Perusahaan Alat Kesehatan Jepang Kunjungi LPK Ar Rasyid Batang, Jajaki Potensi SDM

Rabu, 30 September 2026 Jumadi Dibaca 43 kali Pelayanan Publik
Perusahaan Alat Kesehatan Jepang Kunjungi LPK Ar Rasyid Batang, Jajaki Potensi SDM
Kunjungan salah satu perusahaan alat kesehatan Jepang ke LPK Ar Rasyid Batang, KAbupaten Batang.
Batang Perusahaan alat kesehatan asal Jepang, melakukan kunjungan ke Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Ar Rasyid di Kabupaten Batang. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan menjajaki peluang kerja sama dalam pengembangan sumber daya manusia serta peningkatan kompetensi tenaga kerja.

Batang – Perusahaan alat kesehatan asal Jepang, melakukan kunjungan ke Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Ar Rasyid di Kabupaten Batang. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan menjajaki peluang kerja sama dalam pengembangan sumber daya manusia serta peningkatan kompetensi tenaga kerja.

Kedatangan perwakilan Masatoshi Tokushima disambut oleh pengelola LPK Ar Batang Rasyid Nugroho Ariwigunadi. Dalam kunjungan tersebut, rombongan melihat secara langsung kegiatan pelatihan yang dilaksanakan LPK Ar Rasyid, termasuk proses pembelajaran dan pembekalan keterampilan bagi calon tenaga kerja, di LPK Ar Rasyid Batang, Kabupaten Batang, Rabu (30/9/2026).

“LPK Ar Rasyid merupakan salah satu lembaga yang berperan dalam mempersiapkan calon tenaga kerja melalui pelatihan berbasis kompetensi. Kehadiran pihak perusahaan dari Jepang diharapkan dapat membuka wawasan mengenai kebutuhan dan standar kompetensi tenaga kerja yang dibutuhkan industry,” jelasnya.

Masatoshi Tokushima juga menyebutkan, selain melihat kegiatan pelatihan, kunjungan juga menjadi momentum untuk bertukar informasi terkait peluang pengembangan tenaga kerja, kebutuhan keterampilan, serta kemungkinan penyaluran tenaga kerja ke sektor industri di Jepang.

Sementara itu, Pengelola LPK Ar Rasyid Batang Nugroho Ariwigunadi menyampaikan, bahwa kunjungan tersebut menjadi kesempatan penting untuk memperkenalkan potensi dan kemampuan peserta pelatihan kepada pihak industri. Menurutnya, hubungan yang lebih erat antara lembaga pelatihan dan dunia industri diperlukan agar materi pelatihan dapat semakin sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja.

“Kami berharap, kunjungan ini dapat menjadi awal terjalinnya kerja sama yang baik. LPK terus berupaya meningkatkan kualitas pelatihan agar peserta memiliki kompetensi, kedisiplinan, dan kesiapan kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri,” harapnya.

Kunjungan dari Jepang juga menunjukkan adanya peluang untuk memperkuat hubungan antara lembaga pelatihan di Kabupaten Batang dengan dunia usaha dan industri internasional. Pertukaran informasi mengenai standar kerja, budaya kerja, dan kebutuhan tenaga kerja menjadi salah satu hal penting dalam mempersiapkan calon pekerja yang kompeten.

“Dengan adanya kunjungan tersebut, LPK Ar Rasyid diharapkan semakin mampu memperluas jejaring dengan perusahaan dan mitra internasional. Hal ini sekaligus mendukung upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Kabupaten Batang agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja global,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Jumadi)

Berita Lainnya

Ketua PGRI Batang Dorong Guru PPPK Diangkat PNS Tanpa Tes Ketua PGRI Batang Dorong Guru PPPK Diangkat PNS Tanpa Tes
Ketua PGRI Batang Dorong Guru PPPK Diangkat PNS Tanpa Tes
Batang Angin segar berembus bagi ribuan guru dan tenaga kependidikan (tendik) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Batang. Kebijakan pemerintah pusat yang membuka ruang alih status PPPK menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta kepastian anggaran gaji dari pusat membawa harapan baru setelah puluhan tahun mengabdi.
30 Sep 2026 Jumadi 32
DPUPR Batang Siapkan Rp3,8 Miliar Perbaiki Jalan Depok-Juragan DPUPR Batang Siapkan Rp3,8 Miliar Perbaiki Jalan Depok-Juragan
DPUPR Batang Siapkan Rp3,8 Miliar Perbaiki Jalan Depok-Juragan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menyiapkan anggaran Rp3,8 miliar untuk memperbaiki dua ruas jalan yang banyak dikeluhkan masyarakat, yakni Jalan Depok-Juragan dan Bakalan-Ujungnegoro.
30 Sep 2026 Jumadi 50
Kelompok Pemuda Desa Hutan di Batang Berhasil Olah Kopi Lokal Jadi Komoditas Ekspor Kelompok Pemuda Desa Hutan di Batang Berhasil Olah Kopi Lokal Jadi Komoditas Ekspor
Kelompok Pemuda Desa Hutan di Batang Berhasil Olah Kopi Lokal Jadi Komoditas Ekspor
Batang - Semangat bedol desa mbangun desa yang digaungkan oleh kelompok pemuda di kawasan lereng pegunungan Desa Bawang perlahan tapi pasti mulai membuahkan hasil manis. Berawal dari niat memberdayakan potensi lokal, hamparan tanaman kopi peninggalan era kolonial Belanda kini bertransformasi menjadi komoditas ekspor kelas dunia yang menggerakkan roda perekonomian warga desa hutan.
29 Sep 2026 Jumadi 62
Kemarau Panjang, Harga Cabai di Batang Makin Pedas Kemarau Panjang, Harga Cabai di Batang Makin Pedas
Kemarau Panjang, Harga Cabai di Batang Makin Pedas
Batang - Kemarau panjang yang melanda Pantura Kabupaten Batang berdampak pada harga dan kualitas sayuran, terutama cabai yang hingga kini masih melonjak tajam. Di Pasar Batang kenaikan harga terjadi sejak sepekan lalu, dengan kisaran kenaikan Rp5 ribu, untuk hampir seluruh jenis cabai.
29 Sep 2026 Jumadi 39
Tak Perlu Lagi Jauh-Jauh ke Tegal, Kini Bisa Tukar Uang Rusak di Pegadaian Tak Perlu Lagi Jauh-Jauh ke Tegal, Kini Bisa Tukar Uang Rusak di Pegadaian
Tak Perlu Lagi Jauh-Jauh ke Tegal, Kini Bisa Tukar Uang Rusak di Pegadaian
Batang - Puluhan lembar Rupiah yang telah bertahun-tahun mendekam di dasar laci meja pedagang itu kondisinya sudah mengenaskan. Sebagian lusuh melipat, sebagian lagi koyak dipatuk usia dan kelembapan. Bagi Saadah (57), uang-uang itu dulunya bak 'fosil' yang membisu tak bisa diputar untuk kembalian, apalagi dipakai belanja.
29 Sep 2026 Jumadi 48
Enam Tahun Tenggelam akibat Rob, Lahan Tambak di Batang Kembali Hidup Lewat Nila Salin Enam Tahun Tenggelam akibat Rob, Lahan Tambak di Batang Kembali Hidup Lewat Nila Salin
Enam Tahun Tenggelam akibat Rob, Lahan Tambak di Batang Kembali Hidup Lewat Nila Salin
Batang Puluhan hektare lahan di kawasan pesisir Kabupaten Batang yang dulunya tenggelam dan mangkrak akibat hempasan rob, kini bersiap 'hidup' kembali. Pemerintah Kabupaten Batang meluncurkan strategi baru untuk membangkitkan perekonomian warga pesisir lewat budidaya ikan nila salin.
29 Sep 2026 Jumadi 57