2027 Biaya Haji Naik, Kemenhaj Tunggu Lampu Hijau DPR RI

Senin, 27 Juli 2026 Jumadi Dibaca 8.536 kali Kegiatan Keagamaan
2027 Biaya Haji Naik, Kemenhaj Tunggu Lampu Hijau DPR RI
Kemenhaj Batang menggelar rapat evaluasi penyelenggaraan ibadah haji, di Rumah Makan Tirta Asri Sempu, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang.
Batang - Peningkatan kualitas untuk kenyamanan bagi jemaah haji Indonesia di Tanah Suci terus diupayakan Pemerintah. Salah satunya dengan wacana peningkatan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji dari semula pada tahun 2026 Rp90 juta, di 2027 diusulkan menjadi Rp107 juta.

Batang - Peningkatan kualitas untuk kenyamanan bagi jemaah haji Indonesia di Tanah Suci terus diupayakan Pemerintah. Salah satunya dengan wacana peningkatan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji dari semula pada tahun 2026 Rp90 juta, di 2027 diusulkan menjadi Rp107 juta.

Meski baru usulan dan belum mendapatkan lampu hijau dari Komisi VIII DPR RI, namun Kementerian Haji dan Umrah mencoba mengupas, agar masyarakat memahami lebih dalam. Dari usulan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Batang Siti Mahmudah menerangkan dengan skema 40 persen dibayarkan oleh jemaah dan 60 persen dari nilai manfaat atau subsidi dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

“40 persen dari Rp107 juta itu, berarti Rp43 juta dibayar jemaah, sementara sudah ada setoran awal Rp25 juta, jadi yang harus dibayarkan hanya Rp18 juta. Sedangkan 60 persennya atau Rp64 juta dibayarkan dari subsidi BPKH, tapi itu baru usulan dan kita harus menunggu persetujuan Komisi VIII,” tkatanya, saat rapat evaluasi penyelenggaraan ibadah haji, di Rumah MAkan Tirta Asri Sempu, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Senin (27/7/2026).

Alasan terbesarnya, sejak Kementerian Haji dan Umrah dibentuk, bertujuan untuk memberikan pelayanan yang prima kepada jemaah haji. Ini justru akan meringankan beban jemaah, supaya yang sudah dirilis kepastian waktu keberangkatannya, minim untuk menunda.

“Dari sisi istithaah, saat ini sedang diupayakan agar dapat dimulai lebih awal. Istithaah adalah kunci untuk pelunasan, ketika belum dinyatakan istithaah, Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) di bank masih terblokir,” jelasnya.

Berdasarkan informasi dari Dinas Kesehatan setempat, proses Medical Check Up (MCU), akan dimulai pertengahan Agustus 2026. Sedangkan pelunasan dapat dilakukan mulai awal September 2026.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi KBIHU Batang Hasanudin mendukung karena jika skema yang diterapkan 40 persen jemaah haji dan 60 persen BPKH, justru mengalami penurunan.

“Di pelaksanaan 2026 pelunasan haji Rp26 juta, sedangkan usulan 2027 Rp18 juta, jadi malah turun, walaupun kelihatannya naik,” terangnya.

Ia mengharapkan, pelayanan ibadah haji tahun 2027 makin baik kualitasnya, agar jemaah makin nyaman.

“Informasi apapun harus disampaikan lebih awal, sehingga kami yang mendampingi jemaah secara langsung, bisa segera mengabarkan,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Bupati Batang Resmikan Mesin Pirolisis UNDIP, Sampah Plastik Bisa Diolah Jadi Bahan Bakar Bupati Batang Resmikan Mesin Pirolisis UNDIP, Sampah Plastik Bisa Diolah Jadi Bahan Bakar
Bupati Batang Resmikan Mesin Pirolisis UNDIP, Sampah Plastik Bisa Diolah Jadi Bahan Bakar
Pemkab Batang bersama UNDIP mengembangkan teknologi pirolisis untuk mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar sebagai alternatif solusi penanganan sampah, mengurangi ketergantungan pada TPA, serta mendorong pengelolaan sampah yang berkelanjutan dengan tetap memperhatikan keselamatan dan dampak lingkungan.
26 Okt 2026 Jumadi 105
Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Batang Prioritaskan Kontraktor Lokal untuk Proyek di Bawah Rp2 Miliar Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Batang Prioritaskan Kontraktor Lokal untuk Proyek di Bawah Rp2 Miliar
Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Batang Prioritaskan Kontraktor Lokal untuk Proyek di Bawah Rp2 Miliar
Pemkab Batang melalui DPUPR memprioritaskan kontraktor lokal berdomisili di Batang untuk proyek pemerintah daerah dengan nilai di bawah Rp2 miliar. Kebijakan ini bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja bagi warga setempat, serta memberdayakan pemasok material lokal. DPUPR juga berencana mempercepat pengadaan proyek melalui lelang dini untuk tahun anggaran 2027.
26 Okt 2026 Jumadi 74
Aksi Solidaritas Kontingen Batang, Kirim Doa dan Pita Hitam untuk Atlet Selam Aksi Solidaritas Kontingen Batang, Kirim Doa dan Pita Hitam untuk Atlet Selam
Aksi Solidaritas Kontingen Batang, Kirim Doa dan Pita Hitam untuk Atlet Selam
Kontingen Kabupaten Batang menunjukkan solidaritas dan belasungkawa atas meninggalnya atlet selam asal Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja, dalam Porprov XVII Jawa Tengah 2026 melalui pemakaian pita hitam dan pembentangan spanduk. Kontingen Batang juga memperketat pengawasan kesehatan atlet dengan menyiagakan ambulans dan tenaga medis, sekaligus terus berjuang meraih prestasi di ajang Porprov.
26 Okt 2026 Jumadi 315
Pulihkan Ekosistem Laut, BPI bersama UNDIP Luncurkan AFA dan APR Sebagai Produk Hilirisasi Pulihkan Ekosistem Laut, BPI bersama UNDIP Luncurkan AFA dan APR Sebagai Produk Hilirisasi
Pulihkan Ekosistem Laut, BPI bersama UNDIP Luncurkan AFA dan APR Sebagai Produk Hilirisasi
Pemkab Batang, UNDIP, dan PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) memperkuat kolaborasi pemulihan ekosistem laut melalui pengembangan Artificial Fish Apartment (AFA) dan Artificial Patch Reef (APR) berbahan Fly Ash and Bottom Ash (FABA). Program ini diharapkan menjadi habitat biota laut, mendukung pelestarian keanekaragaman hayati, serta dikembangkan sebagai destinasi edukasi wisata pesisir. Kolaborasi tersebut juga disertai pemberdayaan nelayan dan pemantauan lingkungan secara berkelanjutan.
26 Okt 2026 Jumadi 79
Dipantau Tim Wasgiat, Jalan Tembus ke KITB Capai 50 Persen Dipantau Tim Wasgiat, Jalan Tembus ke KITB Capai 50 Persen
Dipantau Tim Wasgiat, Jalan Tembus ke KITB Capai 50 Persen
Pembangunan jalan tembus dari Desa Sembung menuju Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui program TMMD Reguler ke-130 Kodim 0736Batang telah mencapai progres lebih dari 50 persen, dengan target penyelesaian pada 5 November 2026. Jalan sepanjang 1.400 meter ini diharapkan mempermudah akses pekerja menuju kawasan industri, memperlancar pengangkutan hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
26 Okt 2026 Jumadi 103
Kejar Target Infrastruktur, Jalan Tembus KITB Bakal Selesai Awal November Kejar Target Infrastruktur, Jalan Tembus KITB Bakal Selesai Awal November
Kejar Target Infrastruktur, Jalan Tembus KITB Bakal Selesai Awal November
Pembangunan jalan penghubung Desa Sembung menuju Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui program TMMD Reguler Kodim 0736 Batang telah mencapai progres 530 meter dari target 987 meter atau sekitar 54 persen berdasarkan perhitungan panjang jalan. Pembangunan ditargetkan selesai awal November 2026 untuk memangkas waktu tempuh dari satu jam menjadi sekitar 10 menit, sekaligus meningkatkan akses pekerja, distribusi hasil pertanian, dan perekonomian masyarakat setempat.
25 Okt 2026 Jumadi 211