Pendataan Awal Regsosek, Menghasilkan Data Terpadu Kependudukan di Batang

Rabu, 21 September 2022 Jumadi Dibaca 1.174 kali Pemerintahan
Pendataan Awal Regsosek, Menghasilkan Data Terpadu Kependudukan di Batang
Batang - Menuju satu data Indonesia dalam program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat, Badan Pusat Statistik (BPS) Batang menggelar kegiatan pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) di Hotel Dewi Ratih, Kabupaten Batang, Rabu (21/9/2022).

Batang - Menuju satu data Indonesia dalam program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat, Badan Pusat Statistik (BPS) Batang menggelar kegiatan pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) di Hotel Dewi Ratih, Kabupaten Batang, Rabu (21/9/2022).

Kepala BPS Batang Edi Prawoto mengatakan, bahwa Regsosek adalah sistem dan basis data seluruh penduduk yang terintegrasi hingga tingkat kelurahan dengan mendata keluarga yang dilakukan 514 Kabupaten dan Kota di seluruh Indonesia.

“Pelaksanaan ini menjadi sangat penting, karena negara ini belum memiliki data Sosial Ekonomi yang mencakup semua penduduk, untuk penentuan target program pembangunan,” jelasnya.

Dijelaskannya, ketersediaan data yang ada saat ini juga masih ada beberapa isu terkait kualitas data, baik dari dimensi, akurasi, konten maupun kemutakhiran atau kekinian dalam penyediaannya. Dan satu lagi, data yang ada saat ini masih bersifat sektoral, inilah yang menjadi penyebab tumpang tindihnya program perlindungan sosial di negeri ini.

“Tujuannya data Regsosek yang dilakukan pendataan awal ini akan dikumpulkan dan verifikasi kembali agar satu data yang dihasilkan bisa dipertanggung jawabkan untuk digunakan program perlindungan sosial,” terangnya.

Alur pendataan sendiri nanti dari petugas akan dibekali dahulu tentang kompetensi Regsosek. Setelah itu, baru akan terjun ke lapangan wilayah yang ditugaskan. Pelaksanaan baru petugas meminta izin dulu kepada Kepala Desa atau Ketua RT setempat untuk meminta mendampingi.

Petugas Regsosek, lanjut dia, akan memberikan 50 pertanyaan setiap individu di keluarga yang didata nanti ketemu indikator identifikasi keberadaan dan status kesejahteraan keluarga. Data tersebut akan diolah dan ada pemeringkatan hasil pendataan.

“Kemudian, hasil pemeringkatan akan ketemu data masyarakat mana yang memenuhi atau tidak program perlindungan sosial. Jika masih ada kesalahan akan dibicarakan pada forum konsultasi publik,” ungkapnya.

Sementara itu Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengatakan, Dengan Regsosek ini, kita bisa menangkap dinamika perubahan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan pelayanan publik dengan program yang tepat kepada orang yang tepat di waktu yang tepat dengan cara yang tepat.

“Data hasil Regsosek ini akan menjadi Single Source of Truth, data rujukan untuk integrasi program perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi.

Untuk menuju tujuan tersebut tidak bisa dicapai dalam waktu yang pendek, tapi dengan komitmen bersama beberapa institusi, serta diharapkan pengawalan ketat juga tepat dilakukan saat updating atau perawatan data dari hasil Regsosek ini nantinya.

 â€œPendataan awal Regsosek ini akan menghasilkan data terpadu kependudukan, tidak hanya untuk program perlindungan sosial, tetapi juga data kondisi sosial ekonomi keluarga yang dibutuhkan untuk perencanaan pembangunan yang lebih terarah,” ujar dia.

Hal tersebut tercermin dari variabel yang dikumpulkan yaitu Kependudukan dan Ketenagakerjaan, Perlindungan Sosial, Perumahan, Pendidikan, Kesehatan dan Disabilitas, serta Pemberdayaan Ekonomi. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 24
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 87
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 140
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 63
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 87
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 53