Sikapi Wacana Masa Tunggu Haji Dimajukan, Kankemenhaj Batang Minta Jemaah Bersabar

Kamis, 01 Oktober 2026 Jumadi Dibaca 531 kali Kegiatan Keagamaan
Sikapi Wacana Masa Tunggu Haji Dimajukan, Kankemenhaj Batang Minta Jemaah Bersabar
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Batang Siti Mahmudah (kanan), melayani warga melakukan pendaftaran calon jemaah haji di Kantor Kemenhaj Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah saat ini mengkaji wacana tentang dimajukannya masa tunggu calon jemaah haji dari semula 28 tahun menjadi 14 tahun. Hal tersebut didasari Presiden Prabowo Subianto yang menghendaki untuk menyeragamkan masa tunggu, namun dengan tetap mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk jumlah keseluruhan calon jemaah haji yang belum diberangkatkan.

Batang - Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah saat ini mengkaji wacana tentang dimajukannya masa tunggu calon jemaah haji dari semula 28 tahun menjadi 14 tahun. Hal tersebut didasari Presiden Prabowo Subianto yang menghendaki untuk menyeragamkan masa tunggu, namun dengan tetap mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk jumlah keseluruhan calon jemaah haji yang belum diberangkatkan.

Pernyataan tersebut muncul saat perbincangan hangat antara Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf didampingi Wamen Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak, dengan Presiden saat membahas persiapan pemberangkatan calon jemaah haji 2027.

Menyikapi wacana tersebut, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Batang Siti Mahmudah menerangkan, yang akan berangkat tahun 2027, adalah calon jemaah haji yang telah mendaftar antara Februari hingga Agustus di tahun 2013, sehingga memiliki masa tunggu 14 tahun.

“Nah laporan dari Pak Menteri direspons Pak Presiden, agar masa tunggu diupayakan 14 tahun. Tapi tidak serta merta bisa direalisasi karena banyak sisi yang harus ditinjau secara mendalam,” katanya, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (1/10/2026).

Beberapa faktor yang harus ditinjau, di antaranya jumlah calon jemaah haji yang belum diberangkatkan, yang berkisar di angka 5 juta.

“Kalau pun mau dibuat masa tunggu 14 tahun harus divalidasi dulu semua calon jemaah yang sudah terdaftar punya porsi, mungkin juga bisa dilakukan pembatasan pendaftar baru, dan itu pun tentu sesuai keputusan Kementerian Haji dan Umrah RI,” jelasnya.

Ia menanggapi positif, wacana tersebut karena harapan pemerintah tentu agar para calon jemaah haji yang telah memiliki porsi segera berangkat ke Tanah Suci.

“Tujuannya baik tidak mengharuskan mereka nunggu sampai 28 tahun lamanya supaya bisa berhaji, karena masa tunggu sekarang antara 27 sampai 28 tahun,” tegasnya.

Ia menegaskan, hingga saat ini masa tunggu haji reguler berkisar 27 hingga 28 tahun sedangkan haji plus memiliki masa tunggu 12 tahun. Yang jelas jika calon jemaah haji reguler sudah nomor porsinya sudah terdaftar dan tidak dibatalkan atau meninggal dunia, tentu masih terdata, tinggal menunggu kebijakan dari pusat saja.

“Berdasarkan data jumlah pendaftar calon jemaah haji Kabupaten Batang bulan Januari hingga September 2026 mencapai 1.678 orang dan 113 orang melakukan pembatalan,” terangnya.

Sementara itu, salah satu pendaftaran calon jemaah haji, Titis warga Gringsing justru menyambut baik wacana tersebut karena membantu mempercepat proses pemberangkatan ke Tanah Suci. Kalau jadi diajukan masa tunggunya, kami sangat senang, karena makin semangat mengumpulkan biaya pelunasan hajinya.

“Waktu tunggu 14 tahun merupakan waktu yang sangat cukup untuk mengumpulkan biaya pelunasan. Kalau suruh milih malah saya milih ngumpulin uang buat pelunasan 14 tahun, biar makin cepat berangkat ke Baitullah,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Gelaran Kenduri Batik jadi Ajang Refleksi Kiprah Pembatik Rifaiyah Gelaran Kenduri Batik jadi Ajang Refleksi Kiprah Pembatik Rifaiyah
Gelaran Kenduri Batik jadi Ajang Refleksi Kiprah Pembatik Rifaiyah
Batang - Perayaan Hari Batik di Kabupaten Batang terasa berbeda karena memadukan keagungan karya batik khas Batang yakni Rifaiyah dengan kesejukan wisata alam Sikembang Park. Even Kenduri Batik dipilih sebagai media rasa syukur bagi para pembatik yang selama satu tahun, berjuang keras mengangkat nama dan karya Batik Rifaiyah hingga dikenal di kancah nasional.
17 Okt 2026 Jumadi 100
Kenduri Batik 2026 Sikembang Batang, Menaikkan Kelas Perajin Lokal Lewat Nuansa Tempo Dulu Kenduri Batik 2026 Sikembang Batang, Menaikkan Kelas Perajin Lokal Lewat Nuansa Tempo Dulu
Kenduri Batik 2026 Sikembang Batang, Menaikkan Kelas Perajin Lokal Lewat Nuansa Tempo Dulu
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) kembali menegaskan komitmennya dalam memajukan warisan budaya lokal. Lewat gelaran Kenduri Batik 2026 yang digelar di Destinasi Wisata Sikembang, Kabupaten Batang, Sabtu (17102026), Pemkab Batang memadukan konsep pelestarian alam, pemberdayaan UMKM, serta strategi "naik kelas" bagi para perajin batik.
17 Okt 2026 Jumadi 151
Sukses Gelar Bazar Kenduri, Pemkab Batang Wacanakan Minggon Jatinan Kembali Sukses Gelar Bazar Kenduri, Pemkab Batang Wacanakan Minggon Jatinan Kembali
Sukses Gelar Bazar Kenduri, Pemkab Batang Wacanakan Minggon Jatinan Kembali
Batang - Kenduri Batik yang menjadi salah satu agenda penting Pemkab dalam pelestarian batik khas Batang, memberikan dampak langsung secara ekonomi, dengan dibukanya bazar UMKM. Hal tersebut sebagai bukti Pemda memperhatikan keberlangsungan pergerakan roda ekonomi, terlebih dengan memanfaatkan kereweng sebagai alat tukar, menambah keunikan tersendiri, sehingga even spesial tersebut menghadirkan banyak pengunjung.
17 Okt 2026 Jumadi 106
Material Pasir Didatangkan, Pembangunan Jalan Terus KITB Mulai Berproses Material Pasir Didatangkan, Pembangunan Jalan Terus KITB Mulai Berproses
Material Pasir Didatangkan, Pembangunan Jalan Terus KITB Mulai Berproses
Batang - Persiapan pembangunan infrastruktur jalan di Desa Sembung, terus berlanjut. Material pasir dan agregat berupa campuran tanah serta batu mulai didatangkan untuk mendukung pengerjaan sasaran fisik program TMMD Kodim 0736Batang, dalam membangun jalan tembus ke KITB. Tumpukan material yang telah berada di lokasi menjadi bagian dari tahapan persiapan pembangunan jalan.
16 Okt 2026 Jumadi 146
Realisasi Investasi Kabupaten Batang Lebihi Target Nasional Realisasi Investasi Kabupaten Batang Lebihi Target Nasional
Realisasi Investasi Kabupaten Batang Lebihi Target Nasional
Batang Kabupaten Batang kembali mengukuhkan posisinya sebagai magnet investasi yang kian memikat. Hingga memasuki triwulan ketiga tahun 2026, laju penanaman modal di daerah ini melonjak tajam hingga berhasil melampaui target nasional yang ditetapkan.
16 Okt 2026 Jumadi 178
Ketekunan Sesepuh Sembung yang Tetap Merumput Saat Pembangunan Jalan Tembus KITB Ketekunan Sesepuh Sembung yang Tetap Merumput Saat Pembangunan Jalan Tembus KITB
Ketekunan Sesepuh Sembung yang Tetap Merumput Saat Pembangunan Jalan Tembus KITB
Batang - Di tengah hamparan pepohonan jati yang mengering pada musim kemarau, Ratno, salah satu sesepuh Desa Sembung, tetap menjalani aktivitas sehari-hari dengan mencari rumput untuk memenuhi kebutuhan pakan ternaknya. Berbekal sabit dan mengenakan caping sebagai pelindung dari terik matahari, ia menyusuri jalan desa menuju area yang biasa menjadi tempatnya mencari rumput, yang saat ini sedang diperbaiki menjadi jalan tembus ke Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).
16 Okt 2026 Jumadi 144