Tangani Stunting, Lintas Sektor Harus Berperan Aktif

Rabu, 02 Maret 2022 Jumadi Dibaca 789 kali Pemerintahan
Tangani Stunting, Lintas Sektor Harus Berperan Aktif
Batang Permasalahan stunting hingga kini masih menjadi tema yang diperbincangkan untuk dicarikan solusi yang tepat. Untuk menanganinya, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang, berkolaborasi bersama lintas sektor terkait seperti Disdikbud dan Dinas Kesehatan, untuk berperan aktif.

Batang Permasalahan stunting hingga kini masih menjadi tema yang diperbincangkan untuk dicarikan solusi yang tepat. Untuk menanganinya, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang, berkolaborasi bersama lintas sektor terkait seperti Disdikbud dan Dinas Kesehatan, untuk berperan aktif.

Wakil Bupati Batang Suyono mengatakan, untuk merealisasikan penanganan stunting salah satunya dengan menyiapkan anggaran.

“Jangan sampai cuma program, selain anggaran juga harus ada tindakan. Program itu harus jalan sampai bawah, selain ada sosialisasi juga harus diwujudkan dengan pemenuhan makanan-makanan sehat,” katanya, usai mengikuti Webinar Nasional Pencegahan Stunting, di ruang Comand Center, Kabupaten Batang, Rabu (2/3/2022).

Ia menegaskan, pemenuhan gizi dan vitamin juga menjadi perhatian utama, khususnya ibu hamil dari keluarga kurang mampu.

“Semoga dengan sinergi dinas terkait ini bisa menekan angka stunting,” harapnya.

Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Batang Supriyono mengatakan, reaksi penanganan stunting, seluruh instansi terkait akan membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) hingga tingkat desa.

Nanti tim akan menginventarisir daerah-daerah yang membutuhkan perhatian lebih untuk penurunan stunting. Ada tujuh kecamatan dan 25 desa.

“Kecamatan Blado adalah daerah yang paling perlu mendapat perhatian. Di sana akan kami lihat, desa-desa mana saja yang paling rawan stunting,” tegasnya.

Ada beberapa faktor penyebab, antara lain : sebagian warga tidak mengetahui menu-menu yang bergizi.

“Sebetulnya di desa itu banyak menu sehat yang murah, seperti telur dan ayam. Tapi terkadang mereka kurang perhatian terhadap nilai gizi dari makanan yang dikonsumsi,” ujar dia.

Ia memastikan, TPPS akan terjun ke lapangan mengedukasi warga, menu sehat apa saja yang harus dikonsumsi saat hamil. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Bunga Matahari Mekar di Catra Kopi Batang, Menarik Wisatawan Datang Bunga Matahari Mekar di Catra Kopi Batang, Menarik Wisatawan Datang
Bunga Matahari Mekar di Catra Kopi Batang, Menarik Wisatawan Datang
Batang - Kebun bunga matahari di Catra Kopi, kembali menjadi salah satu tujuan wisata warga saat memasuki masa berbunga. Pemandangan ribuan bunga matahari yang tengah mekar menarik perhatian masyarakat untuk datang dan menikmati suasana sekaligus mengabadikan momen di tengah kebun.
03 Okt 2026 Jumadi 205
Jurnalastra SMAN 1 Bandar, Kembangkan Kreativitas Siswa Jurnalastra SMAN 1 Bandar, Kembangkan Kreativitas Siswa
Jurnalastra SMAN 1 Bandar, Kembangkan Kreativitas Siswa
Batang - Ekstrakurikuler Jurnalastra SMA Negeri 1 Bandar menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan di bidang jurnalistik dan sastra. Kegiatannya mencakup penulisan berita, fotografi, desain, editing, pembuatan video, hingga pengelolaan media sosial.
02 Okt 2026 Jumadi 106
Sikapi Wacana Masa Tunggu Haji Dimajukan, Kankemenhaj Batang Minta Jemaah Bersabar Sikapi Wacana Masa Tunggu Haji Dimajukan, Kankemenhaj Batang Minta Jemaah Bersabar
Sikapi Wacana Masa Tunggu Haji Dimajukan, Kankemenhaj Batang Minta Jemaah Bersabar
Batang - Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah saat ini mengkaji wacana tentang dimajukannya masa tunggu calon jemaah haji dari semula 28 tahun menjadi 14 tahun. Hal tersebut didasari Presiden Prabowo Subianto yang menghendaki untuk menyeragamkan masa tunggu, namun dengan tetap mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk jumlah keseluruhan calon jemaah haji yang belum diberangkatkan.
01 Okt 2026 Jumadi 285
DLH Batang Perluas Sasaran Retribusi Sampah DLH Batang Perluas Sasaran Retribusi Sampah
DLH Batang Perluas Sasaran Retribusi Sampah
Batang - Kaget dapat kiriman Surat Ketetapan Retribusi Daerah (SKRD) dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batang, tenang, jangan ragu atau panik dulu. Tagihan tersebut merupakan mekanisme resmi retribusi persampahan yang kini jangkauannya makin diperluas di wilayah Batang.
01 Okt 2026 Jumadi 231
DPRD Batang Akan Sidak Seluruh SPPG Usai Kasus Keracunan MBG DPRD Batang Akan Sidak Seluruh SPPG Usai Kasus Keracunan MBG
DPRD Batang Akan Sidak Seluruh SPPG Usai Kasus Keracunan MBG
Batang DPRD Kabupaten Batang akan memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyusul kasus dugaan keracunan makanan yang terjadi di Kecamatan Bawang.
01 Okt 2026 Jumadi 502
DPRD Batang Inisiasi Perubahan Raperda Pariwisata, Bupati Dorong Ekosistem Wisata DPRD Batang Inisiasi Perubahan Raperda Pariwisata, Bupati Dorong Ekosistem Wisata
DPRD Batang Inisiasi Perubahan Raperda Pariwisata, Bupati Dorong Ekosistem Wisata
Batang Pemerintah Kabupaten Batang menyambut inisiatif DPRD Kabupaten Batang untuk mengubah sejumlah peraturan daerah yang berkaitan dengan pariwisata dan kesejahteraan sosial. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan dalam rapat paripurna dengan agenda penyampaian pendapat Bupati terhadap lima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif DPRD di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Kamis (1102026).
01 Okt 2026 Jumadi 261