Bupati Batang : Seniman Butuh Ruang Berekspresi

Minggu, 06 Oktober 2019 Jumadi Dibaca 1.133 kali Seni dan Budaya
Bupati Batang : Seniman Butuh Ruang Berekspresi
Batang - Sebuah karya dibuat dengan penuh daya imajinasi dari seorang seniman, pada akhirnya harus disuguhkan bagi para penikmat seni. Namun selama ini, mereka yang berjiwa seni tinggi, belum memiki ruang khusus untuk mengekspresikan karyanya, karena Kota Batang belum mempunyai gedung kesenian maupun taman budaya.

Bagi Bupati Batang Wihaji, hal itu masih menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan. Maka di hadapan insan dan penikmat seni, ia berupaya untuk mewujudkan cita-cita warganya supaya Batang memiliki media untuk berekspresi.

“Memang di Batang ini kan belum punya gedung kesenian, sementara setiap kali ada kegiatan di Jalan Veteran. Ini PR, coba nanti kita pikirkan untuk jangka pendek dan jangka panjangnya, kita akan cek perkembangannya tahun-tahun ke depan,” ungkap pria yang pernah menjadi bagian dari anak teater kampus, usai menyerahkan penghargaan kepada pemenang Festival Drama Pelajar di Gedung Wanita Kabupaten Batang, Minggu (6/10/2019).

Menurut Bupati, Kota membutuhkan gedung kesenian, sebagai ruang bagi para seniman dan kaum milenialnya untuk mengekspresikan imajinasinya, baik di bidang teater, musik, tari maupun seni rupa.

“Seni itu memang harus dipublikasikan untuk khalayak, terutama bagi mereka yang memiliki jiwa seni yang tinggi dan tak bisa dibendung lagi di wilayah Batang,” tuturnya.

Untuk Gedung Wanita ini, lanjutnya, akan coba kita lihat dulu substansi dari gedung itu. “Selama ini kalau ada kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan pementasan memang di sini, tinggal berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR). 

Bupati Wihaji menegaskan, masyarakat Kabupaten Batang harus sedikit bersabar, karena untuk memutuskan Gedung Wanita menjadi Gedung Kesenian, memerlukan pemikiran dan perencanaan yang lebih mendalam.

“Melihat semangat dan geliat berkesenian dari kaum milenial Batang, Pemkab harus memberikan ruang istimewa bagi penikmatnya,” tandas Bupati Wihaji.

Sementara mendengar rencana Bupati Wihaji yang ingin menjadikan Gedung Wanita  sebagai gedung kesenian, Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKD) Batang, Tri Bakdo merasa bahagia, karena cita-cita itu sudah sejak lama diidamkan oleh para insan seni di Kabupaten Batang.

“Karena di sini kan masih tempat olahraga, nanti ketika Gedung Olahraga (GOR) itu sudah jadi, tidak ada lagi alasan di sini untuk olahraga. Tinggal di sini dibangun untuk gedung kesenian,” ungkapnya.

Hal itu bagus sekali, lanjutnya, karena pemuda Batang itu tidak mempunyai ruang untuk mengekspresikan jiwa seni mereka. 

“Pemuda itu kalau malam minggu mau nongkrongnya ning endi (berkumpulnya di mana) kan ndak punya. Lha kalau di sini gedung kesenian, syukur-syukur bisa jadi taman budaya, kan luar biasa,” ujar seniman seni rupa yang karyanya telah merambah ke mancanegara.

Ia menjabarkan, taman budaya itu, untuk menampung eksistensi semua kesenian teman-teman di Batang. 

“Semangat berkesenian generasi muda Batang sangat luar biasa, karena sudah diakui oleh seniman-seniman dari luar kota yang telah tiga hari tiga malam menikmati suguhan istimewa, yaitu Festival Teater Pelajar yang memukau,” tegasnya. (MC Batang, Jateng/Heri)


Berita Lainnya

Peduli Pejuang Nafkah, Excellent Zakat Bagikan Sarapan Gratis Peduli Pejuang Nafkah, Excellent Zakat Bagikan Sarapan Gratis
Peduli Pejuang Nafkah, Excellent Zakat Bagikan Sarapan Gratis
Excellent Zakat bekerja sama dengan Garazawa Kemenag Batang membagikan 100 paket sarapan gratis kepada para pejuang nafkah dalam program Jumat Berkah sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus membantu memenuhi kebutuhan makan pagi. Kegiatan ini diharapkan berlangsung rutin dan menginspirasi lembaga amil zakat lainnya untuk menyalurkan bantuan secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.
30 Okt 2026 Jumadi 108
Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Tradisi Nyadran Gunung Silurah di Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, terus dilestarikan secara turun-temurun sebagai ungkapan rasa syukur, doa keselamatan, dan penghormatan terhadap leluhur. Selain mempertahankan prosesi adat, kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi anak-anak dan generasi muda agar mengenal, mencintai, serta menjaga warisan budaya lokal supaya tidak hilang ditelan zaman.
30 Okt 2026 Jumadi 219
Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH
Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan bersama Wakil Bupati Suyono menyerap aspirasi warga Desa Candirejo terkait perbaikan jalan desa dan bantuan RTLH. Pemkab Batang akan mempertimbangkan usulan tersebut dalam perencanaan anggaran 2027, sekaligus menyiapkan pemasangan 9.100 titik lampu penerangan jalan mulai Desember 2026. Bupati juga mendorong pemerintah desa mengoptimalkan anggaran melalui gotong royong masyarakat agar pembangunan tetap berjalan meski anggaran desa terbatas.
30 Okt 2026 Jumadi 77
Langkah Tegas Bupati Batang Tekan Kebocoran PAD Dapat Acungan Jempol dari BI Langkah Tegas Bupati Batang Tekan Kebocoran PAD Dapat Acungan Jempol dari BI
Langkah Tegas Bupati Batang Tekan Kebocoran PAD Dapat Acungan Jempol dari BI
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi langkah Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mendorong digitalisasi pembayaran retribusi parkir dan objek wisata melalui QRIS untuk menekan kebocoran PAD. BI menilai tantangan utama bukan pada penyediaan sarana, melainkan membangun kebiasaan transaksi non-tunai bagi petugas dan masyarakat. Pendapatan yang terkumpul secara transparan diharapkan dapat dikembalikan untuk meningkatkan fasilitas dan kualitas pelayanan wisata.
30 Okt 2026 Jumadi 66
Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan
Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan
Pemkab Batang merencanakan pembangunan rumah sakit daerah di wilayah selatan dengan mempertimbangkan Kecamatan Bawang, Reban, dan Bandar untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Selain itu, Pemkab Batang menargetkan kembali mencapai status Universal Health Coverage (UHC) pada November 2026 dengan dukungan anggaran sekitar Rp90 miliar per tahun untuk menjamin masyarakat tetap mendapatkan layanan kesehatan.
30 Okt 2026 Jumadi 51
Panjat Tebing Batang Panen Medali, Asa Tambahan Emas Terbuka Lebar di Nomor Perorangan Panjat Tebing Batang Panen Medali, Asa Tambahan Emas Terbuka Lebar di Nomor Perorangan
Panjat Tebing Batang Panen Medali, Asa Tambahan Emas Terbuka Lebar di Nomor Perorangan
Batang - Dinding tinggi bukan lagi sekadar rintangan, melainkan panggung pembuktian bagi ketangguhan para atlet muda. Kontingen Kabupaten Batang kembali mengukir tinta emas di ajang PORPROV XVII Jawa Tengah 2026. Cabang olahraga panjat tebing sukses memecah kebuntuan dengan mempersembahkan medali emas perdana lewat aksi luar biasa di nomor Speed Relay Putri.
29 Okt 2026 Jumadi 138