Bunga Matahari Mekar di Catra Kopi Batang, Menarik Wisatawan Datang

Sabtu, 03 Oktober 2026 Jumadi Dibaca 1.074 kali Pariwisata
Bunga Matahari Mekar di Catra Kopi Batang, Menarik Wisatawan Datang
Sejumlah pengunjung mengabadikan dengan swafoto di Kebun Bunga Matahari Catra Kopi, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang.
Batang - Kebun bunga matahari di Catra Kopi, kembali menjadi salah satu tujuan wisata warga saat memasuki masa berbunga. Pemandangan ribuan bunga matahari yang tengah mekar menarik perhatian masyarakat untuk datang dan menikmati suasana sekaligus mengabadikan momen di tengah kebun.

Batang - Kebun bunga matahari di Catra Kopi, kembali menjadi salah satu tujuan wisata warga saat memasuki masa berbunga. Pemandangan ribuan bunga matahari yang tengah mekar menarik perhatian masyarakat untuk datang dan menikmati suasana sekaligus mengabadikan momen di tengah kebun.

Founder Catra Kopi Batang Barozi mengatakan, penanaman bunga matahari di kawasan tersebut telah memasuki tahun kedua. Bunga ditanam pada Agustus dan mulai memasuki masa mekar pada Oktober.

“Ini sudah memasuki tahun kedua kami melakukan penanaman bunga matahari. Biasanya kami tanam pada bulan Agustus dan mulai mekar pada Oktober. Masa mekar bunga matahari relatif singkat sehingga menjadi momentum yang tidak dapat dinikmati sepanjang tahun. Bunga-bunga tersebut diperkirakan masih bertahan hingga akhir Oktober atau awal November, dengan masa mekar sekitar satu bulan,” katanya saat ditemui di Kebun Bunga Matahari Catra Kopi, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Sabtu (3/10/2026).

Memang ini momen yang tidak bisa dinikmati setiap hari. Jadi ketika sedang mekar, banyak warga yang datang untuk melihat dan berfoto di kebun bunga matahari. Terdapat sekitar 1.000 pohon bunga matahari yang ditanam di kawasan Catra Kopi.

“Tanaman tersebut terdiri dari dua varietas, yakni varietas food yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan kuaci dan varietas oil yang diperuntukkan bagi produksi minyak nabati. Keberadaan kebun bunga matahari tersebut sekaligus menjadi daya tarik tambahan bagi Catra Kopi dan kawasan wisata di Kecamatan Blado,” jelasnya.

Pengunjung dapat menikmati hamparan bunga yang sedang mekar dengan latar kawasan perdesaan di wilayah pegunungan Batang. Kurang lebih ada 1.000 pohon, terdiri dari dua varietas, yaitu food dan oil. Untuk menikmati kawasan kebun bunga matahari, pengunjung dikenakan tiket masuk sebesar Rp3 ribu per orang.

“Pendapatan dari tiket tersebut digunakan untuk mendukung biaya perawatan kebun. Pengelolaan juga melibatkan masyarakat setempat melalui BUMDes dan Karang Taruna. Hasilnya digunakan untuk perawatan kebun dan dikelola bersama teman-teman BUMDes dan Karang Taruna,” ungkapnya.

Sementara itu, pengunjung yang datang mayoritas berasal dari wilayah Kabupaten Batang dan Kota Pekalongan. Momen mekarnya bunga matahari tersebut diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata musiman sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui keterlibatan dalam pengelolaan dan perawatan kawasan. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Gelaran Kenduri Batik jadi Ajang Refleksi Kiprah Pembatik Rifaiyah Gelaran Kenduri Batik jadi Ajang Refleksi Kiprah Pembatik Rifaiyah
Gelaran Kenduri Batik jadi Ajang Refleksi Kiprah Pembatik Rifaiyah
Batang - Perayaan Hari Batik di Kabupaten Batang terasa berbeda karena memadukan keagungan karya batik khas Batang yakni Rifaiyah dengan kesejukan wisata alam Sikembang Park. Even Kenduri Batik dipilih sebagai media rasa syukur bagi para pembatik yang selama satu tahun, berjuang keras mengangkat nama dan karya Batik Rifaiyah hingga dikenal di kancah nasional.
17 Okt 2026 Jumadi 97
Kenduri Batik 2026 Sikembang Batang, Menaikkan Kelas Perajin Lokal Lewat Nuansa Tempo Dulu Kenduri Batik 2026 Sikembang Batang, Menaikkan Kelas Perajin Lokal Lewat Nuansa Tempo Dulu
Kenduri Batik 2026 Sikembang Batang, Menaikkan Kelas Perajin Lokal Lewat Nuansa Tempo Dulu
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) kembali menegaskan komitmennya dalam memajukan warisan budaya lokal. Lewat gelaran Kenduri Batik 2026 yang digelar di Destinasi Wisata Sikembang, Kabupaten Batang, Sabtu (17102026), Pemkab Batang memadukan konsep pelestarian alam, pemberdayaan UMKM, serta strategi "naik kelas" bagi para perajin batik.
17 Okt 2026 Jumadi 148
Sukses Gelar Bazar Kenduri, Pemkab Batang Wacanakan Minggon Jatinan Kembali Sukses Gelar Bazar Kenduri, Pemkab Batang Wacanakan Minggon Jatinan Kembali
Sukses Gelar Bazar Kenduri, Pemkab Batang Wacanakan Minggon Jatinan Kembali
Batang - Kenduri Batik yang menjadi salah satu agenda penting Pemkab dalam pelestarian batik khas Batang, memberikan dampak langsung secara ekonomi, dengan dibukanya bazar UMKM. Hal tersebut sebagai bukti Pemda memperhatikan keberlangsungan pergerakan roda ekonomi, terlebih dengan memanfaatkan kereweng sebagai alat tukar, menambah keunikan tersendiri, sehingga even spesial tersebut menghadirkan banyak pengunjung.
17 Okt 2026 Jumadi 103
Material Pasir Didatangkan, Pembangunan Jalan Terus KITB Mulai Berproses Material Pasir Didatangkan, Pembangunan Jalan Terus KITB Mulai Berproses
Material Pasir Didatangkan, Pembangunan Jalan Terus KITB Mulai Berproses
Batang - Persiapan pembangunan infrastruktur jalan di Desa Sembung, terus berlanjut. Material pasir dan agregat berupa campuran tanah serta batu mulai didatangkan untuk mendukung pengerjaan sasaran fisik program TMMD Kodim 0736Batang, dalam membangun jalan tembus ke KITB. Tumpukan material yang telah berada di lokasi menjadi bagian dari tahapan persiapan pembangunan jalan.
16 Okt 2026 Jumadi 145
Realisasi Investasi Kabupaten Batang Lebihi Target Nasional Realisasi Investasi Kabupaten Batang Lebihi Target Nasional
Realisasi Investasi Kabupaten Batang Lebihi Target Nasional
Batang Kabupaten Batang kembali mengukuhkan posisinya sebagai magnet investasi yang kian memikat. Hingga memasuki triwulan ketiga tahun 2026, laju penanaman modal di daerah ini melonjak tajam hingga berhasil melampaui target nasional yang ditetapkan.
16 Okt 2026 Jumadi 177
Ketekunan Sesepuh Sembung yang Tetap Merumput Saat Pembangunan Jalan Tembus KITB Ketekunan Sesepuh Sembung yang Tetap Merumput Saat Pembangunan Jalan Tembus KITB
Ketekunan Sesepuh Sembung yang Tetap Merumput Saat Pembangunan Jalan Tembus KITB
Batang - Di tengah hamparan pepohonan jati yang mengering pada musim kemarau, Ratno, salah satu sesepuh Desa Sembung, tetap menjalani aktivitas sehari-hari dengan mencari rumput untuk memenuhi kebutuhan pakan ternaknya. Berbekal sabit dan mengenakan caping sebagai pelindung dari terik matahari, ia menyusuri jalan desa menuju area yang biasa menjadi tempatnya mencari rumput, yang saat ini sedang diperbaiki menjadi jalan tembus ke Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).
16 Okt 2026 Jumadi 143