Bupati Batang Tampil Sebagai Dalang Wayang Kulit dengan Lakon Dewa Ruci

Sabtu, 31 Agustus 2019 Jumadi Dibaca 2.062 kali Seni dan Budaya
Bupati Batang Tampil Sebagai Dalang Wayang Kulit dengan Lakon Dewa Ruci

Batang - Walau hanya satu jam dalam memainkan wayang kulit, Bupati Batang Wihaji yang dalam kesempatan ini tampil sebagai dalang, dengan lincah dan terampil memainkan tokoh wayang dalam pentasnya di Jalan Veteran Kabupaten Batang, Sabtu malam (31/8/2019).

Pagelaran wayang kulit dalam rangka memperingati Ulang Tahun Kemerdekaan ke 75 Republik Indonesia, bertepatan pula dengan malam satu suro dan 1 Muharam atau tahun Baru Islam. 

Bupati Batang Wihaji dalam pentasnya berkolaborasi dengan dalang Ki Utomo dan Ki Santoso dari Kabupaten Batang dengan lakon Dewa Ruci. 

"Saya pencinta wayang, ketika diminta oleh PEPADI (Persatuan Pedalangan Indonesia) Batang, mengawali pentas untuk menghibur masyarakat Batang," kata Bupati Batang Wihaji usai jadi dalang. 

Pentas ini menjadi pengalaman kali kedua lanjutnya, walau dengan durasi satu jam memainkan wayang dengan lakon Dewa Ruci lebih pada mengampanyekan kecintaannya terhadap budaya agar lebih digemari dan dicintai oleh masyarakat, karena wayang mulai tergeser dengan budaya lain. 

"Zaman perwalian wayang sebagai media dakwah, dengan filosofi kehidupan kita sehari - hari dari lakon Werkudoro, Gatot Kaca dan Sengkuni ada di kehidupan kita, maka pendekatan perubahan  yang paling pas yakni budaya," jelasnya.

Tidak dipungkiri, imbuhnya, kemajuan zaman di era revolusi industri yang semakin kompetitif, kalau tidak ada yang melestarikan seni budaya sebagai kearifan lokal akan hilang dari peradaban.

"Oleh karena itu, melalui organisasi PEPADI Kabupaten Batang, Pemkab melakukan pembinaan kepada calon-calon dalang muda agar lebih kreatif dan tidak monoton, sehingga dapat diterima oleh kaum milenial," terangnya.

Ia juga menjelaskan Dewa Ruci adalah nama seorang Dewa kerdil (mini) yang dijumpai oleh Bima atau Werkudara dalam sebuah perjalanan mencari air kehidupan untuk menjaga kedamaian dengan simbol banyu suci prawitosari. 

"Lakon ini mengajarkan agar masyarakat hidup tidak sekadar bergerak, namun juga harus didasari olah rasa dan batin. Karena semua itu, berkaitan dengan Yang Maha Kuasa setiap gerak dalam kehidupan bukan hanya perpindahan fisik,” ujarnya.

Bupati menyampaikan, tidak hanya berdasar pada hitungan rasio, namun ada laku batin dan olah rasa karena semua perbuatan pasti ada pertanggungjawabannya. (Humas Batang, Jateng/Edo)


Berita Lainnya

Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet
Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet
Kontingen Kabupaten Batang menempati peringkat ke-30 pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026 dengan raihan 4 medali emas, 13 perak, dan 14 perunggu, belum mencapai target 10 besar. Meski demikian, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan tetap memberikan apresiasi atas perjuangan atlet, pelatih, dan seluruh tim. Ke depan, KONI bersama pemerintah daerah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pembinaan atlet dan fasilitas penunjang sebagai upaya meningkatkan prestasi olahraga Batang pada kompetisi berikutnya.
31 Okt 2026 Jumadi 229
Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan
Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan
Siswa kelas XII SMK Bintara Batang, Ivan Slamet Kurniawan, berhasil meraih juara pertama kategori boxing putra kelas 51 kilogram dalam Kejuaraan Pekalongan Gladiator Season 3. Prestasi tersebut menjadi hasil dari latihan dan persiapan fisik, sekaligus menambah pengalaman serta melatih mental untuk menghadapi kompetisi yang lebih besar.
31 Okt 2026 Jumadi 79
Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH
Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan bersama Wakil Bupati Suyono menyerap aspirasi warga Desa Candirejo terkait perbaikan jalan desa dan bantuan RTLH. Pemkab Batang akan mempertimbangkan usulan tersebut dalam perencanaan anggaran 2027, sekaligus menyiapkan pemasangan 9.100 titik lampu penerangan jalan mulai Desember 2026. Bupati juga mendorong pemerintah desa mengoptimalkan anggaran melalui gotong royong masyarakat agar pembangunan tetap berjalan meski anggaran desa terbatas.
30 Okt 2026 Jumadi 151
Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Tradisi Nyadran Gunung Silurah di Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, terus dilestarikan secara turun-temurun sebagai ungkapan rasa syukur, doa keselamatan, dan penghormatan terhadap leluhur. Selain mempertahankan prosesi adat, kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi anak-anak dan generasi muda agar mengenal, mencintai, serta menjaga warisan budaya lokal supaya tidak hilang ditelan zaman.
30 Okt 2026 Jumadi 9229
Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan
Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan
Pemkab Batang merencanakan pembangunan rumah sakit daerah di wilayah selatan dengan mempertimbangkan Kecamatan Bawang, Reban, dan Bandar untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Selain itu, Pemkab Batang menargetkan kembali mencapai status Universal Health Coverage (UHC) pada November 2026 dengan dukungan anggaran sekitar Rp90 miliar per tahun untuk menjamin masyarakat tetap mendapatkan layanan kesehatan.
30 Okt 2026 Jumadi 120
Cegah Kekerasan di Sekolah, DP3AP2KB Batang Buka Ruang Bercerita Cegah Kekerasan di Sekolah, DP3AP2KB Batang Buka Ruang Bercerita
Cegah Kekerasan di Sekolah, DP3AP2KB Batang Buka Ruang Bercerita
DP3AP2KB Kabupaten Batang melalui program UPTD Menyapa menghadirkan Ruang Cerita dan Ruang Tumbuh sebagai wadah aman bagi pelajar untuk menyampaikan permasalahan, berkonsultasi dengan psikolog, serta mendapatkan edukasi hukum. Program ini bertujuan mencegah kekerasan dan perundungan di lingkungan sekolah sekaligus meningkatkan keberanian remaja dalam menjaga kesehatan mental dan melaporkan tindakan kekerasan.
30 Okt 2026 Jumadi 79