Audiensi Dengan FSP RTMM, Diputuskan Tidak Ada Kenaikan CHT 2025 Oleh Pemerintah Pusat

Kamis, 02 Januari 2025 Jumadi Dibaca 1.138 kali Acara Pimpinan Daerah
Audiensi Dengan FSP RTMM, Diputuskan Tidak Ada Kenaikan CHT 2025 Oleh Pemerintah Pusat
Batang Penjabat (Pj) Bupati Batang melakukan audiensi dengan Federasi Serikat Pekerja (FSP) Rokok Tembakau Makanan Minuman (RTMM) Provinsi Jawa Tengah.

Batang Penjabat (Pj) Bupati Batang melakukan audiensi dengan Federasi Serikat Pekerja (FSP) Rokok Tembakau Makanan Minuman (RTMM) Provinsi Jawa Tengah.

Ketua Pimpinan Daerah Federasi Serikat Pekerja Rokok, Tembakau, Makanan, Minuman (FSP RTMM) Jawa Tengah Edy Riyanto menyampaikan, bahwa adanya rencana kenaikan tarif Cukai Hasil Tembakau (CHT) untuk rokok sebesar 10 persen pada tahun 2025 dan 2026 kami menolak.

“Sejumlah poin utama yang diajukan oleh FSP RTMM Provinsi Jawa Tengah pembatalan kenaikan tarif CHT dan regulasi harga rokok serta wacana kemasan yang sudah disampaikan ke Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki untuk menyampaikan ke Pemerintah Pusat atau Presiden,” katanya saat ditemui usai audiensi di Ruang Abirawa Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (2/1/2025).

FSP RTMM mengkhawatirkan para pekerja rokok, karena adanya kenaikan CHT yang terlalu tinggi berdampak negatif seperti PHK massal. Selain itu, kebijakan ini mempengaruhi kesejahteraan pekerja, keluarga, dan masyarakat sekitar.

“Untuk itu kami melakukan audiensi ini, dengan keputusan kenaikan CHT dapat dipertimbangkan dari dampaknya para pekerja,” jelasnya.

Sementara itu, Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengatakan, hari ini perwakilan dari pekerja rokok yang diwakili oleh FSP RTMM Provinsi Jawa Tengah melakukan audiensi, karena ada rasa khawatir adanya kenaikan CHT.

“Kenaikan CHT dikhawatirkan dapat menyebabkan pengurangan tenaga kerja dan pengurangan kesejahteraan pekerja rokok,” ungkapnya.

Lani meyebutkan, keputusan Pemerintah Pusat pada tahun 2025 bahwa CHT untuk rokok sebesar 0 persen jadi tidak ada kenaikan, yang mungkin sudah ada evaluasi bisa memberikan dampak positif kepada masyarakat dan perusahaan.

“Namun, pada tahun 2026 ada evaluasi kembali dari Pemerintah Pusat yang membuat keputusan itu harus dirubah, karena mungkin ada dampak-dampak lainnya. Untuk itu Pemkab Batang ke depan hanya bisa menyampaikan aspirasi dari FSP RTMM ke Provinsi Jawa Tengah yang dapat diperhatikan lebih oleh Pemerintah Pusat,” terangnya.

Permasalahan ini mungkin menjadi masalah semua daerah jadi akan diarahkan kesana supaya mewakili daerah-daerah yang mempunyai masalah serupa. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

 

Berita Lainnya

Keterbukaan Informasi Jadi Kunci, Batang Perkuat Pembangunan Desa Antikorupsi Keterbukaan Informasi Jadi Kunci, Batang Perkuat Pembangunan Desa Antikorupsi
Keterbukaan Informasi Jadi Kunci, Batang Perkuat Pembangunan Desa Antikorupsi
Batang Inspektur Daerah Kabupaten Batang menggelar sosialisasi Peraturan Bupati Batang Nomor 9 Tahun 2026 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas Desa Menuju Predikat Desa Antikorupsi di Kabupaten Batang. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat komitmen pemerintah desa untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.
07 Sep 2026 Jumadi 64
Menuju 2029, Gringsing Bersiap Bertransformasi Jadi Kota Baru Penopang Industri Batang Menuju 2029, Gringsing Bersiap Bertransformasi Jadi Kota Baru Penopang Industri Batang
Menuju 2029, Gringsing Bersiap Bertransformasi Jadi Kota Baru Penopang Industri Batang
Batang - Gringsing tak lama lagi bakal bersolek total. Wajah salah satu wilayah di timur Kabupaten Batang ini diproyeksikan bertransformasi menjadi kawasan perkotaan modern guna menopang pesatnya laju industri, khususnya kehadiran Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang.
07 Sep 2026 Jumadi 94
Wujudkan Pemimpin Berkarakter, Pilketos SMAN 1 Batang Berkonsep Raja Nusantara Wujudkan Pemimpin Berkarakter, Pilketos SMAN 1 Batang Berkonsep Raja Nusantara
Wujudkan Pemimpin Berkarakter, Pilketos SMAN 1 Batang Berkonsep Raja Nusantara
Batang - Kelincahan para siswa SMA Negeri 1 Batang dengan karakter penguasa dari berbagai kerajaan di Nusantara ini, tidak hanya untuk melestarikan budaya, namun juga untuk menarik simpati pemilih di gelaran Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos) 20262027. Metode Kokurikuler sengaja dipilih sebagai daya tarik yang unik karena dirasa mampu meningkatkan dukungan dan angka keterpilihan saat pemilihan nantinya.
07 Sep 2026 Jumadi 295
Motif Batik Rifaiyah Batang Kian Langka, dari 130 Kini Tersisa Sekitar 30 Motif Batik Rifaiyah Batang Kian Langka, dari 130 Kini Tersisa Sekitar 30
Motif Batik Rifaiyah Batang Kian Langka, dari 130 Kini Tersisa Sekitar 30
Batang - Kekayaan motif Batik Rifaiyah di Kabupaten Batang, belum seluruhnya teridentifikasi. Namun, sejumlah motif khas kini mulai sulit ditemukan seiring berkurangnya jumlah perajin yang mampu membuat pola-pola rumit.
07 Sep 2026 Jumadi 72
Berawal Dari Cinta Dengan Batik Rifaiyah Batang, Tembus Hingga Pameran Darwin Australia Berawal Dari Cinta Dengan Batik Rifaiyah Batang, Tembus Hingga Pameran Darwin Australia
Berawal Dari Cinta Dengan Batik Rifaiyah Batang, Tembus Hingga Pameran Darwin Australia
Batang - Batik Rifaiyah dari Kabupaten Batang, mendapat kesempatan untuk memperkenalkan karya dan tradisi membatik hingga ke Darwin, Australia. Kesempatan tersebut dimanfaatkan para perajin untuk mengenalkan keunikan motif Batik Rifaiyah sekaligus mendorong pelestarian batik warisan budaya yang kini semakin sedikit ditekuni perajin.
07 Sep 2026 Jumadi 79
Wabup Batang Minta, FKUB Tak Cuma Jago Dialog Tapi Jadi Duta Perdamaian Wabup Batang Minta, FKUB Tak Cuma Jago Dialog Tapi Jadi Duta Perdamaian
Wabup Batang Minta, FKUB Tak Cuma Jago Dialog Tapi Jadi Duta Perdamaian
Batang - Keberagaman di tengah masyarakat menuntut peran aktif seluruh elemen untuk menjaga ketenangan bersama. Wakil Bupati Batang Suyono mengimbau, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) agar tidak sekadar berwacana dalam ruang diskusi, tetapi juga turun ke lapangan sebagai teladan dan garda terdepan penjaga harmoni.
06 Sep 2026 Jumadi 90