Bupati Batang Sampaikan Program Santunan Kematian Dalam Tarawih Ukhuwah

Jumat, 17 Mei 2019 Jumadi Dibaca 566 kali Sosial
Bupati Batang Sampaikan Program Santunan Kematian Dalam Tarawih Ukhuwah

Batang - Tarawih Ukhuwah Keliling Bupati dan Wakil Bupati Batang, Bupati Batang Wihaji menyampaikan salah satu program unggulan e- sakti atau elektronik santunan kematian yang sudah berjalan hampir dua tahun di Masjid Nurul Iman Desa Kreyo, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Jumat (17/5/2019).

"Aplikasi santunan e-sakti untuk mempermudah bagi masyarakat yang tidak mampu yang meninggal dunia akan mendapatkan santunan Rp1 juta," jelasnya. 

Program santunan kematian lanjutnya, merupakan kepedulian Pemkab bagi masyarakat tidak mampu, karena kematian membutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk tahlilan dan pemakaman. 

"Kalau memang data persayaratanya komplit bisa di hari itu juga langsung dicairkan," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Pemkab Batang di tahun 2019 menganggarkan santunan kematian sebanyak Rp2,6 miliar, adapun yang sekarang sudah disalurkan mencapai Rp750 juta. 

Tidak hanya santunan kematian, bagi anak yatim piatu dianggarkan Rp1,5 miliar untuk diberikan kepada 1.000 anak dan untuk peningkatan kesejahteraan guru Madrasah Diniah, Pemkab memberikan insentif sebesar Rp1.2 juta dalam satu tahun. 

Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga menyarankan agar umat islam untuk memaknai bulan suci Ramadan sebagai bulan yang penuh rahmat, ampunan dan penuh berkah, maka perbanyak ibadah, zakat, sedekah, infak dan amal jariyah. 

"Saya sebagai umat non muslim disetiap tempat menyampaikan hal ini, kalau urusan mendapat hidayah itu urusan saya dengan tuhan," katanya.

Kapolres juga menyampaikan dirinya belajar Islam dari keluarga, karena Kakek dan paman saya seorang muslim taat dan sudah berhaji, dari merekalah yang memberikan pemahaman Islam adalah agama Rahmatan Lil Alamin.

"Oleh karena itu, memanfaatkan bulan yang penuh berkah ini dalam wujud berlomba - lomba memperbanyak amal ibadah, dan kalau punya rezeki berlebih bersedakah, berzakat dan baramal. 

Fokus dan khusus melaksanakan rangkaian ibadah, lanjutnya, bukan berjihad seperti ikut dalam people power yang sudah mengarah pada politis dan ujungnya untuk meraih kekuasaan dan duniawi. 

Ia berharap kalau ada warga yang punya niatan ke Jakarta untuk mengikuti people power, kami minta ulama desa untuk memberikan penjelasan untuk tidak usah ikut berjihad yang menggunakan dalil - dalil agama untuk kepentingan politik tidak kontutisional, bagi segelintir orang hanya untuk meraih kekuasaan. 

"Kalau ada kecurangan dan penolakan hasil pemilu ada mekanisme hukum yang lebih bermatabat jadai jangan  malahmemprovokasi  masyarakat dan gencar  menyebarkan ujaran kebencian dan berita bohong melalui media sosial," kata Kapolres. (Humas Batang, Jateng/Edo)


Berita Lainnya

Keterbukaan Informasi Jadi Kunci, Batang Perkuat Pembangunan Desa Antikorupsi Keterbukaan Informasi Jadi Kunci, Batang Perkuat Pembangunan Desa Antikorupsi
Keterbukaan Informasi Jadi Kunci, Batang Perkuat Pembangunan Desa Antikorupsi
Batang Inspektur Daerah Kabupaten Batang menggelar sosialisasi Peraturan Bupati Batang Nomor 9 Tahun 2026 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas Desa Menuju Predikat Desa Antikorupsi di Kabupaten Batang. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat komitmen pemerintah desa untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.
07 Sep 2026 Jumadi 3
Menuju 2029, Gringsing Bersiap Bertransformasi Jadi Kota Baru Penopang Industri Batang Menuju 2029, Gringsing Bersiap Bertransformasi Jadi Kota Baru Penopang Industri Batang
Menuju 2029, Gringsing Bersiap Bertransformasi Jadi Kota Baru Penopang Industri Batang
Batang - Gringsing tak lama lagi bakal bersolek total. Wajah salah satu wilayah di timur Kabupaten Batang ini diproyeksikan bertransformasi menjadi kawasan perkotaan modern guna menopang pesatnya laju industri, khususnya kehadiran Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang.
07 Sep 2026 Jumadi 35
Wujudkan Pemimpin Berkarakter, Pilketos SMAN 1 Batang Berkonsep Raja Nusantara Wujudkan Pemimpin Berkarakter, Pilketos SMAN 1 Batang Berkonsep Raja Nusantara
Wujudkan Pemimpin Berkarakter, Pilketos SMAN 1 Batang Berkonsep Raja Nusantara
Batang - Kelincahan para siswa SMA Negeri 1 Batang dengan karakter penguasa dari berbagai kerajaan di Nusantara ini, tidak hanya untuk melestarikan budaya, namun juga untuk menarik simpati pemilih di gelaran Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos) 20262027. Metode Kokurikuler sengaja dipilih sebagai daya tarik yang unik karena dirasa mampu meningkatkan dukungan dan angka keterpilihan saat pemilihan nantinya.
07 Sep 2026 Jumadi 11
Motif Batik Rifaiyah Batang Kian Langka, dari 130 Kini Tersisa Sekitar 30 Motif Batik Rifaiyah Batang Kian Langka, dari 130 Kini Tersisa Sekitar 30
Motif Batik Rifaiyah Batang Kian Langka, dari 130 Kini Tersisa Sekitar 30
Batang - Kekayaan motif Batik Rifaiyah di Kabupaten Batang, belum seluruhnya teridentifikasi. Namun, sejumlah motif khas kini mulai sulit ditemukan seiring berkurangnya jumlah perajin yang mampu membuat pola-pola rumit.
07 Sep 2026 Jumadi 9
Berawal Dari Cinta Dengan Batik Rifaiyah Batang, Tembus Hingga Pameran Darwin Australia Berawal Dari Cinta Dengan Batik Rifaiyah Batang, Tembus Hingga Pameran Darwin Australia
Berawal Dari Cinta Dengan Batik Rifaiyah Batang, Tembus Hingga Pameran Darwin Australia
Batang - Batik Rifaiyah dari Kabupaten Batang, mendapat kesempatan untuk memperkenalkan karya dan tradisi membatik hingga ke Darwin, Australia. Kesempatan tersebut dimanfaatkan para perajin untuk mengenalkan keunikan motif Batik Rifaiyah sekaligus mendorong pelestarian batik warisan budaya yang kini semakin sedikit ditekuni perajin.
07 Sep 2026 Jumadi 9
Wabup Batang Minta, FKUB Tak Cuma Jago Dialog Tapi Jadi Duta Perdamaian Wabup Batang Minta, FKUB Tak Cuma Jago Dialog Tapi Jadi Duta Perdamaian
Wabup Batang Minta, FKUB Tak Cuma Jago Dialog Tapi Jadi Duta Perdamaian
Batang - Keberagaman di tengah masyarakat menuntut peran aktif seluruh elemen untuk menjaga ketenangan bersama. Wakil Bupati Batang Suyono mengimbau, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) agar tidak sekadar berwacana dalam ruang diskusi, tetapi juga turun ke lapangan sebagai teladan dan garda terdepan penjaga harmoni.
06 Sep 2026 Jumadi 64