Sudah menjadi kebiasaan setiap kunjungan Bupati dan Wakil Bupati Ke desa - desa, selalu mencari anak yatim pintu dan janda tua miskin untuk diberikan santunan.
Seperti yang terjadi dalam kunjungan Bupati Wihaji dan Wakil Bupati Suyono secara bersama menghadiri peletakan batu pertama pembangunanLl Madrasah Ibtidaiah Islamiah di Desa Sangubanyu Kecamatan Bawang Rabu, 11/10.
Wakil Bupati Batang dalam sambutanya mengatakan, untuk membangun kejiwaan dan membangun jati diri kita, oleh karena itu melalui pendidikan karakter yang berbasisi agama sangatlah penting untuk menyiapkan generasi penerus yang memiliki karakter islami.
"Membangun desa dengan sara sayang sesama yang tetap memupuk dan memelihara gotong royong, kerukunan sangat penting untuk kemajuan desa." kata Suyono
Suyono juga meminta masyrakat untuk selalu mendampingi anak yatim piatu dan janda tua atau para manula miskin, karena keda semua itu perlu kasih sayang agar mampu hidup layak seperti kita semua.
Bupati Batang Wihaji jugmengatakan, pendidikan merupakan pendidikan dasar yang harus setiap masyarakat Kabupaten Batang memperolehnya. Untuk itu sangatlah penting pembangunan Madrasah Ibtidaiyah Islamiah sebagai lembaga pendidikan untuk mencerdasakan anak bangasa.
"Pendidikan agama sangat kuat untuk membentuk karakter anak - anak agar menjadi manusia yang beriman.untuk itu saya dukung pembangunan lembaga pendidikan yang berbasis agama karena Kecamatan Bawang masayarakatnya memiliki kultur religius." Kata Wihaji
Bupati juga mengatakan, Kecamatan Bawang salah satu Kecamatan yang memilki geografis pegunungan, sehingga akan tepat sekali di kembangkan sebagai destinasi wisata alam dengan panorama yang indah. Kecamatan Bawang juga memiliki curug air panas, pemandian air panas, negeri diatas awan yang kalau dikembangkan akan menarik pengunjung wisatawan.
"Pemkab akan memprioritaskan Kecamatan Bawang untuk mengembang akan potensi wisata alam untuk mendukung visit to Batang 2021. "Kata Bupati
Disampaikan juga bahwa lembaga pendidikan sangat membangun pembangunan sumberdaya manusia, kerena pbangunan sumber daya manusia murapakan kewajiban pemerintah sehingga masyarakatnya memiliki dan mampu berdayasaing di era globalisasi ini.
"kami harap masyarakat selalu utamakan pendidikan kepada anak - anaknya, karena kedepan persaingan di segala bidang sangatlah sengit, untuk itu lembaga pendidikan merupakan pembentukan SDM yang mampu menjawab tantangan globalisasi di era generasi melenia ini." Kata Wihaji. (Edo/Humas/McBatang)
Batang Inspektur Daerah Kabupaten Batang menggelar sosialisasi Peraturan Bupati Batang Nomor 9 Tahun 2026 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas Desa Menuju Predikat Desa Antikorupsi di Kabupaten Batang. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat komitmen pemerintah desa untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.
Batang - Gringsing tak lama lagi bakal bersolek total. Wajah salah satu wilayah di timur Kabupaten Batang ini diproyeksikan bertransformasi menjadi kawasan perkotaan modern guna menopang pesatnya laju industri, khususnya kehadiran Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang.
Batang - Kelincahan para siswa SMA Negeri 1 Batang dengan karakter penguasa dari berbagai kerajaan di Nusantara ini, tidak hanya untuk melestarikan budaya, namun juga untuk menarik simpati pemilih di gelaran Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos) 20262027. Metode Kokurikuler sengaja dipilih sebagai daya tarik yang unik karena dirasa mampu meningkatkan dukungan dan angka keterpilihan saat pemilihan nantinya.
Batang - Kekayaan motif Batik Rifaiyah di Kabupaten Batang, belum seluruhnya teridentifikasi. Namun, sejumlah motif khas kini mulai sulit ditemukan seiring berkurangnya jumlah perajin yang mampu membuat pola-pola rumit.
Batang - Batik Rifaiyah dari Kabupaten Batang, mendapat kesempatan untuk memperkenalkan karya dan tradisi membatik hingga ke Darwin, Australia. Kesempatan tersebut dimanfaatkan para perajin untuk mengenalkan keunikan motif Batik Rifaiyah sekaligus mendorong pelestarian batik warisan budaya yang kini semakin sedikit ditekuni perajin.
Batang - Keberagaman di tengah masyarakat menuntut peran aktif seluruh elemen untuk menjaga ketenangan bersama. Wakil Bupati Batang Suyono mengimbau, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) agar tidak sekadar berwacana dalam ruang diskusi, tetapi juga turun ke lapangan sebagai teladan dan garda terdepan penjaga harmoni.