Batang - Atlet bulu tangkis di eks-Karesidenan Pekalongan kembali mendapat panggung untuk unjuk kebolehan dengan berkompetisi di ajang Kejuaraan DPRD Cup 2026, yang diinisiasi oleh Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Batang. Potensi atlet terus dioptimalkan oleh PBSI Batang dengan memberikan ruang bagi pebulu tangkis pra dini hingga remaja, mengingat kesempatan yang masih terbuka lebar nantinya untuk mengikuti ajang di tingkat provinsi maupun nasional.
Batang - Atlet bulu tangkis di eks-Karesidenan Pekalongan kembali mendapat panggung untuk unjuk kebolehan dengan berkompetisi di ajang Kejuaraan DPRD Cup 2026, yang diinisiasi oleh Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Batang. Potensi atlet terus dioptimalkan oleh PBSI Batang dengan memberikan ruang bagi pebulu tangkis pra dini hingga remaja, mengingat kesempatan yang masih terbuka lebar nantinya untuk mengikuti ajang di tingkat provinsi maupun nasional.
Dalam ajang Kejuaraan DPRD Cup 2026, PBSI Batang tidak hanya mengundang para atlet dari eks-Karesidenan Pekalongan saja, namun turut mengundang pula pebulu tangkis dari Kendal dan Semarang.
Ketua Harian Pengkab PBSI Batang, Teguh Lumaksono sengaja di even kejuaraan DPRD Cup tidak hanya dari wilayah eks -Karesidenan Pekalongan, karena ingin memberikan kesempatan yang sama dalam cakupan yang lebih luas.
“Ini juga sebagai langkah PBSI Batang agar lebih dikenal pebulu tangkis lebih luas, dengan intens menggelar kejuaraan bulu tangkis, salah satunya DPRD Cup 2026,” katanya, saat ditemui di GOR Indoor Satria Subah, Kabupaten Batang, Senin (5/10/2026).
Peserta diikuti oleh jenjang pra dini hingga remaja, yakni rentang usia 8 hingga 17 tahun. Dengan target agar mampu menelurkan atlet yang siap bertanding di kancah provinsi maupun nasional.
Salah satunya dengan menyiapkan lima atlet untuk berkompetisi di Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jateng pada Desember 2026.
“Ada lima atlet remaja putra dan putri yang lolos, kini disiap maju di Kejurprov yang ditargetkan masuk ke babak final,” harapnya.
Salah satu pelatih Zaki saat mendampingi atletnya Raka yang termasuk usia pra dini dari Kabupaten Pemalang mengapresiasi dengan intensitas even kejuaraan yang digelar PBSI Batang. Diakuinya, para atlet binaannya telah beberapa kali berkompetisi di Kejuaraan yang digelar PBSI Batang, terbukti anak didiknya berhasil meraih juara.
“Ini yang kedua kami ikut kejuaraan PBSI, yang sekarang DPRD Cup, yang pasti kalau jaraknya dekat, seperti Kabupaten Batang ya kami terjunkan untuk tanding. Alhamdulillah tahun lalu atlet kami masuk final, walaupun juara dua, tapi justru ini tantangan buat kami,” tuturnya.
Respons positif pun diungkapkan Raka atlet bulu tangkis kategori pra dini yang kini duduk di bangku kelas 3 SD yang berhasil menguasai permainan hingga lolos di babak penyisihan. Diakuinya, selama dua tahun menekuni bulu tangkis di bawah asuhan Zaki selaku pelatih, hingga siap menjadi pebulu tangkis regenerasi pra dini.
“Ini baru pertama kali ikut kejuaraan di DPRD Cup Batang, dan tadi menang. Pinginnya semoga nanti juara supaya besok bisa jadi atlet di olimpiade, makanya mau ikut kejuaraan terus,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)