Digitalisasi Peta Cagar Budaya, Metode Penyimpanan Situs Abadi

Kamis, 18 November 2021 Jumadi Dibaca 1.312 kali Seni dan Budaya
Digitalisasi Peta Cagar Budaya, Metode Penyimpanan Situs Abadi
Batang - Digitalisasi dalam penyimpanan informasi tentang situs-situs benda cagar budaya, dirasa penting oleh para pemerhati sejarah, agar data tertata rapi dan tersimpan abadi.

Batang - Digitalisasi dalam penyimpanan informasi tentang situs-situs benda cagar budaya, dirasa penting oleh para pemerhati sejarah, agar data tertata rapi dan tersimpan abadi.

Pemerhati benda cagar budaya, sekaligus guru mata pelajaran sejarah, Nurrochim menyampaikan, selama ini pendataan segala informasi tentang situs-situs kepurbakalaan hanya tersimpan secara manual, yang dimungkinkan dapat teejadi kerusakan atau bahkan hilang.

“Kalau sekrang para peneliti menyimpan datanya secara konvensional, tapi ketika disimpan dalam sebuah aplikasi, informasi akan terdata semua,” katanya, saat ditemui, di SMAN 2 Kabupaten Batang, Kamis (18/11/2021).

Ia menyayangkan, apabila pendataan hanya dilakukan secara manual, akan terjadi pengulangan serupa. Tetapi jika tersimpan secara digital, pendataan tidak perlu dilakukan berulang-ulang.

“Kondisi situs dari tahun ke tahun kemungkinan bisa berubah. Mungkin ada goresan karena terpapar benda tajam, tapi ketika melihat gambar aslinya di peta digital, bisa melihat sumber tahun pengambilannya secara lengkap,” jelasnya.

Benda-benda cagar budaya yang tersimpan secara fisik maupun digital akan terlindung dan dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

“Saya berusaha mengajak Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Batang, yang memiliki tenaga ahli di bidang teknologi informasi, supaya bisa membantu mewujudkan rencana digitalisasi peta cagar budaya,” harapnya.

Dijelaskannya, pendataan dapat diawali dengan situs-situs kepurbakalaan dari masa klasik, masa Islam dan masa kolonial.

“Di Gringsing dan Plelen bisa dilihat banyak bangunan masa kolonial, seperti rumah-rumah di sepanjang jalan arah PTPN IX. Di masa Islam banyak masjid kuno, makam Wonobodro, kitab Tarajumah dan lainnya,” terangnya.

Kedepan dapat mengembangkan teknologi melalui barcode, sehingga wisatawan mudah mengakses sebagai konsep eduwisata cagar budaya.

Kepala Diskominfo Batang, Triossy Juniarto mengatakan, rencana peta digital cagar budaya merupakan bentuk pengembangan teknologi untuk memudahkan penyampaian informasi kepada masyarakat tentang situs-situs benda bersejarah di Kabupaten Batang.

“Ini nantinya mudah diakses secara digital, salah satunya menggunakan media android. Kami mendukung melalui Bidang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) bersama Disdikbud, dengan menambah aplikasi di aplikasi Batang Region,” ungkapnya.

Peta digital cagar budaya dapat ditampilkan pada salah satu menu di aplikasi Batang Region, yang khusus menampilkan persebaran situs-situs budaya.

“Batang Region itu banyak memuat hal-hal yang ada di Batang, di antaranya rumah makan, rumah sakit, tempat wisata dan hal unik lainnya. Dan masih terbuka untuk menampilkan situs-situs kebudayaan Batang,” tuturnya.

Ia menegaskan, di sisi lain nantinya ada kemudahan bagi wisatawan yang ingin berwisata di situs-situs purbakala, dapat mengakses informasi persebarannya di seluruh wilayah.

“Teman-teman SPBE siap membantu agar benda-benda cagar budaya yang ada di Batang bisa dikenal lebih cepat melalui pemanfaatan teknologi digital,” tegasnya.

Ia menambahkan, sangat penting bagi generasi milenial untuk mempelajari sejarah, karena kehidupan masa kini, tidak lepas dari sejarah peradaban manusia masa lampau.

“Terutama anak-anak usia sekolah dan mahasiswa, sehingga pengetahuan kesejarahan makin lengkap, dan bisa menghargai hasil karya para leluhur,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

 

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 24
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 87
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 140
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 63
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 88
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 58