Menteri Keuangan Imbau PT. KIW Dalam Pengembangan KITB Libatkan Pemkab Batang

Sabtu, 12 Maret 2022 Jumadi Dibaca 1.928 kali Pembangunan
Menteri Keuangan Imbau PT. KIW Dalam Pengembangan KITB Libatkan Pemkab Batang
Batang - Pemerintah memberikan modal melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk PT. Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) sebesar Rp977 miliar dan PT. Sarana Multigriya Finansial (SMF) sebesar Rp2,25 triliun.

Batang - Pemerintah memberikan modal melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk PT. Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) sebesar Rp977 miliar dan PT. Sarana Multigriya Finansial (SMF) sebesar Rp2,25 triliun.

“Pemerintah mencairkan PMN harus bisa dijustifikasi. Dari sisi ekonomi, sosial dan undang-undang BUMN. Pengajuan proposal harus menyakinkan dan juga diimbangi laporan keuangan juga yang jelas, apa saja yang akan dicapai menggunakan dana PMN tersebut,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat ditemui usai menghadiri penandatanganan Letter Of Commitment PMN tahun 2021 kepada PT. KIW dan PT. SMF di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jumat (11/3/2021).

Ia mengimbau kepada PT. KIW agar dana PMN senilai Rp977 miliar dapat dimanfaatkan untuk pengembangan KIT Batang yang mana PT. KIW sebagai salah satu pemegang saham dengan porsi 30 persen.

“PT. KIW sendiri memiliki tujuan mencipatakan gambaran sebagai kawasan industri yang menjadi tujuan investasi yang kompetitif. Dana PMN digunakan untuk membangun fasilitas jalan raya, infrastruktur, dan menyiapkan zona pengolahan ekspor, zona logistic, dan zona industry,” jelasnya.

Perlu diketahui, lanjut dia, PMN salah satu program pemerintah untuk membangun kawasan industri secara terpadu dan pembangunannya bukan hanya BUMN saja, tetapi semua pihak terkait.

Saya juga senang Pemerintah Kabupaten Batang mempunyai semangat yang luar biasa karena bisa mempercepat perijinan tenant-tenant pemodal asing tanpa biaya serupiah pun.

“Maka, pengembangan KIT Batang juga harus melibatkan Pemkab Batang agar bisa menyerap tenaga kerja lokalnya, khususnya dari Kabupaten Batang. Apalagi tadi Bupati Batang Wihaji sudah janji akan menyiapkan tenaga kerja yang mempunyai kemampuan yang diperlukan,” terangnya.

KIT Batang yang memasarkan itu para menteri dan bahkan presiden menawarkan insentif fiscal yang kompetitif. Jadi investasinya bukan hanya PMN senilai Rp977 miliar, tapi harus jauh dari itu. Sehingga nanti harus dikembalikan dan dibayar sebagai hutang kepada rakyat pembayar pajak.

“Seperti yang disampaikan Bupati Batang Wihaji tombo teko, loro lungo, rejeki lancar, utang lunas. Bisa diartikan tombo teko yaitu pemerintah hadir, loro lungo yaitu memberikan PMN kepada BUMN, rejeki lancar yaitu BUMN sudah bisa mulai bekerja karena ada dananya, dan utang lunas yaitu setelah berjalan nanti BUMN harus mengembalikan kembali dana PMN itu,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 30
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 103
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 62
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 24
Hadirkan Satlantas, Kokam Batang Dilatih Kecakapan Berlalulintas Hadirkan Satlantas, Kokam Batang Dilatih Kecakapan Berlalulintas
Hadirkan Satlantas, Kokam Batang Dilatih Kecakapan Berlalulintas
Batang -  Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Batang bersama Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) berupaya memperkuat kapasitas anggota dengan menggelar Pelatihan Kokam Berlalulintas. Menghadirkan nara sumber Sofwan Sumadi anggota DPRD Jateng dan Satlantas Polresta Batang, untuk menyiapkan jajaran Kokam yang berkompeten dalam membantu kalancaran lalu lintas.
23 Ags 2026 Jumadi 85
Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu
Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang resmi membuka Gerakan Pengumpulan Sumbangan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang Tahun 2026 pada Jumat 21 Agustus 2026. Penggalangan dana publik yang berlangsung hingga 21 November 2026 ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0736Batang, Letkol Inf. Didik Sudarmawan, selaku Ketua Umum Panitia.
22 Ags 2026 Jumadi 130