Manfaatkan Biogas untuk Berdayakan Desa

Jumat, 26 Februari 2021 Jumadi Dibaca 1.274 kali IKM UKM UMKM
Manfaatkan Biogas untuk Berdayakan Desa
Batang - Banyaknya kotoran hewan dan limbah hasil pembuangan yang belum dimanfaatkan secara maksimal, membuat Turjangun, seorang pemerhati lingkungan menginisiasi dibangunnya biogas, agar warga Desa Amongrogo, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang semakin berdaya menggunakan potensi yang dimiliki.

Batang - Banyaknya kotoran hewan dan limbah hasil pembuangan yang belum dimanfatkan secara maksimal, membuat Turjangun, seorang pemerhati lingkungan menginisiasi dibangunnya biogas, agar warga Desa Amongrogo, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang semakin berdaya menggunakan potensi yang dimiliki.

Biogas yang dikembangkan sejak tahun 2010 hingga sekarang, telah banyak memberi manfaat bagi warga setempat, melalui limbah yang diubah menjadi biogas.

“Saya mulai mengelola limbah menjadi lebih bermanfaat serta ramah lingkungan. Kotorannya bisa berasal dari sapi, ayam, kambing dan manusia, bahkan limbah tahu,” katanya, usai menjadi narasumber pada acara podcast “Bincang Batang”, di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Kabupaten Batang, Jumat (26/2/2021).

Dijelaskannya, untuk menghasilkan biogas yang maksimal, perlu melalui berbagai tahapan. Mulai dengan mencampurkan kotoran sapi 1 kilogram dan air 1 liter ke dalam alat pengaduk, lalu dimasukkan ke reaktor biogas digester.

“Kita membutuhkan waktu selama sehari semalam agar berubah menjadi biogas, warna apinya tetap biru dan tidak berbahaya seperti gas pada umumnya. Sedangkan limbah biogasnya ada yang berbentuk padat dimanfaatkan untuk pupuk dan ternak cacing  serta yang cair untuk pupuk cair,” ungkapnya.

Menanggapi program Bupati Batang Wihaji, yang berkonsentrasi pada penciptaan 1.000 wirausaha muda baru, pria kelahiran Boyolali ini mendukung penuh agar sukses mencetak generasi muda yang berdaya saing.

“Karena sekarang saya sudah jadi orang Batang, ya maksimal untuk memberikan sesuatu apapun bentuknya, termasuk untuk kemajuan desa untuk peningkatan sumber daya manusia maupun sumber daya alam supaya dikelola maksimal,” jelasnya.

Program tersebut harus terus didampingi dan dikelola secara maksimal, sehingga cita-cita itu bisa terkabul, karena anak muda adalah calon penerus pengusaha yang ada di Batang. Pokoknya jangan pernah malas kalau mau sukses.

Ia menambahkan, meskipun teknologi informasi berkembang pesat, radio tetap mendapat perhatian istimewa di hati pendengarnya.

Kalau podcast itu merupakan bentuk pengembangan media penyampai informasi. Perlu ditingkatkan lagi, potensi yang ada di Batang harus ditampilkan melalui podcast “Bincang Batang”, sehingga menginspirasi generasi milenial, bahwa Diskominfo punya media kekinian sebaagi penyampai informasi yang mengedukasi.

“Saya sangat mendukung karena tempatnya kan nyaman. Apalagi ini berada di lingkungan Pemda, supaya bisa membantu menginformasikan segala keunikan yang ada di Kabupaten Batang kepada masyarakat,” tandasnya.

Sementara, Kepala Diskominfo Batang Triossy Juniarto mengutarakan, Diskominfo akan terus bergerak maju untuk memanfaatkan teknologi informasi dalam mengenalkan tokoh-tokoh inspiratif, yang dapat diambil pelajaran dari potensi yang dimilikinya, melalui media podcast “Bincang Batang”.

Menurut dia, podcast di Diskominfo ini merupakan bukti inovasi yang dikembangkan secara bertahap, sesuai arahan dari Bupati Batang Wihaji.

“Ini bagus, karena menghadirkan tokoh yang bisa menggugah semangat generasi muda Batang menjadi wirausahawan yang andal,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 48
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 93
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 147
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 70
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 122
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 116