13 Ekor Sapi di Batang Terindikasi PMK

Selasa, 17 Mei 2022 Jumadi Dibaca 818 kali Sosial
13 Ekor Sapi di Batang Terindikasi PMK
Batang Dinas Kelautan dan Perikanan dan Peternakan (Dislutkannak) Kabupaten Batang segera melakukan pemeriksaan intensif pada tujuh ekor sapi yang terindikasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Desa Menguneng Kecamatan Warungasem.

Batang Dinas Kelautan dan Perikanan dan Peternakan (Dislutkannak) Kabupaten Batang segera melakukan pemeriksaan intensif pada tujuh ekor sapi yang terindikasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Desa Menguneng Kecamatan Warungasem.

Sebelumnya, juga telah dilakukan pemeriksaan pada enam ekor sapi lain di Desa Rejosari Barat  Kecamatan Tersono dan Desa Rowobelang Kecamatan Batang, sehingga seluruhnya ada 13 ekor sapi yang terindikasi PMK.

Enam di antaranya telah dilakukan uji klinis oleh Balai Besar Veteriner Wates Yogyakarta dan akan diketahui hasil laboratoriumnya empat hari ke depan.

“Di sini ada tujuh ekor sapi yang terindikasi PMK dengan melihat ciri-cirinya. Kami sudah memeriksa dan nanti dari Balai Besar Veteriner akan segera melakukan uji laboratorium untuk memastikan sapi benar-benar terindikasi PMK,” kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dislutkannak Batang, Syam Manohara usai memeriksa sapi di Desa Menguneng, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Selasa (17/5/2022).

Ia menerangkan, beberapa sudah menunjukkan hipersalivasi atau air liur sapi yang terus mengalir secara menyambung, muncul lesi atau sejenis sariawan di mulut. Hanya saja belum sampai ke permukaan kaki.

“Yang muncul lesinya empat ekor, sedangkan hipersalivasi ketujuh ekor sapi sudah menunjukkan tandanya,” jelasnya.

Kami akan menggelar rapat koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, untuk memastikan langkah penanganan selanjutnya. Peternak pun harus menjaga kebersihan kandang dengan rutin menyemprotkan cairan disinfektan dan pemberian vitamin tiap hari.

Ia menambahkan, untuk sapi dewasa tingkat kematian karena PMK tidak begitu tinggi. Berbeda jika pada sapi berusia di bawah satu tahun, tingkat kematiannya bisa mencapai 50 persen.

“Populasi sapi di Kabupaten Batang mencapai 23 ribu ekor dan yang terindikasi baru 13 ekor,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 64
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 99
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 154
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 78
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 129
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 143