Ribuan Mangrove Disebar di Pantai Kuripan Subah, Benteng Hijau Pesisir Batang Halau Abrasi

Kamis, 17 September 2026 Jumadi Dibaca 34 kali Lingkungan
Ribuan Mangrove Disebar di Pantai Kuripan Subah, Benteng Hijau Pesisir Batang Halau Abrasi
Kepala DLH Batang Rusmanto (baju merah), melakukan penanaman bibit mangrove di Pantai Kuripan, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang.
Batang - Ribuan bibit mangrove disebar di kawasan Pantai Kuripan, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang. Langkah kolaboratif ini ditempuh sebagai perisai hijau dalam membendung risiko abrasi serta menjaga daratan dari ancaman penipisan garis pantai.

Batang - Ribuan bibit mangrove disebar di kawasan Pantai Kuripan, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang. Langkah kolaboratif ini ditempuh sebagai perisai hijau dalam membendung risiko abrasi serta menjaga daratan dari ancaman penipisan garis pantai.

Aksi penghijauan pesisir ini memanfaatkan ribuan bibit bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR) dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN). Program ini melibatkan kerja sama lintas sektor, mulai dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, hingga Pemerintah Kabupaten Batang dan kelompok masyarakat setempat.

“Penanaman mangrove yang ada di Kuripan, Subah ini CSR dari PGN yang dikerjasamakan dengan BRIN, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan Pemerintah Kabupaten Batang. Bibit yang disediakan dari PGN ini kurang lebih ada sekitar 10.000 bibit,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batang Rusmanto saat ditemui di Pantai Kuripan, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Kamis (17/9/2026).

Meski total bantuan mencapai belasan ribu bibit untuk kawasan pesisir Pantura, alokasi khusus diserap langsung untuk wilayah Kuripan. Nanti itu akan diaplikasikan di sepanjang Pantai Utara. Jadi kalau di Kabupaten Batang nanti kita melakukan penanaman kurang lebih ada sekitar 1.500-an di Pantai Kuripan.

“Proses penanaman di lapangan turut mengandalkan aksi gotong royong warga lokal, Kelompok Tani Pesisir Subur 1, serta jajaran binaan Cabang Dinas Kehutanan (CDK) dan perwakilan pemerintah kecamatan. Langkah mitigasi ini dinilai krusial mengingat tekanan abrasi di wilayah Pesisir Jawa Tengah yang kian terasa. Penipisan daratan akibat terpaan gelombang laut terus terjadi setiap tahunnya. Secara umum per tahunnya ada pengurangan pantai itu kurang lebih sekitar 20 sampai 40 centi,” jelasnya.

Meski demikian, kondisi Pantai Kuripan dinilai relatif lebih aman dari gempuran rob dibandingkan beberapa wilayah pesisir tetangga. Keberadaan ekosistem mangrove yang mulai tumbuh dinilai menjadi benteng alam yang efektif.

Sementara itu, Camat Subah M. Yasin menyambut, baik sinergi antara warga pesisir dan pemerintah dalam menjaga ruang hidup mereka dari ancaman abrasi.

“Ya ini sangat luar biasa sekali, karena ini kan kolaborasi antara masyarakat pesisir pantai dengan Pemerintah Daerah maupun Provinsi. Kepedulian terhadap pesisir pantai ini sangat dipentingkan sekali, apalagi untuk mangrove ini kan salah satu tanaman yang mungkin bisa mengurangi abrasi pantai,” terangnya.

Yasin juga menilai, kesadaran warga sekitar dalam merawat vegetasi pantai menjadi kunci utama mengapa dampak rob di wilayahnya tidak separah daerah lain.

“Kalau untuk Kuripan tidak terlalu begitu yang parah, karena memang Kuripan ini untuk mangrove-nya udah mulai terjaga. Jadi berbeda dengan pantai-pantai yang lain,” ujar dia.

Melalui penanaman ribuan bibit baru ini, kawasan Pesisir Kuripan diharapkan tidak hanya makin tangguh menghadapi risiko rob, tetapi juga mampu memulihkan keanekaragaman hayati dan ekosistem laut lokal secara berkelanjutan. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Teknologi Sipilah Mobile Siap 'Tambang' Sampah Lama di TPA Randukuning Teknologi Sipilah Mobile Siap 'Tambang' Sampah Lama di TPA Randukuning
Teknologi Sipilah Mobile Siap 'Tambang' Sampah Lama di TPA Randukuning
Batang - Pengelolaan sampah di Kabupaten Batang memasuki babak baru. Guna mengatasi krisis kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Randukuning, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batang menghadirkan inovasi Sipilah Mobile - Landfill Mining. Inovasi ini menjadi unit mobile landfill mining pertama yang dikembangkan dan dioperasikan di Indonesia.
17 Sep 2026 Jumadi 40
Waspada Karhutla, PMI Batang Perkuat Kesiapsiagaan Relawan Dengan Simulasi Waspada Karhutla, PMI Batang Perkuat Kesiapsiagaan Relawan Dengan Simulasi
Waspada Karhutla, PMI Batang Perkuat Kesiapsiagaan Relawan Dengan Simulasi
Batang - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang menggelar simulasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam rangka Memperingati HUT Ke-81 PMI. Kegiatan yang melibatkan sejumlah unsur relawan tersebut digelar di depan Pondok Pesantren Inaaroh, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Kamis (1782026).
17 Sep 2026 Jumadi 51
Musim Kemarau Rawan Penyakit Pernapasan dan Mata, Masyarakat Diminta Antisipasi Paparan Debu Musim Kemarau Rawan Penyakit Pernapasan dan Mata, Masyarakat Diminta Antisipasi Paparan Debu
Musim Kemarau Rawan Penyakit Pernapasan dan Mata, Masyarakat Diminta Antisipasi Paparan Debu
Batang - Musim kemarau panjang yang disertai meningkatnya debu dan asap kendaraan maupun pembakaran sampah membuat kondisi udara di kawasan Batang dan sekitarnya semakin kurang bersahabat. Dinas Kesehatan pun mengimbau warga masyarakat untuk lebih waspada dan menjaga kesehatan diri saat beraktivitas di luar rumah.
17 Sep 2026 Jumadi 49
Lestarikan Bahasa Ibu, Upaya Disdikbud Batang Tanamkan Karakter Luhur Lestarikan Bahasa Ibu, Upaya Disdikbud Batang Tanamkan Karakter Luhur
Lestarikan Bahasa Ibu, Upaya Disdikbud Batang Tanamkan Karakter Luhur
Batang - Bahasa Jawa yang lahir dari hasil cipta rasa dan karsa para leluhur selayaknya tetap dilestarikan agar tak tergerus arus modernisasi yang rawan membanjiri generasi muda. Melalui gelaran Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI), Disdikbud Batang berupaya melestarikan budaya dan menanamkan karakter berbudi luhur kepada pelajar jenjang SD.
17 Sep 2026 Jumadi 40
Pembangunan Sekolah Rakyat di Batang Dirancang Mulai Oktober, Targetkan Anak Kelompok Desil 1 dan 2 Pembangunan Sekolah Rakyat di Batang Dirancang Mulai Oktober, Targetkan Anak Kelompok Desil 1 dan 2
Pembangunan Sekolah Rakyat di Batang Dirancang Mulai Oktober, Targetkan Anak Kelompok Desil 1 dan 2
Batang Pemerintah Kabupaten Batang menyatakan kesiapannya dalam mendukung pelaksanaan program strategis nasional, salah satunya melalui pembentukan Sekolah Rakyat di wilayah Kabupaten Batang. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam perluasan akses pendidikan inklusif serta memutus mata rantai kemiskinan bagi keluarga prasejahtera.
16 Sep 2026 Jumadi 99
Bupati Batang Minta, OPD Kerja Keras Kejar Proyek Fisik APBD Perubahan Bupati Batang Minta, OPD Kerja Keras Kejar Proyek Fisik APBD Perubahan
Bupati Batang Minta, OPD Kerja Keras Kejar Proyek Fisik APBD Perubahan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersama DPRD Kabupaten Batang resmi menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Kesepakatan tersebut disahkan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Batang, Rabu 16 September 2026.
16 Sep 2026 Jumadi 74