Bupati Batang : Seniman Butuh Ruang Berekspresi

Minggu, 06 Oktober 2019 Jumadi Dibaca 1.115 kali Seni dan Budaya
Bupati Batang : Seniman Butuh Ruang Berekspresi
Batang - Sebuah karya dibuat dengan penuh daya imajinasi dari seorang seniman, pada akhirnya harus disuguhkan bagi para penikmat seni. Namun selama ini, mereka yang berjiwa seni tinggi, belum memiki ruang khusus untuk mengekspresikan karyanya, karena Kota Batang belum mempunyai gedung kesenian maupun taman budaya.

Bagi Bupati Batang Wihaji, hal itu masih menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan. Maka di hadapan insan dan penikmat seni, ia berupaya untuk mewujudkan cita-cita warganya supaya Batang memiliki media untuk berekspresi.

“Memang di Batang ini kan belum punya gedung kesenian, sementara setiap kali ada kegiatan di Jalan Veteran. Ini PR, coba nanti kita pikirkan untuk jangka pendek dan jangka panjangnya, kita akan cek perkembangannya tahun-tahun ke depan,” ungkap pria yang pernah menjadi bagian dari anak teater kampus, usai menyerahkan penghargaan kepada pemenang Festival Drama Pelajar di Gedung Wanita Kabupaten Batang, Minggu (6/10/2019).

Menurut Bupati, Kota membutuhkan gedung kesenian, sebagai ruang bagi para seniman dan kaum milenialnya untuk mengekspresikan imajinasinya, baik di bidang teater, musik, tari maupun seni rupa.

“Seni itu memang harus dipublikasikan untuk khalayak, terutama bagi mereka yang memiliki jiwa seni yang tinggi dan tak bisa dibendung lagi di wilayah Batang,” tuturnya.

Untuk Gedung Wanita ini, lanjutnya, akan coba kita lihat dulu substansi dari gedung itu. “Selama ini kalau ada kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan pementasan memang di sini, tinggal berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR). 

Bupati Wihaji menegaskan, masyarakat Kabupaten Batang harus sedikit bersabar, karena untuk memutuskan Gedung Wanita menjadi Gedung Kesenian, memerlukan pemikiran dan perencanaan yang lebih mendalam.

“Melihat semangat dan geliat berkesenian dari kaum milenial Batang, Pemkab harus memberikan ruang istimewa bagi penikmatnya,” tandas Bupati Wihaji.

Sementara mendengar rencana Bupati Wihaji yang ingin menjadikan Gedung Wanita  sebagai gedung kesenian, Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKD) Batang, Tri Bakdo merasa bahagia, karena cita-cita itu sudah sejak lama diidamkan oleh para insan seni di Kabupaten Batang.

“Karena di sini kan masih tempat olahraga, nanti ketika Gedung Olahraga (GOR) itu sudah jadi, tidak ada lagi alasan di sini untuk olahraga. Tinggal di sini dibangun untuk gedung kesenian,” ungkapnya.

Hal itu bagus sekali, lanjutnya, karena pemuda Batang itu tidak mempunyai ruang untuk mengekspresikan jiwa seni mereka. 

“Pemuda itu kalau malam minggu mau nongkrongnya ning endi (berkumpulnya di mana) kan ndak punya. Lha kalau di sini gedung kesenian, syukur-syukur bisa jadi taman budaya, kan luar biasa,” ujar seniman seni rupa yang karyanya telah merambah ke mancanegara.

Ia menjabarkan, taman budaya itu, untuk menampung eksistensi semua kesenian teman-teman di Batang. 

“Semangat berkesenian generasi muda Batang sangat luar biasa, karena sudah diakui oleh seniman-seniman dari luar kota yang telah tiga hari tiga malam menikmati suguhan istimewa, yaitu Festival Teater Pelajar yang memukau,” tegasnya. (MC Batang, Jateng/Heri)


Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 64
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 99
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 154
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 78
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 129
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 142