Program Bright Future Ahead Siapkan Keterampilan Tenaga Kerja Berbahasa Inggris

Senin, 15 Agustus 2022 Jumadi Dibaca 1.564 kali Pemerintahan
Program Bright Future Ahead Siapkan Keterampilan Tenaga Kerja Berbahasa Inggris
Batang - Pengelola Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) terus berupaya untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat dan sekitar melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung jawab sosial perusahaan.

Batang - Pengelola Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) terus berupaya untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat dan sekitar melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung jawab sosial perusahaan.

Salah satu kegiatan dari CSR ini adalah kegiatan Bright Future Ahead Program yang akan digelar di sejumlah sekolah tingkat SMA dan SMK sederajat di Kabupaten Batang bekerjasama dengan Korps Relawan Batang dari Ikatan Alumni SMPN 1 Gringsing (IKA Grissa) dan Lebah Adventure.

“Kegiatan ini merupakan salah satu langkah menyiapkan tenaga kerja melalui siswa SMA dan SMK yang memiliki keterampilan dengan menyelenggarakan program training soft skill,” kata Direktur Operasi & Teknik PT. KITB Adler Manarissan Siahaan saat ditemui usai Pembukaan kelas perdana Bright Future Ahead di SMK Skar Bumi Nusantara Gringsing, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Senin (15/8/2022).

Dijelaskannya, program ini merupakan tindak lanjut dari Focus Discussion (FGD) dan Rakor Kolaborasi Penyiapan Tenaga Kerja Tenant di Bandung yang diinisiasi oleh KITB dan Kantor Staf Presiden dengan melibatkan kementerian serta lembaga terkait

Sasaran utama dari kegiatan Bright Future Ahead Program ini sendiri adalah untuk memberikan pelatihan soft skill, yaitu keterampilan berbahasa asing bagi siswa SMA dan SMK yang berada disekitar KITB.

“Untuk saat ini, program tersebut akan dilaksanakan untuk 10 SMA dan SMK yang berada di sekitar KITB sebagai langkah pertama penyelenggaraan training program,” jelasnya.

GM Corporate Secretary PT. KITB, M Burhan Murtaki menambahkan, kegiatan Bright Future Ahead Program ini sejalan dengan prinsip CSR KITB yang berkomitmen untuk memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.

Hal ini sebagai salah satu upaya mempersiapkan tenaga kerja di Grand Batang City yang sebagian besar tenant merupakan Penanaman Modal Asing (PMA), maka perlu untuk memiliki skill berbahasa asing.

“Pelatihan Bahasa Inggris untuk siswa SMK dan SMA Sederajat yang berada di sekitar KITB, target sasaran pelatihan bahasa inggris adalah 10 SMK dan SMA yang berada di sekitar Grand Batang City dengan asumsi jumlah peserta adalah 300 siswa,” terangnya.

Selain pelatihan, KITB juga akan memberikan Beasiswa kepada peserta training terbaik. Kami berharap kegiatan ini bisa membawa dampak positif bagi para siswa yang mengikuti pelatihan agar mereka bisa memiliki ketrampilan bahasa asing yang akan bermanfaat bagi mereka saat memasuki dunia kerja nantinya.

Sementara itu, Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengatakan, Pemerintah Kabupaten Batang sambut baik program Bright Future Ahead yang sudah memprakarsai kegiatan positif ini.

“Bright Future Ahead merupakan pelatihan tahap pertama dari KITB untuk para siswa SMK dan SMA terkait keterampilan berbahasa inggris mengingat di KITB kebanyakan perusahaan asing semua yang masuk kesini,” ungkapnya.

Sehingga, para tenaga kerja yang akan masuk bekerja di KITB harus menguasai bahasa inggris karena kebutuhan komunikasi yang saat ini sangat penting.

Ke depannya mungkin dengan materi yang lain sesuai yang dibutuhkan untuk KITB. Langkah ini dikebut mengingat tahun 2023 sudah ada tenant yang beroperasi.

“Pemkab Batang akan selalu mengawasi agar masyarakat Kabupaten Batang mempunyai kesempatan besar untuk bekerja di KITB sebelum para pendatang masuk kesini,” ujar dia.

Selain Bright Future Ahead Program yang merupakan CSR dari Grand Batang City, pihak Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia juga mempersiapkan Anjungan Sistem Informasi dan Aplikasi Pelayanan Ketenagakerjaan (SIAPKerja) di Kebun Siluwok PTPN 9.

Anjungan ini menjadi bagian dari upaya Kemnaker untuk mengoptimalkan keterserapan tenaga kerja di KITB, karena potensi 282 ribu tenaga kerja yang akan dibutuhkan investor di keseluruhan kawasan. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Ketua PGRI Batang Dorong Guru PPPK Diangkat PNS Tanpa Tes Ketua PGRI Batang Dorong Guru PPPK Diangkat PNS Tanpa Tes
Ketua PGRI Batang Dorong Guru PPPK Diangkat PNS Tanpa Tes
Batang Angin segar berembus bagi ribuan guru dan tenaga kependidikan (tendik) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Batang. Kebijakan pemerintah pusat yang membuka ruang alih status PPPK menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta kepastian anggaran gaji dari pusat membawa harapan baru setelah puluhan tahun mengabdi.
30 Sep 2026 Jumadi 10
DPUPR Batang Siapkan Rp3,8 Miliar Perbaiki Jalan Depok-Juragan DPUPR Batang Siapkan Rp3,8 Miliar Perbaiki Jalan Depok-Juragan
DPUPR Batang Siapkan Rp3,8 Miliar Perbaiki Jalan Depok-Juragan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menyiapkan anggaran Rp3,8 miliar untuk memperbaiki dua ruas jalan yang banyak dikeluhkan masyarakat, yakni Jalan Depok-Juragan dan Bakalan-Ujungnegoro.
30 Sep 2026 Jumadi 41
Perusahaan Alat Kesehatan Jepang Kunjungi LPK Ar Rasyid Batang, Jajaki Potensi SDM Perusahaan Alat Kesehatan Jepang Kunjungi LPK Ar Rasyid Batang, Jajaki Potensi SDM
Perusahaan Alat Kesehatan Jepang Kunjungi LPK Ar Rasyid Batang, Jajaki Potensi SDM
Batang Perusahaan alat kesehatan asal Jepang, melakukan kunjungan ke Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Ar Rasyid di Kabupaten Batang. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan menjajaki peluang kerja sama dalam pengembangan sumber daya manusia serta peningkatan kompetensi tenaga kerja.
30 Sep 2026 Jumadi 30
Enam Tahun Tenggelam akibat Rob, Lahan Tambak di Batang Kembali Hidup Lewat Nila Salin Enam Tahun Tenggelam akibat Rob, Lahan Tambak di Batang Kembali Hidup Lewat Nila Salin
Enam Tahun Tenggelam akibat Rob, Lahan Tambak di Batang Kembali Hidup Lewat Nila Salin
Batang Puluhan hektare lahan di kawasan pesisir Kabupaten Batang yang dulunya tenggelam dan mangkrak akibat hempasan rob, kini bersiap 'hidup' kembali. Pemerintah Kabupaten Batang meluncurkan strategi baru untuk membangkitkan perekonomian warga pesisir lewat budidaya ikan nila salin.
29 Sep 2026 Jumadi 44
Kelompok Pemuda Desa Hutan di Batang Berhasil Olah Kopi Lokal Jadi Komoditas Ekspor Kelompok Pemuda Desa Hutan di Batang Berhasil Olah Kopi Lokal Jadi Komoditas Ekspor
Kelompok Pemuda Desa Hutan di Batang Berhasil Olah Kopi Lokal Jadi Komoditas Ekspor
Batang - Semangat bedol desa mbangun desa yang digaungkan oleh kelompok pemuda di kawasan lereng pegunungan Desa Bawang perlahan tapi pasti mulai membuahkan hasil manis. Berawal dari niat memberdayakan potensi lokal, hamparan tanaman kopi peninggalan era kolonial Belanda kini bertransformasi menjadi komoditas ekspor kelas dunia yang menggerakkan roda perekonomian warga desa hutan.
29 Sep 2026 Jumadi 55
Tak Perlu Lagi Jauh-Jauh ke Tegal, Kini Bisa Tukar Uang Rusak di Pegadaian Tak Perlu Lagi Jauh-Jauh ke Tegal, Kini Bisa Tukar Uang Rusak di Pegadaian
Tak Perlu Lagi Jauh-Jauh ke Tegal, Kini Bisa Tukar Uang Rusak di Pegadaian
Batang - Puluhan lembar Rupiah yang telah bertahun-tahun mendekam di dasar laci meja pedagang itu kondisinya sudah mengenaskan. Sebagian lusuh melipat, sebagian lagi koyak dipatuk usia dan kelembapan. Bagi Saadah (57), uang-uang itu dulunya bak 'fosil' yang membisu tak bisa diputar untuk kembalian, apalagi dipakai belanja.
29 Sep 2026 Jumadi 41