Ubah Limbah Kayu Jadi Jam Tangan Menawan

Senin, 18 Januari 2021 Jumadi Dibaca 2.587 kali IKM UKM UMKM
Ubah Limbah Kayu Jadi Jam Tangan Menawan
Batang - Nur Faisal Edi Nugroho (35), warga Desa Subah, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, memanfaatkan limbah kayu untuk dijadikan jam tangan yang menawan.

Batang - Nur Faisal Edi Nugroho (35), warga Desa Subah, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, memanfaatkan limbah kayu untuk dijadikan jam tangan yang menawan.

Sebelum menekuni pekerjaan membuat jam tangan kayu, Faisal hanya berprofesi sebagai guru honorer di salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kecamatan Subah.

Karena untuk kebutuhan sehari-hari dirasa kurang mencukupi, ia pun mulai memutar otak dengan membuat kerajinan jam tangan yang berasal dari limbah kayu.

Idenya ini tercetus sejak April 2019 lalu, berbekal dari hobi mengoleksi jam tangan dengan beragam model, serta kesukaannya mengotak-atik jam, Faisal mulai memproduksi jam tangan pertamanya yang berasal dari limbah kayu jati secara autodidak dan diberi label atau brand “Owa Watch”.

“Awalnya bahan baku yang saya gunakan hanya limbah kayu jati, karena di Kecamatan Subah ini banyak produksi meubel dan bak truk yang limbah kayunya tak terpakai, bahkan hanya dijadikan kayu bakar. Oleh karena itu, saya tergerak untuk mengolah limbah kayu jati menjadi jam tangan,” jelasnya saat diwawancarai di rumahnya, Senin (18/1/2021).

Selain limbah kayu jati, Faisal juga memproduksi jam tangan dari limbah kayu lain seperti, kayu maple, sonokeling, kelapa, dan sekarang mulai berkembang ke jam tangan dari limbah kayu sawo.

Berbeda dengan produksi jam tangan kayu lainnya, Faisal juga membeberkan, jam tangan kayu hasil produksinya memiliki ciri khas tersendiri, yaitu dari segi bahan baku dan modelnya. Untuk bahan baku yaitu dari pemanfaatan limbah kayu yang tak terpakai, sedangkan untuk modelnya mengusung tema abstrak timbul.

“Jadi, harapannya jam tangan kayu ini cocok untuk dipakai dalam momen apapun, baik formal maupun non formal, karena jam tangan kayu ini klasik, namun terlihat mewah,” ungkapnya.

Saat ini, Faisal bersama enam karyawannya mampu menghasilkan sekitar lima jam tangan kayu dalam sehari dengan omset penjualan mencapai Rp13 juta hingga Rp14 juta per bulan. Di masa pandemi seperti sekarang, dalam sehari, 2-3 jam tangan, laku terjual.

Untuk proses pembuatannya, Faisal pun mengaku tetap mempertahankan warna asli kayu serta motif alami yang keluar setelah kayu diamplas. Saat finishing, ia hanya mengoleskan cat khusus untuk kayu.

 

Produk jam tangan kayu hasil produksinya, selain dipasarkan secara lokal, juga secara online dengan memanfaatkan market place dan dikirim ke Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Bali, Nusa Tenggara Timur, bahkan hingga ke Papua.

“Untuk harga, jam tangan kayu dijual Rp250.000,00 hingga Rp500.000,00 per buah, tergantung dari bahan baku dan modelnya,” terangnya.

Ia berharap, produk jam tangan kayu miliknya dapat lebih dikenal oleh masyarakat dan bisa menginspirasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lain khususnya di Kabupaten Batang dan di Indonesia pada umumnya. (MC Batang, Jateng/Siska/Ardhy)

 

Berita Lainnya

Tampilkan Ketoprak Beksan di TMII, Seniman Batang Angkat Ketokohan Ki Ageng Gringsing Tampilkan Ketoprak Beksan di TMII, Seniman Batang Angkat Ketokohan Ki Ageng Gringsing
Tampilkan Ketoprak Beksan di TMII, Seniman Batang Angkat Ketokohan Ki Ageng Gringsing
Batang - Tradisi dan budaya Kabupaten Batang selalu menarik untuk diulik dari berbagai sudut pandang. Salah satunya pagelaran seni ketoprak beksan yang disuguhkan para seniman Batang, di bawah naungan Disdikbud dalam lakon Silir Pesisir yang akan ditampilkan dalam pentas Duta Seni di Anjungan Jawa Tengah TMII Jakarta, Minggu (18102026).
16 Okt 2026 Jumadi 75
Satpol PP Batang Amankan 10 Pelajar Bolos Sekolah, Orang Tua dan Guru Dipanggil Satpol PP Batang Amankan 10 Pelajar Bolos Sekolah, Orang Tua dan Guru Dipanggil
Satpol PP Batang Amankan 10 Pelajar Bolos Sekolah, Orang Tua dan Guru Dipanggil
Batang Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Batang menjaring 10 pelajar SMK BP2 Batang yang kedapatan bolos sekolah saat jam belajar berlangsung. Mereka ditemukan sedang nongkrong di Warung Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (16102026).
16 Okt 2026 Jumadi 95
Gelaran Kenduri Batik 2026 di Batang, Pamerkan Batik Rifaiyah Hingga Spesial Ndarboy Genk Orkestra Gelaran Kenduri Batik 2026 di Batang, Pamerkan Batik Rifaiyah Hingga Spesial Ndarboy Genk Orkestra
Gelaran Kenduri Batik 2026 di Batang, Pamerkan Batik Rifaiyah Hingga Spesial Ndarboy Genk Orkestra
Batang - Momen peringatan Hari Batik Nasional 2026 di Kabupaten Batang bakal dikemas berbeda. Berlokasi di sejuknya Destinasi Wisata Si Kembang Park, Kecamatan Blado, ajang bertajuk "Kenduri Batik 2026" siap digelar selama satu hari penuh pada Sabtu (17102026). Tidak sekadar pameran, gelaran ini menggabungkan edukasi warisan budaya, kebudayaan lokal, kuliner tradisional, hingga hiburan musik nasional.
16 Okt 2026 Jumadi 182
Realisasi Investasi Kabupaten Batang Lebihi Target Nasional Realisasi Investasi Kabupaten Batang Lebihi Target Nasional
Realisasi Investasi Kabupaten Batang Lebihi Target Nasional
Batang Kabupaten Batang kembali mengukuhkan posisinya sebagai magnet investasi yang kian memikat. Hingga memasuki triwulan ketiga tahun 2026, laju penanaman modal di daerah ini melonjak tajam hingga berhasil melampaui target nasional yang ditetapkan.
16 Okt 2026 Jumadi 112
Ketekunan Sesepuh Sembung yang Tetap Merumput Saat Pembangunan Jalan Tembus KITB Ketekunan Sesepuh Sembung yang Tetap Merumput Saat Pembangunan Jalan Tembus KITB
Ketekunan Sesepuh Sembung yang Tetap Merumput Saat Pembangunan Jalan Tembus KITB
Batang - Di tengah hamparan pepohonan jati yang mengering pada musim kemarau, Ratno, salah satu sesepuh Desa Sembung, tetap menjalani aktivitas sehari-hari dengan mencari rumput untuk memenuhi kebutuhan pakan ternaknya. Berbekal sabit dan mengenakan caping sebagai pelindung dari terik matahari, ia menyusuri jalan desa menuju area yang biasa menjadi tempatnya mencari rumput, yang saat ini sedang diperbaiki menjadi jalan tembus ke Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).
16 Okt 2026 Jumadi 94
Jalan Hasil Pengerjaan TMMD di Desa Sembung Mulai Bisa Dilalui Mobil Jalan Hasil Pengerjaan TMMD di Desa Sembung Mulai Bisa Dilalui Mobil
Jalan Hasil Pengerjaan TMMD di Desa Sembung Mulai Bisa Dilalui Mobil
Batang - Pembangunan infrastruktur melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 TA 2026 Kodim 0736Batang di Desa Sembung mulai menunjukkan perkembangan. Jalan yang sebelumnya diperlebar dan ditimbun material tanah kini sudah dapat dilalui kendaraan roda empat. Terlihat sebuah mobil melintasi ruas jalan yang menjadi salah satu sasaran pekerjaan fisik TMMD.
16 Okt 2026 Jumadi 86