bersiap Hadapi Digitalisasi Pembelajaran 2027 75 SMP di Batang Bersiap Hadapi Digitalisasi Pembelajaran 2027
75 SMP di Batang Bersiap Hadapi Digitalisasi Pembelajaran 2027
Batang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang menyiapkan satuan pendidikan jenjang SMP menghadapi penguatan digitalisasi pembelajaran pada 2027. Sebanyak 75 kepala sekolah SMP negeri dan swasta se-Kabupaten Batang mendapatkan pembekalan di Aula Agrowisata Pagilaran, Kabupaten Batang, Kamis (1092026).
10 Sep 2026 Jumadi 78
Bupati Batang Minta, OPD Percepat Belanja dan Tertibkan Pemanfaatan Aset Daerah Bupati Batang Minta, OPD Percepat Belanja dan Tertibkan Pemanfaatan Aset Daerah
Bupati Batang Minta, OPD Percepat Belanja dan Tertibkan Pemanfaatan Aset Daerah
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mempercepat realisasi belanja dalam pelaksanaan APBD 2026. Hal itu disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan APBD 2026 di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (1092026).
10 Sep 2026 Jumadi 99
Tumbuhnya 8,83 Persen Ekonomi, Pemkab Batang Masuk 14 Besar Nasional ProSN Semester II 2026 Tumbuhnya 8,83 Persen Ekonomi, Pemkab Batang Masuk 14 Besar Nasional ProSN Semester II 2026
Tumbuhnya 8,83 Persen Ekonomi, Pemkab Batang Masuk 14 Besar Nasional ProSN Semester II 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang berhasil masuk 14 besar tingkat nasional dalam pelaksanaan Program Strategis Nasional (ProSN) Semester II Tahun 2026. Batang memperoleh nilai 90,83, hanya terpaut 1,11 poin dari Kabupaten Nganjuk yang meraih skor tertinggi nasional sebesar 91,94. Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Batang dalam kategori Tinggi dalam pelaksanaan ProSN.
10 Sep 2026 Jumadi 122