Pelonggaran PPKM, Obyek Wisata di Batang Mulai Bebenah

Minggu, 31 Oktober 2021 Jumadi Dibaca 910 kali Pariwisata
Pelonggaran PPKM, Obyek Wisata di Batang Mulai Bebenah
Batang - Seiring melonggarnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Batang, beberapa obyek wisata mulai bebenah dengan memperbaiki infrastruktur penunjang, agar wisata makin nyaman.

Batang - Seiring melonggarnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Batang, beberapa obyek wisata mulai bebenah dengan memperbaiki infrastruktur penunjang, agar wisata makin nyaman.

PenerapanPprotokol kesehatan (Prokes) dan adaptasi kebiasaan baru mulai diterapkan, seperti pemasangan aplikasi Pedulilindungi di pintu gerbang obyek wisata.

Manajer Operasional Batang Dolphin Center, Oktavianus Bagus Danu Wijaya mengatakan, para pengunjung mulai memanfaatkan aplikasi Pedulilindungi yang tersentral di satu titik, agar mudah melakukan pemantauan.

“Kami sudah menyediakan fasilitas wifi gratis, namun ada sebagian pengunjung yang belum paham cara penggunaan aplikasi Pedulilindungi,” katanya saat dihubungi melalui WhattsApp, Minggu (31/10/2021).

Pengunjung tetap diingatkan untuk melakukan pengecekan di Pedulilindungi sebelum masuk obyek wisata.

Ia mengutarakan, pengunjung di hari kerja jumlahnya tidak terlalu banyak. Berbeda jika akhir pekan, jumlahnya mengalami peningkatan.

“Kalau hari biasa 30 pengunjung, tapi ketika akhir pekan mulai Jumat hingga Minggu jumlahnya bisa meningkat jadi 700 orang, meskipun jika dibandingkan saat sebelum pandemi bisa mencapai lebih dari 1.000 pengunjung,” jelasnya.

Sementara Ketua Komunitas Pecinta Alam Enak Tentrem Ora Mendem (Kopaletom) sekaligus pengelola Desa Wisata (Deswita) Pandansari, Aminudin menyampaikan, selama pandemi anggota lebih berkonsentrasi pada pembenahan sarana prasarana obyek wisata.

“Kami melakukan perbaikan di beberapa wahana wisata supaya ketika buka lagi sudah siap. Anggota pengelola juga dimotivasi lagi, agar bersemangat untuk bangkit lagi serta membantu mempromosikan Deswita Pandansari sudah mulai buka dengan penerapan Prokes,” ungkapnya.

Ia mengakui, sejak ada pelonggaran PPKM jumlah pengunjung sudah mulai berdatangan walau tidak terlalu banyak, karena jumlahnya terbatas.

“Sebelum pandemi dalam sebulan ada 4 ribu pengunjung, namun selama pandemi ada yang sampai tidak ada pengunjung karena saat itu masih PPKM Darurat. Kini setelah ada pelonggaran, jumlah pengunjung mulai merangkat naik hingga 2 ribu wisatawan tiap bulannya,” terangnya.

Ia menjelaskan, paket wisata yang menjadi unggulan adalah river tubing, outbond edukasi dan cara menanam padi bagi pelajar SD, flying falk.

“Ada pula paket camping menggunakan tenda yang disuguhi musik angklung. Biaya mulai Rp50 ribu - Rp200 ribu per orang,” tuturnya.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Batang Yarsono menerangkan, dalam pemasangan aplikasi Pedulilindungi di beberapa obyek wisata secara bertahap akan dilakukan, bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskomimfo) Batang.

“Yang sudah pasang di Batang Dolphin Center, untuk Sikembang dalam waktu dekat disusul Sigandu dan Deswita Pandansari,” ujar dia.

Sedangkan obyek wisata yang dikelola masyarakat, tetap diminta untuk memasang aplikasi Pedulilindungi.

Berwisata merupakan kebutuhan setiap individu, maka sebelum masuk sebaiknya sudah bebas dari paparan Covid-19.

“Jaga prokes, pakai masker, tidak berkerumun dan mempunyai aplikasi Pedulilindungi untuk meminimalkan penularan Covid-19,” imbuhnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Puskesmas Ajak Siswa SMAN 1 Bandar Melek Penyakit Puskesmas Ajak Siswa SMAN 1 Bandar Melek Penyakit
Puskesmas Ajak Siswa SMAN 1 Bandar Melek Penyakit
Batang - SMA Negeri 1 Bandar bersama Puskesmas Bandar 1 menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program ini diikuti oleh siswa dan para guru, dengan tujuan memastikan kondisi kesehatan dan mengidentifikasi penyakit tidak menular.
06 Okt 2026 Jumadi 133
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Semarang - Pada acara Penyerahan Penghargaan Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) dan Indeks Kepatuhan Daerah Terbaik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Batang meraih penghargaan Pemerintah Kabupaten Pembina Terbaik Pengelolaan Dokumentasi dan Informasi Produk Hukum Pemerintah Desa.
06 Okt 2026 Jumadi 160
Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti
Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti
Batang - Keluarga Muhammad Raeza Afkarian (3), bocah asal Desa Kemesu, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, akhirnya meluruskan simpang siur informasi yang viral di media sosial terkait dugaan penanganan korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
06 Okt 2026 Jumadi 178
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Batang Wakil Bupati Batang Suyono, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tulis 003, Kabupaten Batang, Selasa (6102026).
06 Okt 2026 Jumadi 172
Evaluasi Kinerja, Pemkab Batang Amankan Gaji 2.752 PPPK Paruh Waktu Lewat APBD Evaluasi Kinerja, Pemkab Batang Amankan Gaji 2.752 PPPK Paruh Waktu Lewat APBD
Evaluasi Kinerja, Pemkab Batang Amankan Gaji 2.752 PPPK Paruh Waktu Lewat APBD
Batang - Roda keberuntungan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Batang resmi berputar per 1 Oktober 2026. Dari total 2.824 pegawai yang diangkat pada 2025 lalu, kini tersisa 2.752 orang yang masuk dalam usulan perpanjangan kontrak. Sebanyak 72 posisi resmi tereliminasi dari daftar. Penyusutan jumlah ini bukan semata-mata karena sanksi atau hasil evaluasi kinerja yang buruk.
06 Okt 2026 Jumadi 129
DPRD CUP Batang Digelar, Upaya PBSI Percepat Kaderisasi Atlet Muda DPRD CUP Batang Digelar, Upaya PBSI Percepat Kaderisasi Atlet Muda
DPRD CUP Batang Digelar, Upaya PBSI Percepat Kaderisasi Atlet Muda
Batang  - Atlet bulu tangkis di eks-Karesidenan Pekalongan kembali mendapat panggung untuk unjuk kebolehan dengan berkompetisi di ajang Kejuaraan DPRD Cup 2026, yang diinisiasi oleh Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Batang. Potensi atlet terus dioptimalkan oleh PBSI Batang dengan memberikan ruang bagi pebulu tangkis pra dini hingga remaja, mengingat kesempatan yang masih terbuka lebar nantinya untuk mengikuti ajang di tingkat provinsi maupun nasional.
05 Okt 2026 Jumadi 200