Shuttlecock Home Industri Batang Berstandar BWF dan PBSI Tembus Mancanegara

Rabu, 23 Februari 2022 Jumadi Dibaca 1.520 kali Pemerintahan
Shuttlecock Home Industri Batang Berstandar BWF dan PBSI Tembus Mancanegara
Batang - Belum banyak yang tahu jika Kabupaten Batang memiliki home industri shuttlecock untuk pertandingan bulutangkis Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua. Home Industri yang diberi nama IND Shutterlecock itu dibuat oleh tangan-tangan trampil warga Pasekaran Batang berstandar Internasional.

Batang - Belum banyak yang tahu jika Kabupaten Batang memiliki home industri shuttlecock untuk pertandingan bulutangkis Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua.  Home Industri yang diberi nama IND Shutterlecock itu dibuat oleh tangan-tangan trampil warga Pasekaran Batang berstandar Internasional. 

Bahkan kini produksi shuttlecock itu mampu menembus pangsa mancanegara dan sudah memilik sertifikat standar Badminton World Federation (BWF) dan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI). 

“Ini sangat luar biasa walaupun diproduksi secara tradisional. shuttlecock sudah dipasarkan 30 Provinsi di Indonesia dan 5 negara,” kata Bupati Batang Wihaji saat mengunjungi home industri shutterlecock di Perum Widya Asri Blok B 24 Pasekaran, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Rabu (23/2/2022).. 

Dengan permintaan pasar  yang sangat tinggi, home industri shuttlecock milik Ahda Al Faizu itu membutuhkan tenaga kerja untuk mengejar target produksi. 

“Saya sudah perintahkan Disperindaskop membuat pelatihan khusus pembuatan shuttlecock. Usai pelatihan bisa langsung dipekerjakan,” tegasnya. 

Wihaji juga menyebutkan home industri shuttlecock IND omsetnya sudah mencapai Rp500 juta per bulan. 

“Ini luar biasa, perputaran uangnya bisa mencapai 400 hingga 500 juta. Ini tergantung produksi tenaga kerjanya semakin banyak produksi omsetnya semakin banyak,” ungkapnya. 

Pemilik IND Shuttlecock, Ahda Al Faizu (35) menyatakan, kepiawaian membuat shuttlecock sebelumnya menjadi karyawan disalah satu home industri yang sama di Malang Jawa Timur. 

“Saya punya tekad dan cita-cita, akhirnya saya pulang ke Batang dan memproduksi kecil-kecilan. Alhamdulilah shuttlecock diterima dipasaran,” jelasnya. 

Kini, ia pun memilki 10 tenaga kerja dan mampu memasarkan produknya di 30 Provinsi di Indonesia dan di 5 negara asing. 

“Awal marketnya, saya mempromosikan shuttlecock di website dan karena sudah terkoneksi orang Amerika. Pertama permintaan dari Malaysia dan percaya dengan produk saya. Produk shuttlecock saya di Malaysia malah dibeli orang Jakarta,” terangnya.

Setelah tahu produk dalam negeri, lanjut dia, akhirnya menghubungi saya dan mulailah kita memproduksi dengan jumlah banyak sesuai permintaan. 

Ahda Al Faizu juga menyebutkan produk shuttlecock setiap hari mampu memproduksi 1.200. Dengan rata - rata perbulan mampu memproduksi 10.000 shuttlecock. 

Kebutuhan bahan baku mayoriras dari luar negeri. Karena ketersediaan bahan baku lokal belum bisa mencukupi. 

“Produk shuttlecock saya sudah bersertifikat BWF dan PBSI yang semuanya ada datanya dari mulai kecepatan, temperatur, dan suhu ruangan ada semuanya,” ujar dia. 

Produk IND Shuttlecock memiliki berat yang mengadopsi WBF yaitu 5,0 gram hingga 5,2 gram. Tapi untuk Indonesia sesuai standar PBSI beratnya 4,9 gram. 

“Shuttlecock pruduk saya kita jual satu slof dari mulai Rp35 ribu hingga Rp80 ribu,” imbuhnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Bunga Matahari Mekar di Catra Kopi Batang, Menarik Wisatawan Datang Bunga Matahari Mekar di Catra Kopi Batang, Menarik Wisatawan Datang
Bunga Matahari Mekar di Catra Kopi Batang, Menarik Wisatawan Datang
Batang - Kebun bunga matahari di Catra Kopi, kembali menjadi salah satu tujuan wisata warga saat memasuki masa berbunga. Pemandangan ribuan bunga matahari yang tengah mekar menarik perhatian masyarakat untuk datang dan menikmati suasana sekaligus mengabadikan momen di tengah kebun.
03 Okt 2026 Jumadi 296
Jurnalastra SMAN 1 Bandar, Kembangkan Kreativitas Siswa Jurnalastra SMAN 1 Bandar, Kembangkan Kreativitas Siswa
Jurnalastra SMAN 1 Bandar, Kembangkan Kreativitas Siswa
Batang - Ekstrakurikuler Jurnalastra SMA Negeri 1 Bandar menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan di bidang jurnalistik dan sastra. Kegiatannya mencakup penulisan berita, fotografi, desain, editing, pembuatan video, hingga pengelolaan media sosial.
02 Okt 2026 Jumadi 125
Sikapi Wacana Masa Tunggu Haji Dimajukan, Kankemenhaj Batang Minta Jemaah Bersabar Sikapi Wacana Masa Tunggu Haji Dimajukan, Kankemenhaj Batang Minta Jemaah Bersabar
Sikapi Wacana Masa Tunggu Haji Dimajukan, Kankemenhaj Batang Minta Jemaah Bersabar
Batang - Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah saat ini mengkaji wacana tentang dimajukannya masa tunggu calon jemaah haji dari semula 28 tahun menjadi 14 tahun. Hal tersebut didasari Presiden Prabowo Subianto yang menghendaki untuk menyeragamkan masa tunggu, namun dengan tetap mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk jumlah keseluruhan calon jemaah haji yang belum diberangkatkan.
01 Okt 2026 Jumadi 302
DLH Batang Perluas Sasaran Retribusi Sampah DLH Batang Perluas Sasaran Retribusi Sampah
DLH Batang Perluas Sasaran Retribusi Sampah
Batang - Kaget dapat kiriman Surat Ketetapan Retribusi Daerah (SKRD) dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batang, tenang, jangan ragu atau panik dulu. Tagihan tersebut merupakan mekanisme resmi retribusi persampahan yang kini jangkauannya makin diperluas di wilayah Batang.
01 Okt 2026 Jumadi 244
DPRD Batang Akan Sidak Seluruh SPPG Usai Kasus Keracunan MBG DPRD Batang Akan Sidak Seluruh SPPG Usai Kasus Keracunan MBG
DPRD Batang Akan Sidak Seluruh SPPG Usai Kasus Keracunan MBG
Batang DPRD Kabupaten Batang akan memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyusul kasus dugaan keracunan makanan yang terjadi di Kecamatan Bawang.
01 Okt 2026 Jumadi 533
DPRD Batang Inisiasi Perubahan Raperda Pariwisata, Bupati Dorong Ekosistem Wisata DPRD Batang Inisiasi Perubahan Raperda Pariwisata, Bupati Dorong Ekosistem Wisata
DPRD Batang Inisiasi Perubahan Raperda Pariwisata, Bupati Dorong Ekosistem Wisata
Batang Pemerintah Kabupaten Batang menyambut inisiatif DPRD Kabupaten Batang untuk mengubah sejumlah peraturan daerah yang berkaitan dengan pariwisata dan kesejahteraan sosial. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan dalam rapat paripurna dengan agenda penyampaian pendapat Bupati terhadap lima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif DPRD di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Kamis (1102026).
01 Okt 2026 Jumadi 283