Bupati Batang : Tangani Banjir, Sungai Gabus Dinormalisasi

Senin, 21 Maret 2022 Jumadi Dibaca 1.752 kali Pemerintahan
Bupati Batang : Tangani Banjir, Sungai Gabus Dinormalisasi
Batang - Permasalahan banjir yang kerap melanda di kota Batang khususnya untuk wilayah Kelurahan Watesalit, Desa Kalipucang, Desa Denasri dan Kelurahan Kasepuhan akan segera teratasi.

Batang - Permasalahan banjir yang kerap melanda di kota Batang khususnya untuk wilayah Kelurahan Watesalit, Desa Kalipucang, Desa Denasri dan Kelurahan Kasepuhan akan segera teratasi. 

Pasalnya, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana saat ini sedang melakukan normalisasi Sungai Gabus yang menjadi salah satu penyebab banjir. 

“Hari ini kita ketemu dengan BBWS Pemali Juana untuk mencari solusi permasalahan masyarakat terkait banjir khususnya penanganan Sungai Gabus,” kata Bupati Batang Wihaji, usai audiensi dengan Kepala BBWS Pemali Juana di ruang Abirawa Bupati, Kabupaten Batang, Senin (21/3/2022). 

Wihaji menyebutkan permasalahan Sungai Gabus menjadi salah satu penyebab banjir karena pendangkalan. Oleh karena itu harus ada solusi normalisasi. 

“Semoga nanti ada jalan keluar agar tidak banjir dan selama ini ada beberapa persawahan yang tergenang air bisa dimanfaatkan untuk pertanian,” jelasnya. 

Sementara itu, Kepala BBWS Pemali Juana Muhammad Adek Rizaldi menjelaskan, kehadiran ke Batang karena mendapat penugasan. Karena wilayah Batang, Kota Pekalongan wilayah sungai kewenangannya berada di Provinsi Jawa Tengah. 

“Di Batang khususnya Sungai Gabus sudah mengalami pendangkalan, terjadi penurunan muka tanah dan Subsidensi. Sehingga alur sungainya sudah tidak kelihatan dan begitu datang hujan semuanya tergenang,” terangnya. 

Permasalahan itu, lanjut dia, menjadi perhatian untuk melakukan normalisasi dengan membuat tanggul di kiri kanan sungai. 

“Begitu kita bikin tanggul supaya kanan kirinya tidak kebanjiran lagi, sehingga lahan yang selama ini tergenang bisa dimanfaatkan kembali,” tegasnya.

Ia pun menyebutkan bahwa normalisasi Sungai Gabus saat ini masih dalam pengerjaan. 

“Kita koordinasi dengan Pak bupati untuk melakukan pendataan untuk menginventaris lahan - lahan yang terkena sepanjang normalisasi Sungai Gabus,” ungkapnya. 

Pengerjaan Normalisasi itu menjadi satu kesatuan dengan penanganan banjir rob kota Pekalongan. 

“Semua, kita diminta menangani masalah banjir rob Kota Pekalongan. Ternyata disitu menjadi satu sistem dan satu kesatuan dengan Batang yaitu Sungai Gabus,” katanya 

Ia menambahkan, normalisasi akan selesai dibulan Desember tahun 2023. Paket pekerjaan itu yakni Sungai Loji, Sungai Banger, Drainase Nglumprit dan Sungai Gabus. 

“Pengerjaan itu kan selesai 2023 dengan total nilai anggarannya mencapai Rp1,1 triliun,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Bunga Matahari Mekar di Catra Kopi Batang, Menarik Wisatawan Datang Bunga Matahari Mekar di Catra Kopi Batang, Menarik Wisatawan Datang
Bunga Matahari Mekar di Catra Kopi Batang, Menarik Wisatawan Datang
Batang - Kebun bunga matahari di Catra Kopi, kembali menjadi salah satu tujuan wisata warga saat memasuki masa berbunga. Pemandangan ribuan bunga matahari yang tengah mekar menarik perhatian masyarakat untuk datang dan menikmati suasana sekaligus mengabadikan momen di tengah kebun.
03 Okt 2026 Jumadi 47
Jurnalastra SMAN 1 Bandar, Kembangkan Kreativitas Siswa Jurnalastra SMAN 1 Bandar, Kembangkan Kreativitas Siswa
Jurnalastra SMAN 1 Bandar, Kembangkan Kreativitas Siswa
Batang - Ekstrakurikuler Jurnalastra SMA Negeri 1 Bandar menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan di bidang jurnalistik dan sastra. Kegiatannya mencakup penulisan berita, fotografi, desain, editing, pembuatan video, hingga pengelolaan media sosial.
02 Okt 2026 Jumadi 47
Sikapi Wacana Masa Tunggu Haji Dimajukan, Kankemenhaj Batang Minta Jemaah Bersabar Sikapi Wacana Masa Tunggu Haji Dimajukan, Kankemenhaj Batang Minta Jemaah Bersabar
Sikapi Wacana Masa Tunggu Haji Dimajukan, Kankemenhaj Batang Minta Jemaah Bersabar
Batang - Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah saat ini mengkaji wacana tentang dimajukannya masa tunggu calon jemaah haji dari semula 28 tahun menjadi 14 tahun. Hal tersebut didasari Presiden Prabowo Subianto yang menghendaki untuk menyeragamkan masa tunggu, namun dengan tetap mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk jumlah keseluruhan calon jemaah haji yang belum diberangkatkan.
01 Okt 2026 Jumadi 243
DLH Batang Perluas Sasaran Retribusi Sampah DLH Batang Perluas Sasaran Retribusi Sampah
DLH Batang Perluas Sasaran Retribusi Sampah
Batang - Kaget dapat kiriman Surat Ketetapan Retribusi Daerah (SKRD) dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batang, tenang, jangan ragu atau panik dulu. Tagihan tersebut merupakan mekanisme resmi retribusi persampahan yang kini jangkauannya makin diperluas di wilayah Batang.
01 Okt 2026 Jumadi 192
DPRD Batang Akan Sidak Seluruh SPPG Usai Kasus Keracunan MBG DPRD Batang Akan Sidak Seluruh SPPG Usai Kasus Keracunan MBG
DPRD Batang Akan Sidak Seluruh SPPG Usai Kasus Keracunan MBG
Batang DPRD Kabupaten Batang akan memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyusul kasus dugaan keracunan makanan yang terjadi di Kecamatan Bawang.
01 Okt 2026 Jumadi 443
DPRD Batang Inisiasi Perubahan Raperda Pariwisata, Bupati Dorong Ekosistem Wisata DPRD Batang Inisiasi Perubahan Raperda Pariwisata, Bupati Dorong Ekosistem Wisata
DPRD Batang Inisiasi Perubahan Raperda Pariwisata, Bupati Dorong Ekosistem Wisata
Batang Pemerintah Kabupaten Batang menyambut inisiatif DPRD Kabupaten Batang untuk mengubah sejumlah peraturan daerah yang berkaitan dengan pariwisata dan kesejahteraan sosial. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan dalam rapat paripurna dengan agenda penyampaian pendapat Bupati terhadap lima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif DPRD di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Kamis (1102026).
01 Okt 2026 Jumadi 217