Rencana Pelantikan Dimajukan, KPU Batang Masih Berpedoman Perpres Nomor 80 Tahun 2024

Kamis, 23 Januari 2025 Jumadi Dibaca 7.730 kali Pemilu
Rencana Pelantikan Dimajukan, KPU Batang Masih Berpedoman Perpres Nomor 80 Tahun 2024
Batang - Ada rencana pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada serentak 2024 akan dilaksanakan dalam beberapa gelombang yang dimulai pada 6 Februari 2025 oleh Pemerintah Pusat.

BatangAda rencana pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada serentak 2024 akan dilaksanakan dalam beberapa gelombang yang dimulai pada 6 Februari 2025 oleh Pemerintah Pusat.

KPU Kabupaten Batang tetap berpedoman pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 Tahun 2024. Pelaksanaan pelantikan secara serentak dijadwalkan pada 10 Februari 2025 di ibu kota provinsi.

Hal ini disampaikan Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM, Anggota KPU Batang Khikmatun, saat evaluasi sosialisasi dan pendidikan pemilih di Hotel Sendang Sari Batang, Kabupaten Batang, Kamis (23/1/2025).

Khikmatun menyatakan bahwa, hingga saat ini belum ada surat resmi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengenai perubahan jadwal pelantikan kepala daerah.

Meskipun begitu, ia mengakui bahwa kemarin ada rapat KPU melalui Zoom akan dimajukan tanggal 6 Februari 2025 bagi yang tidak ada sengketa Pilkada.

“Yang masih kita pedomani sampai saat ini adalah Perpres yang ada saat ini. Ketika ada penyesuaian pelantikan, otomatis kita juga menyesuaikan,” jelasnya.

bahwa pihaknya juga menunggu Surat Keputusan (SK) pemberhentian dan pengesahan pengangkatan Bupati dan Wakil Bupati dari Kemendagri.

“Kemungkinan besar bisa saja dirubah, tapi dan waktu kita masih menunggu, namun sampai saat ini masih tanggal 10 Februari 2025,” imbuhnya.

Sukses 81 Persen Pemilih

Evaluasi dilakukan berawal banyak pemilih di Kabupaten Batang pada Pilkada kemarin pada waktu masa kampanye mulai belum ada yang mengetahui visi misi kedua calon. Sehingga membuat KPU Kabupaten Batang penasaran permasalahan yang sebetulnya terjadi pola kampanye yang dilakukan sampai diadakannya debat calon Bupati dan Wakil Bupati.

“Ditambah hasil partisipasi pemilihan yang begitu tinggi mencapai 81 persen yang jauh dari rata-rata nasional. Makanya, evaluasi ini sangat diperlukan untuk melihat hal positifnya dan negatifnya dalam Pilkada 2024,” ungkapnya

Direktur Akademi Pemilu dan Demokrasi Nasional Kurudin Hafid menyampaikan, bahwa partisipasi pemilih secara nasional mencapai 71 persen. Sementara Kabupaten Batang melebihi sampai 10 persen dari capaian nasional.

“Hal ini yang dapat menjadi pelajaran bagi semuanya untuk memberikan pengetahuan kepada daerah-daerah lain yang sukses partisipasi pemilih di Pilkada 2024 kemarin. Kesuksesan partisipasi pemilih sendiri diatas rata-rata nasional ada 215 daerah tetapi diatas 80 persen salah satunya Kabupaten Batang,” terangnya.

Jika ada warga bilang kalau pemilu partisipasi rendah karena jenuh memilih tidak terbukti yang faktanya ada 215 daerah partisipasinya tinggi termasuk Kabupaten Batang.

“Bisa dibilang kegagalan suatu daerah partisipasi rendah bukan kesalahan KPU saja, tapi pasti ada faktor subtansial yakni dimana pemilih berfikir akankah nasibnya berbeda setelah dirinya memilih,” tegasnya.

Sementara itu, Akademi Pemilu dan Demokrasi Provinsi Anik Solih menambahkan, kami selaku masyarakat sipil untuk merefleksikan kembali catatan Pilkada kemarin pada saat aktivitas kampanyenya bagaimana.

Apakah proses kemarin sudah menjalankan pemilihan yang mendidik dan efektif dalam menghadirkan nilai-nilai edukasi yang bertanggung jawab untuk meningkatkan kualitas mutu Pemilu dan Pilkada kedepan.

“Dengan adanya sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan mutu dan derajat demokrasi di Kabupaten Batang,” ujar dia.

Ia berharap, ke depan sistem kampanye harus diperbaiki dalam tiga hal yakni ada kandungan edukasi, harus bertanggung jawab, dan peningkatan partisipasi publik. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

 

Berita Lainnya

Keterbukaan Informasi Jadi Kunci, Batang Perkuat Pembangunan Desa Antikorupsi Keterbukaan Informasi Jadi Kunci, Batang Perkuat Pembangunan Desa Antikorupsi
Keterbukaan Informasi Jadi Kunci, Batang Perkuat Pembangunan Desa Antikorupsi
Batang Inspektur Daerah Kabupaten Batang menggelar sosialisasi Peraturan Bupati Batang Nomor 9 Tahun 2026 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas Desa Menuju Predikat Desa Antikorupsi di Kabupaten Batang. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat komitmen pemerintah desa untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.
07 Sep 2026 Jumadi 50
Menuju 2029, Gringsing Bersiap Bertransformasi Jadi Kota Baru Penopang Industri Batang Menuju 2029, Gringsing Bersiap Bertransformasi Jadi Kota Baru Penopang Industri Batang
Menuju 2029, Gringsing Bersiap Bertransformasi Jadi Kota Baru Penopang Industri Batang
Batang - Gringsing tak lama lagi bakal bersolek total. Wajah salah satu wilayah di timur Kabupaten Batang ini diproyeksikan bertransformasi menjadi kawasan perkotaan modern guna menopang pesatnya laju industri, khususnya kehadiran Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang.
07 Sep 2026 Jumadi 83
Wujudkan Pemimpin Berkarakter, Pilketos SMAN 1 Batang Berkonsep Raja Nusantara Wujudkan Pemimpin Berkarakter, Pilketos SMAN 1 Batang Berkonsep Raja Nusantara
Wujudkan Pemimpin Berkarakter, Pilketos SMAN 1 Batang Berkonsep Raja Nusantara
Batang - Kelincahan para siswa SMA Negeri 1 Batang dengan karakter penguasa dari berbagai kerajaan di Nusantara ini, tidak hanya untuk melestarikan budaya, namun juga untuk menarik simpati pemilih di gelaran Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos) 20262027. Metode Kokurikuler sengaja dipilih sebagai daya tarik yang unik karena dirasa mampu meningkatkan dukungan dan angka keterpilihan saat pemilihan nantinya.
07 Sep 2026 Jumadi 245
Motif Batik Rifaiyah Batang Kian Langka, dari 130 Kini Tersisa Sekitar 30 Motif Batik Rifaiyah Batang Kian Langka, dari 130 Kini Tersisa Sekitar 30
Motif Batik Rifaiyah Batang Kian Langka, dari 130 Kini Tersisa Sekitar 30
Batang - Kekayaan motif Batik Rifaiyah di Kabupaten Batang, belum seluruhnya teridentifikasi. Namun, sejumlah motif khas kini mulai sulit ditemukan seiring berkurangnya jumlah perajin yang mampu membuat pola-pola rumit.
07 Sep 2026 Jumadi 60
Berawal Dari Cinta Dengan Batik Rifaiyah Batang, Tembus Hingga Pameran Darwin Australia Berawal Dari Cinta Dengan Batik Rifaiyah Batang, Tembus Hingga Pameran Darwin Australia
Berawal Dari Cinta Dengan Batik Rifaiyah Batang, Tembus Hingga Pameran Darwin Australia
Batang - Batik Rifaiyah dari Kabupaten Batang, mendapat kesempatan untuk memperkenalkan karya dan tradisi membatik hingga ke Darwin, Australia. Kesempatan tersebut dimanfaatkan para perajin untuk mengenalkan keunikan motif Batik Rifaiyah sekaligus mendorong pelestarian batik warisan budaya yang kini semakin sedikit ditekuni perajin.
07 Sep 2026 Jumadi 67
Wabup Batang Minta, FKUB Tak Cuma Jago Dialog Tapi Jadi Duta Perdamaian Wabup Batang Minta, FKUB Tak Cuma Jago Dialog Tapi Jadi Duta Perdamaian
Wabup Batang Minta, FKUB Tak Cuma Jago Dialog Tapi Jadi Duta Perdamaian
Batang - Keberagaman di tengah masyarakat menuntut peran aktif seluruh elemen untuk menjaga ketenangan bersama. Wakil Bupati Batang Suyono mengimbau, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) agar tidak sekadar berwacana dalam ruang diskusi, tetapi juga turun ke lapangan sebagai teladan dan garda terdepan penjaga harmoni.
06 Sep 2026 Jumadi 83