Hujan Deras Picu Longsor dan Banjir di Batang, Ribuan Warga Terdampak

Sabtu, 17 Januari 2026 Jumadi Dibaca 9.618 kali Lingkungan
Hujan Deras Picu Longsor dan Banjir di Batang, Ribuan Warga Terdampak
Salah satu akses jalan di Kabupaten Batang tergenang air akibat curah hujan tinggi.
Batang - Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang mengguyur Kabupaten Batang pada Jumat (16/1/2026) sore menyebabkan serangkaian bencana alam berupa tanah longsor dan banjir di sejumlah wilayah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang mencatat sedikitnya 13 titik terdampak.

Batang - Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang mengguyur Kabupaten Batang pada Jumat (16/1/2026) sore menyebabkan serangkaian bencana alam berupa tanah longsor dan banjir di sejumlah wilayah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang mencatat sedikitnya 13 titik terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Batang Wawan Nurdiansyah mengatakan, hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi secara terus-menerus sejak pukul 17.30 WIB memicu tanah menjadi labil serta meningkatkan debit air sungai hingga meluap ke permukiman warga.

“Curah hujan tinggi yang berlangsung cukup lama menyebabkan beberapa kejadian longsor dan banjir di wilayah Kabupaten Batang,” katanya saat ditemui di Kantor BPBD Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (17/1/2026).

BPBD mencatat empat kejadian tanah longsor yang terjadi di Desa Tombo, Kecamatan Bandar; Desa Reban, Kecamatan Reban; Desa Kecepak, Kecamatan Batang; serta Dukuh Wales, Desa Wonobodro, Kecamatan Blado.

“Akibat longsor tersebut, total tujuh rumah warga terdampak, dengan rincian empat rumah di Desa Tombo dan masing-masing satu rumah di tiga lokasi lainnya. Selain longsor, banjir melanda sembilan wilayah lainnya, antara lain Kelurahan Karangasem Utara, Kasepuhan, Watesalit, Proyonanggan Tengah, serta Desa Klidang Lor, Denasri Kulon, Kalipucang Wetan, Kalipucang Kulon, dan Kalisalak,” jelasnya.

Wilayah terdampak terparah berada di Kelurahan Karangasem Utara. Banjir merendam permukiman di tujuh RW dengan total 3.196 kepala keluarga atau sekitar 12.784 jiwa. Kedalaman air di lokasi bervariasi antara 30 sentimeter hingga 120 sentimeter.

“Sebagian warga masih bertahan di rumah, namun ada empat warga, terdiri dari tiga orang dewasa dan satu balita, yang mengungsi sementara di Masjid Al Ikhlas RW 05,” terangnya.

Banjir juga terjadi di Desa Klidang Lor, Kecamatan Batang, yang merendam dua RW dengan total sekitar 600 kepala keluarga atau 2.400 jiwa. Ketinggian air di wilayah tersebut dilaporkan mencapai 30 hingga 120 sentimeter.

Wawan menyebutkan, BPBD Batang bersama unsur terkait, seperti TNI, Polri, dan relawan, telah melakukan pemantauan dan penanganan awal di lokasi kejadian. Hingga saat ini, tidak ada laporan korban jiwa akibat bencana tersebut.

BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat kondisi cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi.

“Laporan ini masih bersifat sementara dan dapat berubah sesuai dengan perkembangan di lapangan,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

PEXI Batang Membidik Emas Porprov hingga Asia PEXI Batang Membidik Emas Porprov hingga Asia
PEXI Batang Membidik Emas Porprov hingga Asia
Batang Musyawarah Kabupaten (Muskab) Persatuan Xiangqi Indonesia (PEXI) Kabupaten Batang sukses menelurkan nakhoda baru. Afif Rahman terpilih secara resmi untuk menduduki kursi ketua umum, menggantikan pejabat lama, Ali Sadikin.
23 Mei 2026 Jumadi 56
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
Batang - SMP Negeri 4 Batang menggelar Gelar Budaya IV. Kegiatan tersebut menjadi panggung apresiasi seni sekaligus ujian akhir mata pelajaran seni budaya bagi siswa yang menampilkan pertunjukan ketoprak lengkap dengan iringan gamelan.
23 Mei 2026 Jumadi 311
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Batang - Ratusan pelajar SMP Negeri 4 Batang khususnya kelas 9, mengasah kemampuannya dalam berkesenian lewat even Gelar Budaya IV. Mengusung tema "Jejak Sejarah dan Legenda, Mewarisi Budaya Menguatkan Jati Diri Bangsa", para siswa menampilkan ketoprak lewat ragam cerita rakyat, sebagai upaya mewujudkan Sekolah Budaya.
23 Mei 2026 Jumadi 128
Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal
Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal
Batang - Pengembangan peternakan sapi perah di Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, terus menunjukkan perkembangan positif. Desa Semampir menjadi salah satu wilayah yang aktif mengembangkan usaha sapi perah karena memiliki kondisi alam yang mendukung serta berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat desa.
23 Mei 2026 Jumadi 58
BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang
BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang
Batang - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) memberikan edukasi mengenai energi dan pelestarian lingkungan dalam kegiatan Gelar Budaya IV di halaman SMP Negeri 4 Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (2352026).
23 Mei 2026 Jumadi 122
Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University
Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University
Batang - Produk olahan khas Kabupaten Batang, Sale Pisang Bang Zae, mendapat kesempatan tampil dalam kegiatan Program Pengabdian kepada Masyarakat melalui Diseminasi dan Pameran Inovasi yang digelar Sekolah Vokasi IPB University di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Rabu (2052026).
22 Mei 2026 Jumadi 84