Ijazah Tak Linier, BKD Upayakan PHL Masuk PPPK

Selasa, 16 Agustus 2022 Jumadi Dibaca 17.741 kali Sosial
Ijazah Tak Linier, BKD Upayakan PHL Masuk PPPK
Batang - Pegawai Harian Lepas (PHL) atau yang lebih dikenal dengan Pegawai Non ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang, saat ini sedang dilanda ketidakpastian. Pasalnya, salah satu persyaratan agar lolos menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), diharuskan memiliki ijazah yang linier dengan bidang pekerjaan yang ditekuni.

Batang - Pegawai Harian Lepas (PHL) atau yang lebih dikenal dengan Pegawai Non ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang, saat ini sedang dilanda ketidakpastian. Pasalnya, salah satu persyaratan agar lolos menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), diharuskan memiliki ijazah yang linier dengan bidang pekerjaan yang ditekuni.

Namun faktanya, mayoritas Pegawai Non ASN memiliki ijazah yang tidak linier dengan pekerjaan diampu saat ini pada suatu instansi.

Menyikapi fenomena tersebut, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Batang Supardi menyampaikan, meskipun telah menjadi peraturan, setidaknya ada prioritas khusus bagi Pegawai Non ASN yang selama ini telah banyak membantu kinerja bahkan program pemerintah, agar mudah masuk sebagai PPPK.

“Mestinya regulasi ini bisa dievaluasi lagi, karena berdasarkan data, Pegawai Non ASN didominasi dengan ijazah yang tidak linier,” katanya, usai menjadi narasumber dalam Rakor Ikatan Non ASN Kabupaten Batang (INASBA) di Pendapa Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Senin (15/8/2022).

Ia menerangkan, setelah memverifikasi berkas dari Pegawai Non ASN, hanya terdapat 60 orang yang ijazahnya linier dengan bidang pekerjaannya saat ini.

“Selebihnya tidak linier sama sekali. Contohnya ada yang ijazahnya kesehatan, tapi tempatnya bekerja di instansi tertentu yang tidak ada kaitannya sama sekali dengan kesehatan,” jelasnya.

Saat ini Pemkab Batang memfokuskan pada formasi guru yang disediakan sebanyak 800 orang tiap tahunnya. Diharapkan hingga tahun 2024 dapat mengisi kekosongan formasi guru yang memasuki masa pensiun sebanyak 2.400 orang.

“Sedangkan tahun 2022-2027 ada sekitar 830 guru Wiyata Bakti (WB). Diperkirakan mulai tahun 2025 perekrutannya tinggal 300 orang tiap tahunnya,” terangnya.

Ia belum dapat memastikan tahun 2025, 2.140 Pegawai Non ASN di lingkungan Pemkab Batang masuk seluruhnya sebagai PPPK.

“Nantinya perekrutan akan dimulai tahun 2025. Tiap tahunnya akan dibuka untuk 500 formasi PPPK,” tegasnya.

Ia mengharapkan, September mendatang audiensi yang akan digelar antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, BKD dan DPRD akan membawa dampak positif bagi kepastian nasib ribuan Pegawai Non ASN di Kabupaten Batang.

Sementara, Ketua INASBA Sukoningsih mengapresiasi, respons positif pihak Pemkab dengan kehadiran Penjabat (Pj) Sekda dan Kepala BKD, untuk mendengar langsung aspirasi perwakilan Pegawai Non ASN di lingkungan Pemkab Batang.

“Beliau berupaya untuk mengakomodir semua harapan kami. Semoga teman-teman Non ASN yang sudah mengabdi sekian tahun bisa diprioritaskan sesuai database untuk jadi tenaga PPPK, diikuti kesejahteraan yang sesuai UMK,” ungkapnya.

Di samping itu, mayoritas Pegawai Non ASN juga mengharapkan agar ada penghapusan formasi linier.

“Sehingga kami yang telah mengabdi sekian tahun, bisa diakomodir sebagai tenaga PPPK atau ASN,” harapnya.

Ia memastikan, data seluruh Pegawai Non ASN, di lingkungan Pemkab Batang telah masuk ke database BKD, untuk disampaikan ke KemenPAN-RB.

“Semoga 2.140 Non ASN yang tergabung dalam INASBA, bisa diprioritaskan menjadi tenaga PPPK,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 30
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 89
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 145
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 68
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 96
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 82