Ratusan Situs Kepurbakalaan di Batang Segera Teregistrasi

Selasa, 16 November 2021 Jumadi Dibaca 1.440 kali Seni dan Budaya
Ratusan Situs Kepurbakalaan di Batang Segera Teregistrasi
Batang - Balai Pelestari Cagar Budaya (BPCB) Provinsi Jawa Tengah bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Batang serta Komunitas Batang We melakukan pendataan terhadap ratusan situs kepurbakalaan atau cagar budaya bergerak, di wilayah Kabupaten Batang, agar seluruhnya masuk ke dalam Sistem Registrasi Nasional (Sisregnas).

Batang - Balai Pelestari Cagar Budaya (BPCB) Provinsi Jawa Tengah bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Batang serta Komunitas Batang We melakukan pendataan terhadap ratusan situs kepurbakalaan atau cagar budaya bergerak, di wilayah Kabupaten Batang, agar seluruhnya masuk ke dalam Sistem Registrasi Nasional (Sisregnas).

Pendataan dilakukan mulai 12-19 November 2021 terhadap sejumlah arca yang tersimpan di Disdikbud Batang maupun langsung di lokasi ditemukannya arca.

Arkeolog BPCB Jateng, Winarto mengatakan, pemerintah mengharuskan benda-benda cagar budaya teregistrasi, yang diawali dengan pencatatan dan pendaftaran.

“Kami sudah melakukan pendataan terhadap Prasasti Sojomerto, Arca Ganesha dan Nandi. Sebagian sudah ada di Siregnas Cagar Budaya, yang segera bermigrasi ke Data Pokok Kebudayaan (Dapobud),” katanya, saat melakukan pendataan pada Arca Ganesha, di Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Selasa (16/11/2021).

Ia mengatakan, dikarenakan hingga kini BPCB belum memiliki data lengkap benda cagar budaya di Kabupaten Batang, tentang berapa ukuran, letaknya dan visualisasi yang sesuai kaidah foto cagar budaya, maka tim bersama Disdikbud dan pemerhati sejarah melakukan pendataan di Kabupaten Batang.

“Ini masih tahap awal, karena benda-benda cagar budaya itu tersebar di seluruh kecamatan. Sebelumnya Disdikbud bersama Komunitas Batang We sudah melakukan pendataan awal, besok akan disinkronkan, dan kami tetap menjalin komunikasi yang intensif bersama dua pihak tersebut,” jelasnya.

Nantinya apabila ditemukan beberapa temuan situs kepurbakalaan baru pun BPCB akan berkomunikasi karena yang lebih berwenang adalah Disdikbud Batang.

“Kami juga akan bekerja sama, sehingga dalam pemeliharaan dan konservasi serta cara memperlakukannya pun berbeda dengan lainnya. Benda cagar budaya memang tidak bisa diperbarui, jadi butuh kesadaran masyarakat untuk ikut melestarikannya,” tegasnya.

Ia menegaskan, masyarakat sekitar merupakan ujung tombak dalam pengamanan benda cagar budaya di lingkungannya.

Kepala Bidang Kebudayaan, Disdikbud Batang Affy Koesmoyorini mengatakan, pendataan ini sangat baik karena hingga kini Disdikbud belum ada data-data tentang cagar budaya secara mendetail.

“Sebagian memang sudah mulai dilakukan pendataan, namun baru tehadap benda yang diduga cagar budaya. Prosesnya memang memakan waktu hingga dua bulan, yakni satu bulan untuk terjun ke lapangan dan satu bulan lagi untuk membuat narasi,” terangnya.

Ia menerangkan, nantinya hasil pendataan itu, akan dimanfaatkan untuk mengenalkan kepada anak didik, yang akan dimasukkan dalam muatan lokal.

Ketua Komunitas Batang We, Sutikwo mengutarakan, sebagai pemerhati sejarah dan budaya Batang, sangat mendukung tindakan yang dilakukan BPCB, karena anggota komunitas sudah lama menantikan kegiatan pendataan terhadap situs-situs penting di Batang.

“Sebetulnya Batang ini potensinya beragam, cuma kurang terawat. Seiring berjalannya Batang menjadi kota industri, tetap memperhatikan potensi budaya yang ada,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 24
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 87
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 140
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 63
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 88
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 60