Akhir Mei, KCC Glass Segera Bangun Pabrik di KITB

Rabu, 21 April 2021 Jumadi Dibaca 2.485 kali Pembangunan
Akhir Mei, KCC Glass Segera Bangun Pabrik di KITB
Batang - Presiden RI Joko Widodo meninjau perkembangan pembangunan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang didampingi Menteri PUPR, Kepala BKPN, Gubernur Jawa Tengah, Bupati Batang, dan Jajaran Management Direksi PTPN serta Management Grand Batang City.

Batang - Presiden RI Joko Widodo meninjau perkembangan pembangunan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang didampingi Menteri PUPR, Kepala BKPN, Gubernur Jawa Tengah, Bupati Batang, dan Jajaran Management Direksi PTPN serta Management Grand Batang City.

Ini adalah kawasan industri di Batang yang nantinya akan dikerjakan seluas 4.300 hektare, sekarang telah disiapkan dan hampir selesai.

“Untuk sebab itu siang hari ini saya mengecek kesiapan dari Kawasan Industri di Batang ini karena pada Bulan Mei akan ada atau peletakan batu pertama untuk industri kaca yang kemungkinan menjadi industri kaca terbesar di Asia tenggara dan setelah itu ada industri RECUSOR dan CATODA, yang akan di bangun di bulan selanjutnya,” kata Joko Widodo saat meninjau perkembangan pembangunan KIT Kabupaten Batang, Rabu (21/4/2021).

Dari 4.300 hektare dengan kesiapan lahan 450 hektare ini jajaran management agar segera bisa dibangun, dan diharap ini akan bisa menyerap tenaga kerja sebanyak-banyaknya, sehingga memberikan peluang pekerjaan seluas-luasnya.

“Akan ada arus modal masuk atau Capital in Flow di negara kita, dimana hal ini bisa menggerakkan pertumbuhan ekonomi nasional.  Saya cek secara rutin kawasan industri di Batang ini, karena ini memang kawasan yang besar sekali yang memiliki daya saing yang sangat baik. Inilah yang akan kita jadikan sebagai contoh untuk kawasan industri yang lain yang ada di provinsi lain,” tegasnya.

Bupati Batang Wihaji menyampaikan, dalam peninjauannya ke KIT Batang, Presiden Joko Widodo menyambut baik perkembangan karena arahnya makin positif. Terdapat potensi relokasi untuk industri dari beberapa negara ke Kabupaten Batang.

“Suasananya sangat cocok, pemandangannya bagus dan Presiden sangat senang,” katanya.

Pembangunan untuk 450 hektare sudah selesai, yakni 60% untuk industri dan 40% untuk fasilitas umum dan fasilitas khusus. Saat ini sedang dalam proses persiapan pembangunan tahap 2 di tahun 2022.

“Investor yang masuk resmi di KIT Batang ada LG, KCC Glass, Wavin. Ada pula industri dari China 200 hektare, Jepang 200 hekare dan Taiwan 200 hektare,” terangnya.

Seluruh investor sudah masuk karena akses dan infrastrukturnya tersedia dengan baik. Di antaranya jalur tol, kereta api. Jenis-jenis industrinya ada yang relokasi tapi ada juga yang baru.

“Nilai kemanfaatan bagi masyarakat Batang tentu besar, mulai dari tenaga kerjanya yang akan mendapatkan gaji yang bisa berpengaruh bagi perekonomian masyarakat setempat. Bagi Pemkab tentu ada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang akan dikembalikan lagi kepada masyarakat,” ungkapnya.

Untuk mendukung semua itu, Lanjut dia, SDM Kabupaten Batang harus disiapkan sebaik mungkin. Wujud dukungan terhadap masyarakat, Pemkab Batang memiliki kavling tersendiri.

“Pemkab Batang punya kavling seluas 25 hektare, namanya Pusat Kegiatan Kabupaten (PKK) khusus untuk UMKM untuk memenuhi kebutuhan karyawan maupun pekerja. Potensi UMKM yang ada di Kabupaten Batang bisa kami maksimalkan sebagai pendukung industri-industri besar,” tandasnya.

Ia menambahkan, peletakan batu pertama untuk pembangunan KIT direncanakan akhir Mei yaitu KCC Glass dalam kurun waktu 1,5 tahun dan tahun 2024 sudah mulai produksi yang dapat menyerap 4.300 tenaga kerja.

“Kami tetap mengutamakan warga Batang supaya bisa bekerja di KIT, tapi barang kali ada pekerjaan yang membutuhkan keahlian khusus, masih diperbolehkan menggunakan tenaga asing,” tegasnya.

Direktur Utama KIT Batang, Galih Saksono mengutarakan, lokasi untuk peletakan batu pertama untuk KCC Glass sudah dipersiapkan. Tenan berikutnya yang akan menyusul Wavin, LG.

“Luas wilayah untuk KCC Glass seluas 47 hektare yang dikembangkan selama dua tahap dengan nilai investasi Rp5 triliun. Nantinya akan menjadi industri produksi kaca terbesar se-Asia Tenggara,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

DPRD Cup Digelar Sukses, PBSI Batang Siap Jadikan Agenda Tahunan DPRD Cup Digelar Sukses, PBSI Batang Siap Jadikan Agenda Tahunan
DPRD Cup Digelar Sukses, PBSI Batang Siap Jadikan Agenda Tahunan
Batang - Kejuaraan Bulu Tangkis DPRD Cup Batang 2026, yang digelar khusus bagi pebulu tangkis pemula akhirnya sukses menuai pujian dari banyak pihak berkat semangat para atlet. Melihat kesuksesan dan antusias peserta, Pengkab PBSI Batang akan menjadikan DPRD Cup sebagai even kejuaraan tahunan yang diharapkan menjadi ajang tolok ukur kemampuan atlet sebelum bertanding ke tingkat provinsi maupun nasional.
09 Okt 2026 Jumadi 193
Dispaperta Batang Waspadai Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Diminta Kenali Gejalanya Dispaperta Batang Waspadai Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Diminta Kenali Gejalanya
Dispaperta Batang Waspadai Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Diminta Kenali Gejalanya
Batang Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Kabupaten Batang, mengimbau peternak sapi perah untuk mewaspadai penyakit brucellosis yang dapat menyebabkan keguguran pada ternak dan berpotensi menular kepada manusia. Penyakit tersebut menjadi perhatian karena dapat berdampak pada produktivitas ternak, termasuk produksi susu. Brucellosis merupakan penyakit zoonosis, yakni penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia.
09 Okt 2026 Jumadi 205
DPUPR Batang Targetkan Pembangunan Jembatan dan Infrastruktur Rampung Pertengahan Desember 2026 DPUPR Batang Targetkan Pembangunan Jembatan dan Infrastruktur Rampung Pertengahan Desember 2026
DPUPR Batang Targetkan Pembangunan Jembatan dan Infrastruktur Rampung Pertengahan Desember 2026
Batang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang terus mempercepat pembangunan jembatan dan infrastruktur daerah. Sejumlah proyek yang dibiayai melalui anggaran perubahan ditargetkan rampung pada pertengahan Desember 2026.
09 Okt 2026 Jumadi 173
DPRD Batang Beri Sejumlah Catatan untuk Perubahan APBD 2026 DPRD Batang Beri Sejumlah Catatan untuk Perubahan APBD 2026
DPRD Batang Beri Sejumlah Catatan untuk Perubahan APBD 2026
Batang DPRD Kabupaten Batang memberikan sejumlah catatan dan evaluasi terhadap Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2026.  Catatan tersebut mencakup penataan kegiatan aspirasi DPRD, pemenuhan belanja wajib, pengelolaan aset kendaraan dinas, hingga klaim biaya penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
09 Okt 2026 Jumadi 165
Alun-alun Batang Bakal Padat, Petugas Siapkan Skema Parkir dan Jalur Alternatif Alun-alun Batang Bakal Padat, Petugas Siapkan Skema Parkir dan Jalur Alternatif
Alun-alun Batang Bakal Padat, Petugas Siapkan Skema Parkir dan Jalur Alternatif
Batang - Kawasan Alun-alun Batang diprediksi bakal disesaki ribuan pengunjung menyusul gelaran acara besar yang berlangsung akhir pekan ini. Menanggapi potensi lonjakan massa tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Batang bergerak cepat menyusun rekayasa lalu lintas sekaligus menyiapkan kantong parkir demi menjaga arus kendaraan tetap terkendali.
09 Okt 2026 Jumadi 202
Dinkes Batang Umumkan Hasil Uji Laboratorium Kasus Keracunan MBG di Bawang Dinkes Batang Umumkan Hasil Uji Laboratorium Kasus Keracunan MBG di Bawang
Dinkes Batang Umumkan Hasil Uji Laboratorium Kasus Keracunan MBG di Bawang
Batang Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang mengumumkan hasil pemeriksaan laboratorium terkait kasus dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kantor Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Jumat (9102026).
09 Okt 2026 Jumadi 652