Berikan CSR 149 Nelayan, BPI Batang Dapatkan Penghargaan Perusahaan Bantu Pekerja Rentan

Rabu, 16 September 2026 Jumadi Dibaca 35 kali Pemberian Apresiasi atau Bantuan
Berikan CSR 149 Nelayan, BPI Batang Dapatkan Penghargaan Perusahaan Bantu Pekerja Rentan
BPI Batang mendapatkan Penghargaan dalam kategori Perusahaan Bantu Pekerja Rentan.
Batang - Dinas Sosial Kabupaten Batang memberikan penghargaan kepada PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) atas kontribusinya dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan. Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan CSR, BPI membayarkan iuran BPJS Ketenagakerjaan selama satu tahun bagi 149 nelayan di Kabupaten Batang. Para penerima manfaat tersebut berasal dari Desa Ujungnegoro, Ponowareng, Karanggeneng, Roban Barat, dan Roban Timur.

Batang - Dinas Sosial Kabupaten Batang memberikan penghargaan kepada PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) atas kontribusinya dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan. Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan CSR, BPI membayarkan iuran BPJS Ketenagakerjaan selama satu tahun bagi 149 nelayan di Kabupaten Batang. Para penerima manfaat tersebut berasal dari Desa Ujungnegoro, Ponowareng, Karanggeneng, Roban Barat, dan Roban Timur.

Kepala Dinas Sosial Batang Willopo mengatakan, penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada perusahaan yang telah ikut memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan.

“Pemberian penghargaan ini sebagai apresiasi kita kepada perusahaan yang telah peduli dengan pekerja rentan yang selama ini tidak masuk BPJS,” katanya usai Sosialisasi Sekolah Rakyat di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (16/9/2026).

Menurut Willopo, kontribusi BPI melalui program CSR tersebut menjadi bagian dari upaya membantu pekerja sektor informal yang memiliki keterbatasan dalam mengakses perlindungan jaminan sosial.

“CSR yang diberikan oleh BPI cukup banyak, ada 149 nelayan dari Ujungnegoro, Ponowareng, Karanggeneng, Roban Barat dan Roban Timur untuk satu tahun. Program CSR tersebut diwujudkan dalam bentuk pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan,” jelasnya.

Pekerja sektor informal, termasuk nelayan, memiliki risiko pekerjaan yang cukup tinggi. Selain risiko kecelakaan kerja, mereka juga menghadapi kerentanan ekonomi apabila terjadi musibah yang menyebabkan kehilangan kemampuan untuk bekerja atau meninggal dunia.

“Melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, para nelayan penerima manfaat mendapatkan perlindungan terhadap risiko sosial ekonomi yang berkaitan dengan pekerjaan. Program tersebut juga menjadi bentuk kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam meningkatkan cakupan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi masyarakat pekerja informal berpenghasilan rendah,” terangnya.

Pemkab Batang berharap, dukungan perusahaan terhadap pekerja rentan dapat terus dikembangkan melalui program CSR yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Willopo juga mengatakan, perlindungan jaminan sosial menjadi salah satu bentuk kepedulian yang dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam menjalankan pekerjaannya. Dengan adanya perlindungan tersebut, pekerja rentan diharapkan dapat bekerja dengan lebih aman dan produktif tanpa mengabaikan risiko yang mungkin terjadi dalam pekerjaan.

“Melalui semangat gotong royong dan kepedulian, diharapkan semakin banyak pekerja rentan yang memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sehingga dapat bekerja dengan aman, produktif, dan sejahtera,” tegasnya.

Pemkab Batang juga mendorong semakin banyak pihak untuk terlibat dalam memperluas kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan. Kolaborasi multipihak dinilai penting agar pekerja sektor informal yang selama ini belum terlindungi dapat memperoleh jaminan sosial secara lebih luas.

Dalam keterangan tertulisnya General Manager Stakeholder Relation PT Bhimasena Power Indonesia Aryamir H. Sulasmoro menyampaikan, apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Batang atas penghargaan yang diberikan sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi dalam mendukung perlindungan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Kami mengapresiasi penghargaan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Batang. Program ini merupakan bentuk kontribusi BPI dalam mendukung perlindungan jaminan sosial bagi nelayan. Kami berharap kolaborasi antara perusahaan dan pemerintah daerah dapat terus berjalan dengan baik sehingga program yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Sinergi Pemkab dan BPJS Ketenagakerjaan, Pekerja Rentan Batang Dapat Jaminan Perlindungan Sinergi Pemkab dan BPJS Ketenagakerjaan, Pekerja Rentan Batang Dapat Jaminan Perlindungan
Sinergi Pemkab dan BPJS Ketenagakerjaan, Pekerja Rentan Batang Dapat Jaminan Perlindungan
Batang BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan manfaat klaim Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris pekerja rentan di Kabupaten Batang. Program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat pekerja, khususnya kelompok pekerja rentan.
16 Sep 2026 Jumadi 42
DPRD dan Pemkab Batang Sepakati Perubahan APBD 2026, Belanja Capai Rp1,95 Triliun DPRD dan Pemkab Batang Sepakati Perubahan APBD 2026, Belanja Capai Rp1,95 Triliun
DPRD dan Pemkab Batang Sepakati Perubahan APBD 2026, Belanja Capai Rp1,95 Triliun
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersama DPRD Batang menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2026. Persetujuan bersama tersebut dilakukan dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Rabu (1692026).
16 Sep 2026 Jumadi 54
Perusahaan AI Direncanakan Bangun Fasilitas di KITB Batang Mulai 2027 Perusahaan AI Direncanakan Bangun Fasilitas di KITB Batang Mulai 2027
Perusahaan AI Direncanakan Bangun Fasilitas di KITB Batang Mulai 2027
Batang - Kabupaten Batang, Jawa Tengah, berencana menyambut investasi perusahaan berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligenceAI) yang akan membangun fasilitas di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).
16 Sep 2026 Jumadi 80
Sekolah Rakyat di Batang Ditargetkan Mulai Dibangun Oktober 2026, Tampung 270 Siswa Sekolah Rakyat di Batang Ditargetkan Mulai Dibangun Oktober 2026, Tampung 270 Siswa
Sekolah Rakyat di Batang Ditargetkan Mulai Dibangun Oktober 2026, Tampung 270 Siswa
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang, menyiapkan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai dikerjakan pada Oktober 2026. Hal tersebut disampaikan Pj Sekda Batang Sri Purwaningsih saat Sosialisasi Sekolah Rakyat di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (1692026).
16 Sep 2026 Jumadi 41
Bupati Batang Minta, OPD Kerja Keras Kejar Proyek Fisik APBD Perubahan Bupati Batang Minta, OPD Kerja Keras Kejar Proyek Fisik APBD Perubahan
Bupati Batang Minta, OPD Kerja Keras Kejar Proyek Fisik APBD Perubahan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersama DPRD Kabupaten Batang resmi menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Kesepakatan tersebut disahkan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Batang, Rabu 16 September 2026.
16 Sep 2026 Jumadi 35
Admin Medsos, KIM, dan FK Metra Diminta Dukung Program Pariwisata Batang 2027 Admin Medsos, KIM, dan FK Metra Diminta Dukung Program Pariwisata Batang 2027
Admin Medsos, KIM, dan FK Metra Diminta Dukung Program Pariwisata Batang 2027
Batang - Dalam rangka mendukung program Pariwisata di Kabupaten Batang pada tahun 2027, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Batang mengundang admin media sosial (medsos), Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), dan Forum Komunikasi Media Tradisional (FK METRA) dalam Sosialisasi Peran Media Sosial dalam Menyukseskan Pariwisata Kabupaten Batang di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Batang, Kabupaten Batang, Rabu (1692026).
16 Sep 2026 Jumadi 25