Perkuat Kesiapsiagaan, BPBD Tingkatkan Kapasitas Destana Kabupaten Batang

Kamis, 17 September 2026 Jumadi Dibaca 23 kali Pelayanan Publik
Perkuat Kesiapsiagaan, BPBD Tingkatkan Kapasitas Destana Kabupaten Batang
Kepala Pelaksana BPBD Batang Wawan Nurdiansyah memberikan sambutan dalam menggelar Bimtek Penanganan Kedaruratan bagi Desa Tangguh Bencana (Destana) di lapangan upacara Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang.
Batang Kesiapsiagaan masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam menghadapi bencana. Keberadaan Desa Tangguh Bencana (Destana) diharapkan mampu memperkuat kemampuan masyarakat dalam memahami risiko, mengelola sumber daya, serta merespons situasi kedaruratan di wilayahnya.

Batang – Kesiapsiagaan masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam menghadapi bencana. Keberadaan Desa Tangguh Bencana (Destana) diharapkan mampu memperkuat kemampuan masyarakat dalam memahami risiko, mengelola sumber daya, serta merespons situasi kedaruratan di wilayahnya.

Hal tersebut menjadi fokus Bimbingan Teknis (Bimtek) Penanganan Kedaruratan bagi Desa Tangguh Bencana (Destana) Kabupaten Batang Tahun 2026 yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah bersama BPBD Kabupaten Batang.

Kegiatan berlangsung selama dua hari, Rabu-Kamis (16-17 September 2026), di Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang. Peserta mendapatkan pembekalan mengenai penanganan situasi kedaruratan, manajemen logistik, serta simulasi yang disesuaikan dengan kondisi yang berpotensi terjadi di lapangan.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Provinsi Jawa Tengah Bergas Catursasi mengatakan, pembentukan Destana perlu diikuti dengan pembekalan secara berkelanjutan agar masyarakat memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam menghadapi bencana.

“Dengan terbangunnya kelembagaan Destana, tentu masih diperlukan pembekalan secara berkelanjutan. Masyarakat perlu memahami kondisi kebencanaan sekaligus mampu memobilisasi sumber daya yang dimiliki desa,” katanya saat ditemui di lapangan upacara Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang, Kamis (17/9/2026).

Menurutnya, kemampuan mengoptimalkan berbagai potensi yang dimiliki desa merupakan bagian penting dalam mendukung penanganan bencana.

“Paling tidak, mereka memiliki kemampuan untuk memahami situasi dan mengoptimalkan sumber daya yang ada, termasuk sarana dan prasarana desa, dalam mendukung penanganan bencana,” jelasnya.

Bergas menambahkan, Bimtek tidak hanya berisi pembelajaran secara teori. Peserta juga mengikuti simulasi sehingga dapat memahami penerapan pengetahuan dalam kondisi kedaruratan.

“Dalam Bimtek kali ini, peserta mendapatkan pembekalan terkait situasi kedaruratan dan manajemen logistik. Selain materi, kami juga memberikan simulasi agar peserta memiliki pengalaman menghadapi kondisi kedaruratan secara langsung,” tuturnya.

Ia berharap, kegiatan tersebut dapat meningkatkan kemampuan peserta dalam mengambil keputusan dan melakukan tindakan secara cepat serta tepat ketika menghadapi bencana.

“Harapannya, melalui simulasi ini, peserta semakin siap mengambil langkah cepat dan tepat ketika menghadapi bencana di wilayah masing-masing,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Batang Wawan Nurdiansyah mengatakan, Destana memiliki posisi penting dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat di tingkat desa. Menurutnya, masyarakat yang berada di sekitar lokasi kejadian dapat memberikan respons dan pertolongan sesuai kemampuan yang dimiliki sembari menunggu dukungan dari petugas maupun unsur penanggulangan bencana lainnya.

“Destana memiliki peran penting dalam penanganan bencana. Ketika terjadi suatu peristiwa, orang yang berada paling dekat dengan lokasi biasanya dapat memberikan pertolongan sesuai kemampuan yang dimiliki,” tegasnya.

Karena itu, ia berharap pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh melalui Bimtek tidak berhenti pada peserta, tetapi dapat diterapkan dan dibagikan kepada masyarakat di lingkungan masing-masing.

“Kami berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama Bimtek dapat diteruskan kepada masyarakat di lingkungan masing-masing, sehingga manfaatnya semakin luas,” ujar dia.

Melalui kegiatan tersebut, kapasitas Destana di Kabupaten Batang diharapkan semakin kuat. Masyarakat tidak hanya memiliki pemahaman mengenai risiko bencana, tetapi juga mampu memanfaatkan potensi dan sumber daya yang tersedia untuk mendukung kesiapsiagaan serta penanganan kedaruratan. (MC Batang, Jateng/Jumadi)

Berita Lainnya

Ribuan Mangrove Disebar di Pantai Kuripan Subah, Benteng Hijau Pesisir Batang Halau Abrasi Ribuan Mangrove Disebar di Pantai Kuripan Subah, Benteng Hijau Pesisir Batang Halau Abrasi
Ribuan Mangrove Disebar di Pantai Kuripan Subah, Benteng Hijau Pesisir Batang Halau Abrasi
Batang - Ribuan bibit mangrove disebar di kawasan Pantai Kuripan, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang. Langkah kolaboratif ini ditempuh sebagai perisai hijau dalam membendung risiko abrasi serta menjaga daratan dari ancaman penipisan garis pantai.
17 Sep 2026 Jumadi 51
Waspada Karhutla, PMI Batang Perkuat Kesiapsiagaan Relawan Dengan Simulasi Waspada Karhutla, PMI Batang Perkuat Kesiapsiagaan Relawan Dengan Simulasi
Waspada Karhutla, PMI Batang Perkuat Kesiapsiagaan Relawan Dengan Simulasi
Batang - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang menggelar simulasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam rangka Memperingati HUT Ke-81 PMI. Kegiatan yang melibatkan sejumlah unsur relawan tersebut digelar di depan Pondok Pesantren Inaaroh, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Kamis (1782026).
17 Sep 2026 Jumadi 68
Musim Kemarau Rawan Penyakit Pernapasan dan Mata, Masyarakat Diminta Antisipasi Paparan Debu Musim Kemarau Rawan Penyakit Pernapasan dan Mata, Masyarakat Diminta Antisipasi Paparan Debu
Musim Kemarau Rawan Penyakit Pernapasan dan Mata, Masyarakat Diminta Antisipasi Paparan Debu
Batang - Musim kemarau panjang yang disertai meningkatnya debu dan asap kendaraan maupun pembakaran sampah membuat kondisi udara di kawasan Batang dan sekitarnya semakin kurang bersahabat. Dinas Kesehatan pun mengimbau warga masyarakat untuk lebih waspada dan menjaga kesehatan diri saat beraktivitas di luar rumah.
17 Sep 2026 Jumadi 68
Teknologi Sipilah Mobile Siap 'Tambang' Sampah Lama di TPA Randukuning Teknologi Sipilah Mobile Siap 'Tambang' Sampah Lama di TPA Randukuning
Teknologi Sipilah Mobile Siap 'Tambang' Sampah Lama di TPA Randukuning
Batang - Pengelolaan sampah di Kabupaten Batang memasuki babak baru. Guna mengatasi krisis kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Randukuning, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batang menghadirkan inovasi Sipilah Mobile - Landfill Mining. Inovasi ini menjadi unit mobile landfill mining pertama yang dikembangkan dan dioperasikan di Indonesia.
17 Sep 2026 Jumadi 57
Lestarikan Bahasa Ibu, Upaya Disdikbud Batang Tanamkan Karakter Luhur Lestarikan Bahasa Ibu, Upaya Disdikbud Batang Tanamkan Karakter Luhur
Lestarikan Bahasa Ibu, Upaya Disdikbud Batang Tanamkan Karakter Luhur
Batang - Bahasa Jawa yang lahir dari hasil cipta rasa dan karsa para leluhur selayaknya tetap dilestarikan agar tak tergerus arus modernisasi yang rawan membanjiri generasi muda. Melalui gelaran Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI), Disdikbud Batang berupaya melestarikan budaya dan menanamkan karakter berbudi luhur kepada pelajar jenjang SD.
17 Sep 2026 Jumadi 63
Admin Medsos, KIM, dan FK Metra Diminta Dukung Program Pariwisata Batang 2027 Admin Medsos, KIM, dan FK Metra Diminta Dukung Program Pariwisata Batang 2027
Admin Medsos, KIM, dan FK Metra Diminta Dukung Program Pariwisata Batang 2027
Batang - Dalam rangka mendukung program Pariwisata di Kabupaten Batang pada tahun 2027, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Batang mengundang admin media sosial (medsos), Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), dan Forum Komunikasi Media Tradisional (FK METRA) dalam Sosialisasi Peran Media Sosial dalam Menyukseskan Pariwisata Kabupaten Batang di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Batang, Kabupaten Batang, Rabu (1692026).
16 Sep 2026 Jumadi 74