Upaya Pelestarian Lingkungan, PUDAM Batang Tanam 10.000 Bibit Pohon Kopi

Kamis, 28 Juli 2022 Jumadi Dibaca 1.572 kali Pemerintahan
Upaya Pelestarian Lingkungan, PUDAM Batang Tanam 10.000 Bibit Pohon Kopi
Batang - Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Sendang Kamulyan Batang memberikan sebanyak 10.000 bibit pohon kopi ditanam wilayah lereng utara Dieng di Kebun Desa Pacet, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, Kamis (28/7/2022).

Batang - Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Sendang Kamulyan Batang memberikan sebanyak 10.000 bibit pohon kopi ditanam wilayah lereng utara Dieng di Kebun Desa Pacet, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, Kamis (28/7/2022).

Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengatakan, sangat mengapreasi sekali atas kegiatan yang dilaksanakan PUDAM Sendang Kamulyan Batang kegiatan penanaman pohon kopi di Desa Pacet dalam rangka memperingati HUT ke-29.

“Tidak hanya penanaman pohon di Desa Pacet saja, ada tiga desa lainnya yang diberikan bibit pohon kopi untuk ditanam yang masing-masing desa diberikan 2.500 bibit pohon kopi yakni Desa Gerlang, Desa Mojotengah dan Desa Selopajang Timur,” jelasnya.

Bahkan belum ditanam saja PUDAM Sendang Kamulyan sudah melakukan Memorandum of Understanding (MoU) kepada pemasok kopi di Kabupaten Batang. Berarti dari penanaman pohon kopi ini memberikan manfaat dan hasil semaksimal mungkin kepada masyarakat yang dilihat segi hasilnya maupun penanaman pohon yang bisa melestarikan lingkungan sekitar.

Semoga, lanjut dia, yang sudah ditanam benar-benar bisa dirawat dengan baik dengan dilakukan pendampingan sampai pohon kopi bisa berbuah dan menghasilkan kopi dengan kualitas baik. Karena Desa Pacet sendiri mempunyai kopi khas yang sudah terkenal di Indonesia.

Sementara itu Direktur PUDAM Sendang Kamulyan Batang Yulianto mengatakan, kami sebagai perwakilan dari PUDAM Sendang Kamulyan kegiatan hari ini salah satu wujud kepedulian, tidak hanya mengeksploitasi saja tapi juga bagaimana tetap menjaga alam sekitarnya.

“Setiap tahunnya PUDAM Sendang Kamulyan selalu memberikan bibit pohon yang jenisnya berbeda-beda dimulai pada tahun 2019 memberikan bantuan 15.000 bibit pohon aren, pada tahun 2020 memberikan bibit pohon alpukat, manggis, beringin, dan kelapa yang jumlahnya ribuan, dan pada tahun 2022 ini kita memberikan bibit pohon kopi sebanyak 10.000 bibit pohon untuk empat desa,” terangnya.

Pemberian bibit pohon kopi merupakan permintaan sendiri dari masyarakat agar nanti ke depan akan terus dapat dikembangkan dan mudah-mudahan tidak hanya perusahaan kita saja yang memberikan hal ini ada perusahaan yang lain juga yang dapat memberikan bibit pohon untuk kelestarian alam.

“Adanya MoU tadi sebelum penanaman bibit pohon kopi, agar masyarakat percaya setelah mereka merawat ini benar-benar sampai menghasilkan kopi yang berkualitas. Sehingga sudah tidak bingung dimana harus dipasarkan hasil kopinya. MoU ini kita bekerja sama dengan perusahaan India yang bergerak di bidang kopi,” ungkapnya.

Ia berharap, masyarakat benar-benar merawat bibit pohon kopi ini, agar tahun depan sudah bisa bermanfaat bagi mereka dan juga bagi lingkungan sekitar. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Ketua PGRI Batang Dorong Guru PPPK Diangkat PNS Tanpa Tes Ketua PGRI Batang Dorong Guru PPPK Diangkat PNS Tanpa Tes
Ketua PGRI Batang Dorong Guru PPPK Diangkat PNS Tanpa Tes
Batang Angin segar berembus bagi ribuan guru dan tenaga kependidikan (tendik) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Batang. Kebijakan pemerintah pusat yang membuka ruang alih status PPPK menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta kepastian anggaran gaji dari pusat membawa harapan baru setelah puluhan tahun mengabdi.
30 Sep 2026 Jumadi 155
DPUPR Batang Siapkan Rp3,8 Miliar Perbaiki Jalan Depok-Juragan DPUPR Batang Siapkan Rp3,8 Miliar Perbaiki Jalan Depok-Juragan
DPUPR Batang Siapkan Rp3,8 Miliar Perbaiki Jalan Depok-Juragan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menyiapkan anggaran Rp3,8 miliar untuk memperbaiki dua ruas jalan yang banyak dikeluhkan masyarakat, yakni Jalan Depok-Juragan dan Bakalan-Ujungnegoro.
30 Sep 2026 Jumadi 105
Perusahaan Alat Kesehatan Jepang Kunjungi LPK Ar Rasyid Batang, Jajaki Potensi SDM Perusahaan Alat Kesehatan Jepang Kunjungi LPK Ar Rasyid Batang, Jajaki Potensi SDM
Perusahaan Alat Kesehatan Jepang Kunjungi LPK Ar Rasyid Batang, Jajaki Potensi SDM
Batang Perusahaan alat kesehatan asal Jepang, melakukan kunjungan ke Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Ar Rasyid di Kabupaten Batang. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan menjajaki peluang kerja sama dalam pengembangan sumber daya manusia serta peningkatan kompetensi tenaga kerja.
30 Sep 2026 Jumadi 98
Enam Tahun Tenggelam akibat Rob, Lahan Tambak di Batang Kembali Hidup Lewat Nila Salin Enam Tahun Tenggelam akibat Rob, Lahan Tambak di Batang Kembali Hidup Lewat Nila Salin
Enam Tahun Tenggelam akibat Rob, Lahan Tambak di Batang Kembali Hidup Lewat Nila Salin
Batang Puluhan hektare lahan di kawasan pesisir Kabupaten Batang yang dulunya tenggelam dan mangkrak akibat hempasan rob, kini bersiap 'hidup' kembali. Pemerintah Kabupaten Batang meluncurkan strategi baru untuk membangkitkan perekonomian warga pesisir lewat budidaya ikan nila salin.
29 Sep 2026 Jumadi 153
Kelompok Pemuda Desa Hutan di Batang Berhasil Olah Kopi Lokal Jadi Komoditas Ekspor Kelompok Pemuda Desa Hutan di Batang Berhasil Olah Kopi Lokal Jadi Komoditas Ekspor
Kelompok Pemuda Desa Hutan di Batang Berhasil Olah Kopi Lokal Jadi Komoditas Ekspor
Batang - Semangat bedol desa mbangun desa yang digaungkan oleh kelompok pemuda di kawasan lereng pegunungan Desa Bawang perlahan tapi pasti mulai membuahkan hasil manis. Berawal dari niat memberdayakan potensi lokal, hamparan tanaman kopi peninggalan era kolonial Belanda kini bertransformasi menjadi komoditas ekspor kelas dunia yang menggerakkan roda perekonomian warga desa hutan.
29 Sep 2026 Jumadi 114
Tak Perlu Lagi Jauh-Jauh ke Tegal, Kini Bisa Tukar Uang Rusak di Pegadaian Tak Perlu Lagi Jauh-Jauh ke Tegal, Kini Bisa Tukar Uang Rusak di Pegadaian
Tak Perlu Lagi Jauh-Jauh ke Tegal, Kini Bisa Tukar Uang Rusak di Pegadaian
Batang - Puluhan lembar Rupiah yang telah bertahun-tahun mendekam di dasar laci meja pedagang itu kondisinya sudah mengenaskan. Sebagian lusuh melipat, sebagian lagi koyak dipatuk usia dan kelembapan. Bagi Saadah (57), uang-uang itu dulunya bak 'fosil' yang membisu tak bisa diputar untuk kembalian, apalagi dipakai belanja.
29 Sep 2026 Jumadi 90