Batang - Musim kemarau panjang yang disertai meningkatnya debu dan asap kendaraan maupun pembakaran sampah membuat kondisi udara di kawasan Batang dan sekitarnya semakin kurang bersahabat. Dinas Kesehatan pun mengimbau warga masyarakat untuk lebih waspada dan menjaga kesehatan diri saat beraktivitas di luar rumah.
Batang - Musim kemarau panjang yang disertai meningkatnya debu dan asap kendaraan maupun pembakaran sampah membuat kondisi udara di kawasan Batang dan sekitarnya semakin kurang bersahabat. Dinas Kesehatan pun mengimbau warga masyarakat untuk lebih waspada dan menjaga kesehatan diri saat beraktivitas di luar rumah.
Melihat kondisi udara yang berdebu dan penuh asap, warga yang bepergian menggunakan kendaraan terbuka sangat disarankan untuk menggunakan perlindungan diri seperti masker dan kacamata. Langkah ini penting guna mengantisipasi gangguan saluran pernapasan hingga risiko penyakit radang mata atau konjungtivitas.
“Kalau ada warga yang keluar rumah dan menggunakan kendaraan yang tidak tertutup, disarankan untuk memakai masker, memakai kacamata untuk menghindari masalah pada saluran pernapasan maupun masalah penyakit radang mata atau konjungtivitis,” kata Kepala Dinkes Batang Ida Susilaksmi saat ditemui di Kantornya, Kamis (17/9/2026).
Ia juga menambahkan, bahwa kondisi udara berdebu sangat berisiko memicu munculnya penyakit mata menular seperti belekan. Di situasi yang berdebu seperti saat ini, penyakit konjungtivitis atau kalau istilah kita penyakit belean itu juga berisiko untuk muncul dan bisa menjadi potensi untuk menjadi penyakit menular yang menimpa banyak warga masyarakat.
“Bagi warga yang memiliki riwayat penyakit saluran pernapasan akut maupun asma, imbauan khusus turut disampaikan agar tidak keluar rumah apabila tidak ada kepentingan mendesak. Jika terpaksa harus keluar, penggunaan masker kain yang dibasahi disarankan agar lebih nyaman saat digunakan,” jelasnya.
Untuk warga masyarakat yang sudah mempunyai penyakit saluran pernapasan akut, dan juga penyakit-penyakit saluran pernapasan yang lainnya, misalnya asma, sangat dianjurkan kalau tidak ada kepentingan yang mendesak, tidak usah banyak keluar rumah di tengah situasi udara yang kurang bersahabat akhir-akhir ini.
“Selain ISPA dan gangguan mata, cuaca kering serta sulitnya akses air bersih di beberapa daerah selama musim kemarau ini juga meningkatkan risiko penularan penyakit diare serta cacar air. Warga diharapkan tetap menjaga kebersihan diri dan lingkungan, terutama dalam penggunaan air bersih sehari-hari,” terangnya.
Ida juga meneyebutkan, penyakit yang sering muncul ISPA, kemudian juga penyakit konjungtivitis atau belean itu. Kemudian cacar air juga. Di situasi yang sekarang ini juga rentan untuk munculnya penyakit diare, ya, karena cuaca kering, terutamanya untuk daerah-daerah yang kesulitan air, ya, sehingga untuk penjagaan kebersihan sanitasi apa kebersihan diri maupun lingkungannya menjadi kurang. Jadi masalah yang lain di situasi sekarang ini adalah terkait dengan penyediaan air bersih. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)