Bupati Batang : Berteater, Cara Mengkritik yang Intelek

Minggu, 06 Oktober 2019 Jumadi Dibaca 809 kali Seni dan Budaya
Bupati Batang : Berteater, Cara Mengkritik yang Intelek
Batang - Bupati Batang Wihaji memandang hal yang lumrah, ketika kelompok teater berisi orang-orang idealis yang mengkritik jalannya sistem pemerintahan dalam suatu negara, dengan sudut pandang pelaku teater.

“Saya tidak mempermasalahkannya, karena itu cara mereka untuk menyampaikan kritik sosial dengan cara-cara intelektual dan moderat, yang jauh dari kesan anarkis,” kata Bupati Wihaji usai menyaksikan penampilan Teater Sandilara Surakarta dengan lakon “DOM”, sebagai bintang tamu dalam Festival Drama Pelajar, di Gedung Wanita Kabupaten Batang, Minggu (6/10/2019).

Bupati menyatakan, kritik yang disampaikan menggunakan seni teater, tentu pemerintah daerah akan lebih elegan ketika menerima masukan itu. 

“Mereka juga bebas untuk mengapresiasi dan mengkritik apa saja, karena ruang berdemokrasi kita sekarang ini sudah sedemikian luasnya,” tegasnya.

Menurut Bupati, teater merupakan wujud seni berekspresi di atas panggung, dengan pendekatan untuk membangun karakter anak.

“Seniman itu lebih jujur, sangat tepat rasanya jika Saya menyampaikan kejujuran itu  adalah sebuah harga yang mahal di zaman sekarang ini,” ungkapnya.

Secara pribadi sangat menyukai dan selaku Kepala Daerah, akan mendukung sepenuhnya bagi insan-insan yang bergerak di bidang seni, karena merekalah yang siap mengawal bangsa ini dengan kejujurannya.

“Ke depan di Indonesia dibutuhkan orang-orang yang jujur, mengerti permasalahan bangsa ini, demi kemajuan bangsa,” tandasnya.

Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKD) Batang, Tri Bakdo mengapresiasi semangat generasi muda Batang yang mengikuti Festival Drama Pelajar, selama tiga hari berturut-turut.

“Mereka rela mengeluarkan dana yang cukup besar, demi supaya tampil di hadapan dewan juri dan penikmat seni,” sanjung Mas Bakdo sapaan akrabnya.

Selama lima tahun berturut-turut DKD Batang menggelar, ia menilai sudah terlihat hasilnya. Dengan makin membludaknya peserta maupun penonton Festival Drama Pelajar di Batang.

“Selanjutnya, DKD bersama Pemkab Batang tinggal mengarahkan mereka supaya menjadi pemain teater yang profesional,” tegasnya.

Sementara menurut Ketua Panitia Festival Drama Pelajar, Akhmad Syaiful Muluq, dari tahun ke tahun pelajar Batang yang berminat di bidang seni teater makin banyak. Dibuktikan dengan penilaian yang diberikan pun semakin ketat, karena kualitas yang ditampilkan makin meningkat.

“Yang menjadi juara pertama yaitu Teater Undercover dari SMKN 1 Batang, juara kedua Teater Lentera dari MA Darussalam Subah dan juara ketiga Teater Langit SMKN 1 Kandeman,” tuturnya.

Pelatih Teater Undercover, Winarso mengungkapkan, untuk menjadi juara, tidak bisa dicapai secara instan, tetapi membutuhkan proses panjang.

“Dibutuhkan ketekunan dan totalitas, saat berlatih, agar saat tampil di atas panggung bisa menunjukkan hasil yang maksimal,” tuturnya. (MC Batang, Jateng/Heri)


Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 64
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 99
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 154
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 78
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 129
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 143