Perayaan Natal Virtual, Penyelamatan Umat dari Covid-19

Jumat, 25 Desember 2020 Jumadi Dibaca 1.047 kali Kegiatan Keagamaan
Perayaan Natal Virtual, Penyelamatan Umat dari Covid-19
Batang - Pertama kalinya dalam sepanjang sejarah, ratusan jemaat Gereja Paroki Katolik Santo Yusup mengikuti Misa Malam Natal dan Misa Natal secara virtual, diakibatkan karena masih adanya pandemi Covid-19 di Kabupaten Batang khususnya dan Indonesia umumnya.

Batang - Pertama kalinya dalam sepanjang sejarah, ratusan jemaat Gereja Paroki Katolik Santo Yusup mengikuti Misa Malam Natal dan Misa Natal secara virtual, diakibatkan karena masih adanya pandemi Covid-19 di Kabupaten Batang khususnya dan Indonesia umumnya.

Petugas yang mengikuti Misa terbatas hanya 20 orang, sedangkan jemaat lainnya mengikuti secara virtual dari kediamannya. Pihak gereja pun mempersiapkan segala sesuatunya agar ibadah Misa Malam Natal dan Misa Natal dapat berjalan lancar, maka mengundang tim khusus yang berkompeten di bidangnya.

“Semangatnya masih sama untuk memuji Tuhan, walaupun tidak dihadiri umat secara langsung. Awalnya kami melihat gereja ini kosong di hari raya, rasanya terenyuh (terharu), tetapi selalu ingat pesan yang disampaikan Pemkab Batang, untuk mengurangi jumlah ibadah dan kerumunan, sehingga itu menjadi pertimbangan yang mengutamakan keselamatan umat,” Kata Wakil Ketua Dewan Pastoral Paroki Santo Yusup Batang, Markus Andri Joko Purnomo, saat dikonfirmasi usai Misa Natal, Jumat (25/12/2020).

Ia mengharapkan, Misa Natal virtual ini dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Meski demikian nilai kekhusu’an umat dalam beribadah tidak berkurang.

“Di rumah masing-masing juga disamping menyaksikan di depan layar, tapi jemaat pun berpakaian resmi dilengkapi sarana prasarana di rumah layaknya beribadah di dalam gereja,” ujarnya.

Ia menerangkan, andai kata tidak terjadi Covid-19 pihak gereja merencanakan ada sekitar 300 jemaat yang akan mengikuti ibadah tatap muka. Namun karena masih ada pandemi, maka 20 jemaat saja yang mengikuti langsung.

“Jemaat yang hadir terbagi menjadi tim paduan suara 10 orang, pengurus Dewan Pastoral Paroki 5 orang, anak-anak pelayan Misa 4 orang, perwakilan jemaat 1 orang,” jelasnya.

Markus menambahkan, pihaknya memutuskan hingga kondisi yang memungkinkan gereja akan ditutup terlebih dahulu, tidak akan digelar Misa.

“Kalau ada ibadah mingguan digelar di rumah Pastor,” katanya.

Sementara itu, Founder RGP Project, Augasta mengutarakan, sebagai makhluk sosial dan beragama sudah sewajarnya untuk saling membantu jika ada saudara yang membutuhkan pertolongan.

Menjadi bagian untuk menyukseskan pelaksanaan ibadah Misa Malam Natal dan Misa Natal bagi saudara-saudara umat Katolik, menjadikan Gasta, sapaan akrabnya merasa bahagia dan bangga, karena kemampuannya dapat mempermudah mereka menjalankan ibadahnya.

“Selama ini saya dan tim hanya membantu pelaksanaan acara hiburan dan pengajian secara virtual, tapi sejak ada pandemi kami jadi bermanfaat bagi agama lain, rasanya benar-benar membahagiakan,” ungkapnya.

Ia mengatakan, saat ini masyarakat Indonesia sedang memasuki masa-masa transisi hingga tahun 2021, tentu kegiatan secara virtual masih banyak digelar.

“Dengan adanya Covid-19, justru menjadikan kita semakin kreatif, contohnya melakukan kegiatan keagamaan yang semula bertatap muka, sekarang harus serba virtual,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

 

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 21
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 87
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 140
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 62
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 85
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 36