Waspada Karhutla, PMI Batang Perkuat Kesiapsiagaan Relawan Dengan Simulasi

Kamis, 17 September 2026 Jumadi Dibaca 46 kali Lingkungan
Waspada Karhutla, PMI Batang Perkuat Kesiapsiagaan Relawan Dengan Simulasi
Sejumlah petugas melakukan simulasi padamkan api saat terjadi kebakaran, di depan Pondok Pesantren Inaaroh, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang.
Batang - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang menggelar simulasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam rangka Memperingati HUT Ke-81 PMI. Kegiatan yang melibatkan sejumlah unsur relawan tersebut digelar di depan Pondok Pesantren Inaaroh, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Kamis (1782026).

Batang - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang menggelar simulasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam rangka Memperingati HUT Ke-81 PMI. Kegiatan yang melibatkan sejumlah unsur relawan tersebut digelar di depan Pondok Pesantren Inaaroh, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Kamis (17/8/2026).

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Batang Darsono mengatakan, simulasi tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dan relawan dalam menghadapi potensi bencana kebakaran, terutama pada musim kemarau.

“Memang berpotensi, tetapi kejadiannya masih relatif kecil. Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan HUT dan sekalian pelatihan bagi relawan, ini menjadi upaya bagi kita agar jangan sampai terjadi kebakaran hutan. Kebakaran hutan dan lahan dapat menimbulkan berbagai risiko, mulai dari kerusakan lingkungan hingga gangguan terhadap aktivitas masyarakat,” jelasnya.

Darsono menyebut salah satu wilayah yang pernah memiliki potensi karhutla adalah Kecamatan Subah. Wilayah tersebut memiliki kawasan hutan, termasuk hutan jati dan pinus, serta terdapat relawan yang secara khusus disiapkan untuk membantu penanganan kebakaran hutan. Yang pernah kita ketahui di wilayah Subah. Bahkan di Subah itu ada relawan yang memang khusus untuk menangani kebakaran hutan.

“Untuk mengantisipasi risiko kebakaran pada musim kemarau, Darsono mengatakan Pemkab Batang mengandalkan kesiapsiagaan berbagai unsur, termasuk pemadam kebakaran yang bersiaga selama 24 jam. Diupayakan secepat mungkin kita tangani. Ada Damkar yang juga berusaha 24 jam untuk siaga, bersama dengan seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PMI Batang Achmad Taufiq mengatakan, simulasi melibatkan relawan dari berbagai unsur. Di antaranya Korps Sukarela (KSR), Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT), Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), LPBI NU, BARA NUSA Rifa'iyah, Pramuka Peduli, serta Palang Merah Remaja (PMR) Wira tingkat SMA.

“Sebelum melakukan simulasi di lapangan, para peserta mendapatkan materi mengenai penanganan karhutla dari sejumlah narasumber. Peserta nanti kita masukkan ke aula, kemudian menerima materi dari narasumber dari BPBD, Perhutani, kemudian dari Damkar. Setelah itu nanti kita ke lapangan,” terangnya.

Lokasi simulasi dipilih karena terdapat area bekas tanaman jagung yang baru dipanen dan belum dibersihkan. Kondisi tersebut dinilai dapat digunakan sebagai lokasi latihan penanganan kebakaran lahan. Dalam simulasi tersebut, peserta akan mempraktikkan penanganan kebakaran dengan skenario pembakaran material yang telah dikumpulkan, kemudian dilakukan pemadaman.

Taufiq juga mengatakan, kejadian karhutla di Kabupaten Batang selama ini masih relatif kecil. Salah satunya pernah terjadi di wilayah Kecamatan Batur di daerah pegunungan. Kalau karhutla ini pernah terjadi di Kecamatan Batur di daerah atas, tapi volumenya kecil. Tidak seperti yang kita dengar di Kalimantan dan sebagainya.

“Sebaliknya, kejadian kebakaran rumah justru mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kebakaran rumah tersebut antara lain dipicu korsleting listrik dan penggunaan kompor yang ditinggalkan saat memasak. Yang volumenya meningkat dibanding tahun-tahun kemarin itu kebakaran rumah. Kebanyakan dipicu korsleting listrik sama kompor. Tapi yang banyak itu karena listrik,” ujar dia.

Taufiq menyebutkan, selain melakukan pencegahan dan simulasi, PMI Batang juga memberikan bantuan kepada masyarakat yang menjadi korban kebakaran rumah. Bantuan diberikan berdasarkan hasil asesmen terhadap tingkat kerusakan rumah. PMI berkoordinasi dengan BPBD, Dinas Sosial, dan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra).

“Kalau dari kami antara Rp5 juta, Rp10 juta, sampai dengan satu paket Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Satu paket RTLH itu Rp17,5 juta. Besaran bantuan disesuaikan dengan kondisi kerusakan. Untuk kerusakan ringan, misalnya hanya terjadi pada bagian dapur, bantuan dapat diberikan sekitar Rp 5 juta. Sementara untuk kerusakan yang lebih besar, bantuan dapat mencapai Rp 10 juta atau berupa paket rehabilitasi RTLH.

Melalui simulasi tersebut, PMI berharap kemampuan relawan dalam melakukan respons awal terhadap bencana semakin meningkat, sekaligus memperkuat koordinasi antarlembaga dalam menghadapi potensi kebakaran selama musim kemarau. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Ribuan Mangrove Disebar di Pantai Kuripan Subah, Benteng Hijau Pesisir Batang Halau Abrasi Ribuan Mangrove Disebar di Pantai Kuripan Subah, Benteng Hijau Pesisir Batang Halau Abrasi
Ribuan Mangrove Disebar di Pantai Kuripan Subah, Benteng Hijau Pesisir Batang Halau Abrasi
Batang - Ribuan bibit mangrove disebar di kawasan Pantai Kuripan, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang. Langkah kolaboratif ini ditempuh sebagai perisai hijau dalam membendung risiko abrasi serta menjaga daratan dari ancaman penipisan garis pantai.
17 Sep 2026 Jumadi 29
Musim Kemarau Rawan Penyakit Pernapasan dan Mata, Masyarakat Diminta Antisipasi Paparan Debu Musim Kemarau Rawan Penyakit Pernapasan dan Mata, Masyarakat Diminta Antisipasi Paparan Debu
Musim Kemarau Rawan Penyakit Pernapasan dan Mata, Masyarakat Diminta Antisipasi Paparan Debu
Batang - Musim kemarau panjang yang disertai meningkatnya debu dan asap kendaraan maupun pembakaran sampah membuat kondisi udara di kawasan Batang dan sekitarnya semakin kurang bersahabat. Dinas Kesehatan pun mengimbau warga masyarakat untuk lebih waspada dan menjaga kesehatan diri saat beraktivitas di luar rumah.
17 Sep 2026 Jumadi 46
Lestarikan Bahasa Ibu, Upaya Disdikbud Batang Tanamkan Karakter Luhur Lestarikan Bahasa Ibu, Upaya Disdikbud Batang Tanamkan Karakter Luhur
Lestarikan Bahasa Ibu, Upaya Disdikbud Batang Tanamkan Karakter Luhur
Batang - Bahasa Jawa yang lahir dari hasil cipta rasa dan karsa para leluhur selayaknya tetap dilestarikan agar tak tergerus arus modernisasi yang rawan membanjiri generasi muda. Melalui gelaran Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI), Disdikbud Batang berupaya melestarikan budaya dan menanamkan karakter berbudi luhur kepada pelajar jenjang SD.
17 Sep 2026 Jumadi 36
Teknologi Sipilah Mobile Siap 'Tambang' Sampah Lama di TPA Randukuning Teknologi Sipilah Mobile Siap 'Tambang' Sampah Lama di TPA Randukuning
Teknologi Sipilah Mobile Siap 'Tambang' Sampah Lama di TPA Randukuning
Batang - Pengelolaan sampah di Kabupaten Batang memasuki babak baru. Guna mengatasi krisis kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Randukuning, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batang menghadirkan inovasi Sipilah Mobile - Landfill Mining. Inovasi ini menjadi unit mobile landfill mining pertama yang dikembangkan dan dioperasikan di Indonesia.
17 Sep 2026 Jumadi 38
Pembangunan Sekolah Rakyat di Batang Dirancang Mulai Oktober, Targetkan Anak Kelompok Desil 1 dan 2 Pembangunan Sekolah Rakyat di Batang Dirancang Mulai Oktober, Targetkan Anak Kelompok Desil 1 dan 2
Pembangunan Sekolah Rakyat di Batang Dirancang Mulai Oktober, Targetkan Anak Kelompok Desil 1 dan 2
Batang Pemerintah Kabupaten Batang menyatakan kesiapannya dalam mendukung pelaksanaan program strategis nasional, salah satunya melalui pembentukan Sekolah Rakyat di wilayah Kabupaten Batang. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam perluasan akses pendidikan inklusif serta memutus mata rantai kemiskinan bagi keluarga prasejahtera.
16 Sep 2026 Jumadi 95
Bupati Batang Minta, OPD Kerja Keras Kejar Proyek Fisik APBD Perubahan Bupati Batang Minta, OPD Kerja Keras Kejar Proyek Fisik APBD Perubahan
Bupati Batang Minta, OPD Kerja Keras Kejar Proyek Fisik APBD Perubahan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersama DPRD Kabupaten Batang resmi menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Kesepakatan tersebut disahkan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Batang, Rabu 16 September 2026.
16 Sep 2026 Jumadi 74