Strategi Bidik Normal Jurus Cofit, Bentuk Inovasi Pemkab Batang di Bidang PNF

Kamis, 09 Juli 2020 Jumadi Dibaca 665 kali Teknologi
Strategi Bidik Normal Jurus Cofit, Bentuk Inovasi Pemkab Batang di Bidang PNF
Batang Bupati Batang Wihaji, mengikuti presentasi dan wawancara dalam rangka Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2020 di Lingkungan Pemerintah Daerah secara daring (virtual) di Ruang Abirawa Kantor Bupati Batang, Rabu (8/7/2020).

Batang Bupati Batang Wihaji, mengikuti presentasi dan wawancara dalam rangka Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2020 di Lingkungan Pemerintah Daerah secara daring (virtual) di Ruang Abirawa Kantor Bupati Batang, Rabu (8/7/2020).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan-RB RI) ini diikuti oleh para inovator dan admin lokal yang masuk Top 99 KIPP Tahun 2020 baik Kementerian, Badan Usaha, serta Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota se-Indonesia.

Bupati Batang Wihaji dalam paparannya mengatakan, inovasi yang diajukan yaitu Strategi Bidik Normal Jurus Cofit, merupakan akronim dari Strategi Bidang Pendidikan Non Formal Menuju Wirausaha Berorientasi Profit yang digagas oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang.

“Strategi ini menjawab bagaimana persoalan di masyarakat berkenaan dengan kemandirian, yang selama ini menjadi masalah tidak hanya di Kabupaten Batang, tetapi juga di seluruh daerah, sehingga bisa mendapatkan manfaat dari program yang dilahirkan,” jelasnya.

Dijelaskannya, keunikan dari strategi ini yaitu pelatihan yang dilakukan oleh Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP), wajib menghadirkan dua hal yaitu modal dan market yang jelas, serta bekerjasama dengan berbagai mitra salah satunya yaitu Google School Indonesia.

“Permasalahan di era sekarang, beberapa pelatihan yang bersifat formal tidak adanya tindak lanjut dan pendampingan. Di sinilah inovasi tentang jurus Cofit sebagai jawaban yang tidak hanya pelatihan, tetapi juga ada tindak lanjutnya sebagai contohnya yaitu pelatihan pembuatan kompos daun kakao yang sudah diekspor hingga ke Jepang dan Kuwait,” terangnya.

Sementara, Deputi Bidang Pelayanan Publik Kemenpan-RB RI Diah Natalisa menyampaikan, adanya kebijakan KIPP ini dalam rangka mendorong instansi untuk berkompetisi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Penilaian KIPP terdiri dari latar belakang atau analisis masalah, keunikan, implementasi dan keunikan, dampak sebelum dan sesudah, keberlanjutan, dan potensi direplikasi oleh daerah lain,” tuturnya.

Sedangkan, Kasi Pembinaan dan Pengembangan Pendidikan Non Formal dan Informal Disdikbud Kabupaten Batang Rini Diana Anggriani mengatakan presentasi dan wawancara KIPP Tahun 2020 secara daring ini sangat luar biasa, artinya walaupun di tengah pandemi seperti sekarang, tetapi tetap berjalan dengan baik.

“Harapannya semoga kita bisa masuk dalam Top 45 KIPP Tahun 2020,” pintanya. (MC Batang, Jateng/Ardhy/Jumadi)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 24
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 87
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 140
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 63
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 87
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 53