SMK Muhammadiyah Batang Bekali Anak Didik Rukiah Mandiri

Sabtu, 02 November 2019 Jumadi Dibaca 970 kali Kegiatan Keagamaan
SMK Muhammadiyah Batang Bekali Anak Didik Rukiah Mandiri
Batang - Sebagai seorang muslim tentu mengetahui adanya hal-hal gaib yang setiap saat dapat mengganggu. Maka untuk menanggulanginya, para pelajar SMK Muhammadiyah Batang, diberikan pelatihan rukiah sesuai syariat Islam, dengan mengundang praktisi rukiah di Mushola SMK Muhammadiyah Cepoko Kuning, Kabupaten Batang, Sabtu (2/11/2019).

Wakil Kepala Bidang Kurikulum SMK Muhammadiyah Batang, Saiful Humam mengutarakan, pelatihan rukiah ini dilakukan untuk menanggulangi semua hal gaib, yang dimungkinkan dapat masuk ke dalam diri, karena seringkali anak didik melakukan kegiatan di luar sekolah seperti kemah.

“Manfaat rukiah mandiri, nantinya jika ada teman mereka yang diganggu makhluk gaib, tanpa memanggil guru pun, bisa langsung menanganinya sendiri. Seandainya sudah berusaha ternyata tidak mampu, baru diserahkan kepada ahli rukiah,” tuturnya.

“Mereka sangat antusias, apabila terjadi sesuatu hal sudah mempunyai pegangan” ungkapnya.

Saiful Humam mengimbau kepada seluruh umat muslim, apabila ada saudara atau teman yang mengalami gangguan dari makhluk gaib, mari kita tangani sendiri dulu, yang dilakukan menggunakan rukyah mandiri maupun bersama.

Salah seorang perukiah, Ustaz Khairul Imam mengemukakan, rukiah artinya sebuah doa yang dibaca dari ayat suci Alquran. Namun secara umum dibagi manjadi dua, yaitu rukiah sesuai syar’iyah dan syirkiyah.

“Kalau rukiah syar’iyah yang dibacakan adalah doa-doa dari Alquran maupun yang diajarkan Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wassalam, dengan suara nyaring, tapi kalau rukiah syirkiyah kadang ada doa-doa, namun tidak jelas maknanya, misalnya membaca ayat yang diputarbalikkan,” paparnya.

Ia menerangkan, rukiah tidak hanya bermanfaat menangani orang-orang yang kesurupan saja, tetapi lebih dari itu juga untuk mengobati penyakit medis maupun psikis.

“Maka, yang paling utama bagi seorang muslim, ketika kita sakit yang diingat adalah Alquran. Terapi dulu dengan Alquran, jika masih sakit silakan menggunakan herbal, kalau belum sembuh baru konsultasikan ke dokter,” imbaunya.

Ustaz Khoirul menjelaskan, secara garis besar terdapat empat penyakit non medis yakni gangguan jin, sihir, ain dan khasad.

“Contohnya, gangguan a’in karena kekaguman seseorang yang tidak diiringi bacaan masya Allah, barokallah maupun tabarokallah. Boleh kita kagum, tapi awalilah dengan dzikir biar tidak terkena a’in,” ungkapnya.

Ustaz Khoirul menyarankan, jika hasil dari konsultasi dengan praktisi rukiah syar’i jelas diganggu oleh jin, sebaiknya rutin melakukan rukiah mandiri, karena lebih dahsyat. Di samping itu, kita harus mengintrospeksi diri, bisa jadi masih menyimpan sakit hati, kedengkian, amarah dan kekecewaan yang menyebabkan jin terikat dalam tubuh.

“Semua ayat suci Alquran baik kalau kita hafal, tapi lebih bagus jika sesuai resep Nabi Muhammad, dengan membaca surat Al-Falaq dan An-Nas, ayat Kursi serta surat Al-Fatihah sebanyak tiga hingga tujuh kali yang penting ganjil, makin banyak makin bagus, asalkan sesuai petunjuk nabi,” terangnya.

Ustaz Khoirul berpesan kepada seluruh kaum muslimin di Kabupaten Batang, berobatlah dengan Alquran yang bernama lain asyifa’ atau obat. 

“Sebagaimana Allah berfirman : “Tidaklah Allah menurunkan Alquran kecuali di dalam Alquran itu sendiri itu ada obat penawar”,” tandasnya.

Setelah diberikan pelatihan, para pelajar mengucapkan terima kasih kepada pihak sekolah dan perukiah, karena kini dapat membentengi diri mereka sendiri jika diganggu makhluk halus sesuai tuntunan syariat Islam. (MC Batang, Jateng/Heri)


Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 53
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 95
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 150
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 74
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 126
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 127