PRB Tingkatkan Budaya Literasi Warga Batang

Kamis, 01 September 2022 Jumadi Dibaca 1.140 kali Pemerintahan
PRB Tingkatkan Budaya Literasi Warga Batang
Batang - Dalam rangka memperingati HUT Ke-77 Republik Indonesia, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpuska) Kabupaten Batang kembali menggelar Pekan Raya Batang (PRB) 2022 di Jalan Veteran, Kabupaten Batang, Rabu (31/8/2022) malam.

Batang - Dalam rangka memperingati HUT Ke-77 Republik Indonesia,  Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpuska)  Kabupaten Batang kembali menggelar Pekan Raya Batang (PRB) 2022 di Jalan Veteran, Kabupaten Batang, Rabu (31/8/2022) malam. 

PRB yang merupakan wadah bagi masyarakat pecinta literasi mulai bergeliat kembali, pasca vakum selama dua tahun.

Event PRB dibuka secara meriah dengan menampilkan berbagai pagelaran seni mulai dari Suluk Pembuka, Sendratari Simogringsing dan penampilan beragam tari tradisional dari Sabang sampai Merauke yang dikolaborasikan secara menarik.

PRB digelar mulai 31 Agustus hingga 6 September 2022, dimeriahkan oleh 116 stan yang berasal dari berbagai unsur swasta, penerbit nasional, komunitas baca, perpustakaan desa, perpustakaan sekolah dan perwakilan dari beberapa OPD (Organisasi Perangkat Daerah) sebagai stan pendukung dalam  kegiatan pokok PRB 2022. 

Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengatakan, budaya literasi dapat dimulai dengan membaca, berpikir menulis dan berkreasi merupakan cara terbaik untuk meningkatkan kualitas kompetensi dan kesejahteraan hidup seseorang sehingga berimplikasi meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Batang. 

“Budaya literasi dapat dimulai dengan berbagi langkah salah-satunya dengan mengunjungi Perpustakaan Batang. Perpustakaan Kabupaten Batang saat ini terus berbenah dan menambah koleksi buku buku sehingga lebih menarik dan nyaman untuk dikunjungi,” jelasnya.

Ia berharap, melalui pameran buku ini dapat menumbuhkan dan meningkatkan budaya literasi di Kabupaten Batang, agar semakin maju peradabannya dan mandiri. Oleh karena itu segenap masyarakat Kabupaten Batang bersama-sama menumbuhkan budaya literasi dalam berbagai ilmu pengetahuan dan teknologi agar kab batang semakin maju dan mandiri.

Sementara itu, Kepala Disperpuska Batang Rakhmat Nurul Fadhilah menjelaskan, adanya PRB 2022 sebagai wujud pembudayaan kegemaran membaca melalui gerakan literasi secara berkelanjutan khususnya di Kabupaten Batang. 

“Pembukaan PRB 2022 akan semakin bermakna dengan dilaunchingnya program hibah satu orang satu buku dan pengukuhan bunda literasi Kabupaten Batang yang diharapkan dapat menjadi motivator dalam memelihara semangat di Kabupaten Batang,” terangnya. 

PRB sebagai wadah untuk memperkenalkan perpustakaan kepada masyarakat yang menjadi program pendukung dalam memajukan dunia pendidikan dan mencerdakan kehidupan bangsa dengan menanamkan budaya literasi yaitu dengan membaca. ((MC Batang, Jateng/Ninik/Jumadi)

Berita Lainnya

Ketua PGRI Batang Dorong Guru PPPK Diangkat PNS Tanpa Tes Ketua PGRI Batang Dorong Guru PPPK Diangkat PNS Tanpa Tes
Ketua PGRI Batang Dorong Guru PPPK Diangkat PNS Tanpa Tes
Batang Angin segar berembus bagi ribuan guru dan tenaga kependidikan (tendik) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Batang. Kebijakan pemerintah pusat yang membuka ruang alih status PPPK menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta kepastian anggaran gaji dari pusat membawa harapan baru setelah puluhan tahun mengabdi.
30 Sep 2026 Jumadi 141
DPUPR Batang Siapkan Rp3,8 Miliar Perbaiki Jalan Depok-Juragan DPUPR Batang Siapkan Rp3,8 Miliar Perbaiki Jalan Depok-Juragan
DPUPR Batang Siapkan Rp3,8 Miliar Perbaiki Jalan Depok-Juragan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menyiapkan anggaran Rp3,8 miliar untuk memperbaiki dua ruas jalan yang banyak dikeluhkan masyarakat, yakni Jalan Depok-Juragan dan Bakalan-Ujungnegoro.
30 Sep 2026 Jumadi 104
Perusahaan Alat Kesehatan Jepang Kunjungi LPK Ar Rasyid Batang, Jajaki Potensi SDM Perusahaan Alat Kesehatan Jepang Kunjungi LPK Ar Rasyid Batang, Jajaki Potensi SDM
Perusahaan Alat Kesehatan Jepang Kunjungi LPK Ar Rasyid Batang, Jajaki Potensi SDM
Batang Perusahaan alat kesehatan asal Jepang, melakukan kunjungan ke Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Ar Rasyid di Kabupaten Batang. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan menjajaki peluang kerja sama dalam pengembangan sumber daya manusia serta peningkatan kompetensi tenaga kerja.
30 Sep 2026 Jumadi 96
Enam Tahun Tenggelam akibat Rob, Lahan Tambak di Batang Kembali Hidup Lewat Nila Salin Enam Tahun Tenggelam akibat Rob, Lahan Tambak di Batang Kembali Hidup Lewat Nila Salin
Enam Tahun Tenggelam akibat Rob, Lahan Tambak di Batang Kembali Hidup Lewat Nila Salin
Batang Puluhan hektare lahan di kawasan pesisir Kabupaten Batang yang dulunya tenggelam dan mangkrak akibat hempasan rob, kini bersiap 'hidup' kembali. Pemerintah Kabupaten Batang meluncurkan strategi baru untuk membangkitkan perekonomian warga pesisir lewat budidaya ikan nila salin.
29 Sep 2026 Jumadi 139
Kelompok Pemuda Desa Hutan di Batang Berhasil Olah Kopi Lokal Jadi Komoditas Ekspor Kelompok Pemuda Desa Hutan di Batang Berhasil Olah Kopi Lokal Jadi Komoditas Ekspor
Kelompok Pemuda Desa Hutan di Batang Berhasil Olah Kopi Lokal Jadi Komoditas Ekspor
Batang - Semangat bedol desa mbangun desa yang digaungkan oleh kelompok pemuda di kawasan lereng pegunungan Desa Bawang perlahan tapi pasti mulai membuahkan hasil manis. Berawal dari niat memberdayakan potensi lokal, hamparan tanaman kopi peninggalan era kolonial Belanda kini bertransformasi menjadi komoditas ekspor kelas dunia yang menggerakkan roda perekonomian warga desa hutan.
29 Sep 2026 Jumadi 103
Tak Perlu Lagi Jauh-Jauh ke Tegal, Kini Bisa Tukar Uang Rusak di Pegadaian Tak Perlu Lagi Jauh-Jauh ke Tegal, Kini Bisa Tukar Uang Rusak di Pegadaian
Tak Perlu Lagi Jauh-Jauh ke Tegal, Kini Bisa Tukar Uang Rusak di Pegadaian
Batang - Puluhan lembar Rupiah yang telah bertahun-tahun mendekam di dasar laci meja pedagang itu kondisinya sudah mengenaskan. Sebagian lusuh melipat, sebagian lagi koyak dipatuk usia dan kelembapan. Bagi Saadah (57), uang-uang itu dulunya bak 'fosil' yang membisu tak bisa diputar untuk kembalian, apalagi dipakai belanja.
29 Sep 2026 Jumadi 89