Batang - Dalam rangka mendukung program Pariwisata di Kabupaten Batang pada tahun 2027, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Batang mengundang admin media sosial (medsos), Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), dan Forum Komunikasi Media Tradisional (FK METRA) dalam Sosialisasi Peran Media Sosial dalam Menyukseskan Pariwisata Kabupaten Batang di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Batang, Kabupaten Batang, Rabu (1692026).
Batang - Dalam rangka mendukung program Pariwisata di Kabupaten Batang pada tahun 2027, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Batang mengundang admin media sosial (medsos), Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), dan Forum Komunikasi Media Tradisional (FK METRA) dalam Sosialisasi Peran Media Sosial dalam Menyukseskan Pariwisata Kabupaten Batang di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Batang, Kabupaten Batang, Rabu (16/9/2026).
Kepala Diskominfo Batang Puji Setiyowati mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menyukseskan pariwisata di Kabupaten Batang melalui medsos dan kemitraan agar masyarakat lebih tertarik untuk berwisata di Kabupaten Batang, sehingga meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Pada tahun 2027, pariwisata menjadi program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Batang, jadi semua sektor diwajibkan untuk mendukung pariwisata Kabupaten Batang,” jelasnya.
Oleh karena itu, kegiatan ini digelar karena admin media sosial, KIM, dan FK Metra merupakan komunitas informasi, sehingga dimohon untuk ikut serta sebagai jembatan informasi ke masyarakat dalam mendukung pariwisata di Kabupaten Batang.
“Kita maksimalkan rekan-rekan admin medsos, KIM, dan FK Metra, buat konten-konten yang menarik tentang wisata di Kabupaten Batang, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Batang Maskun mengatakan, dengan digencarkannya sektor pariwisata nantinya segala sektor akan berdampak, salah satunya di sektor ekonomi masyarakat.
“Contohnya pedagang kecil bisa laku, lalu masyarakat yg awalnya kerja di luar kota bisa kerja di wisata sekitar tempat tinggalnya,” terangnya.
Maskun menjelaskan, Kabupaten Batang itu lengkap, mulai dari pegunungan sampai pantai. Bahkan lokasinya pun strategis yaitu di tengah-tengah pulau Jawa.
“Kabupaten Batang itu terletak di tengah-tengah Pulau Jawa, jadi ada kemungkinan menjadi titik lelah atau istirahat para pengendara. Selain itu, Batang juga ditetapkan sebagai daerah penyangga Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Dieng karena letaknya yang bersebelahan,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Ardhy/Jumadi)