Batang Perusahaan alat kesehatan asal Jepang, melakukan kunjungan ke Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Ar Rasyid di Kabupaten Batang. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan menjajaki peluang kerja sama dalam pengembangan sumber daya manusia serta peningkatan kompetensi tenaga kerja.
Batang – Perusahaan alat kesehatan asal Jepang, melakukan kunjungan ke Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Ar Rasyid di Kabupaten Batang. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan menjajaki peluang kerja sama dalam pengembangan sumber daya manusia serta peningkatan kompetensi tenaga kerja.
Kedatangan perwakilan Masatoshi Tokushima disambut oleh pengelola LPK Ar Batang Rasyid Nugroho Ariwigunadi. Dalam kunjungan tersebut, rombongan melihat secara langsung kegiatan pelatihan yang dilaksanakan LPK Ar Rasyid, termasuk proses pembelajaran dan pembekalan keterampilan bagi calon tenaga kerja, di LPK Ar Rasyid Batang, Kabupaten Batang, Rabu (30/9/2026).
“LPK Ar Rasyid merupakan salah satu lembaga yang berperan dalam mempersiapkan calon tenaga kerja melalui pelatihan berbasis kompetensi. Kehadiran pihak perusahaan dari Jepang diharapkan dapat membuka wawasan mengenai kebutuhan dan standar kompetensi tenaga kerja yang dibutuhkan industry,” jelasnya.
Masatoshi Tokushima juga menyebutkan, selain melihat kegiatan pelatihan, kunjungan juga menjadi momentum untuk bertukar informasi terkait peluang pengembangan tenaga kerja, kebutuhan keterampilan, serta kemungkinan penyaluran tenaga kerja ke sektor industri di Jepang.
Sementara itu, Pengelola LPK Ar Rasyid Batang Nugroho Ariwigunadi menyampaikan, bahwa kunjungan tersebut menjadi kesempatan penting untuk memperkenalkan potensi dan kemampuan peserta pelatihan kepada pihak industri. Menurutnya, hubungan yang lebih erat antara lembaga pelatihan dan dunia industri diperlukan agar materi pelatihan dapat semakin sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja.
“Kami berharap, kunjungan ini dapat menjadi awal terjalinnya kerja sama yang baik. LPK terus berupaya meningkatkan kualitas pelatihan agar peserta memiliki kompetensi, kedisiplinan, dan kesiapan kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri,” harapnya.
Kunjungan dari Jepang juga menunjukkan adanya peluang untuk memperkuat hubungan antara lembaga pelatihan di Kabupaten Batang dengan dunia usaha dan industri internasional. Pertukaran informasi mengenai standar kerja, budaya kerja, dan kebutuhan tenaga kerja menjadi salah satu hal penting dalam mempersiapkan calon pekerja yang kompeten.
“Dengan adanya kunjungan tersebut, LPK Ar Rasyid diharapkan semakin mampu memperluas jejaring dengan perusahaan dan mitra internasional. Hal ini sekaligus mendukung upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Kabupaten Batang agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja global,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Jumadi)