Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Krakatau, BPBD Batang Siapkan Langkah Mitigasi Kesehatan

Selasa, 08 September 2026 Jumadi Dibaca 37 kali Lingkungan
Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Krakatau, BPBD Batang Siapkan Langkah Mitigasi Kesehatan
Kepala Pelaksana BPBD Batang Wawan Nurdiansyah menyampaikan, Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Krakatau, BPBD Batang Siapkan Langkah Mitigasi Kesehatan.
Batang - Aktivitas Gunung Anak Krakatau yang meruncing belakangan ini sempat memicu kekhawatiran warga. Namun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik karena paparan abu vulkanik dipastikan belum menyentuh wilayah Batang maupun Jawa Tengah secara umum.

Batang - Aktivitas Gunung Anak Krakatau yang meruncing belakangan ini sempat memicu kekhawatiran warga. Namun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik karena paparan abu vulkanik dipastikan belum menyentuh wilayah Batang maupun Jawa Tengah secara umum.

Kondisi kondusif ini didasarkan pada laporan BMKG Semarang Ahmad Yani pada Senin malam (7/9/2026). Hingga Selasa (8/9/2026), pemantauan intensif bersama BPBD Provinsi Jawa Tengah menunjukkan tidak ada persebaran material abu yang mengancam kawasan tersebut.

“Kalau kami memantau dari teman-teman, hampir semuanya wilayah Jawa Tengah ini masih aman. Termasuk di Batang juga alhamdulillah masih aman, tidak terdampak, abunya tidak sampai ke sini,” kata Kepala Pelaksana BPBD Batang Wawan Nurdiansyah saat ditemui di Kantornya, Selasa (8/9/2026).

Wawan menegaskan, rilis resmi BMKG memperkuat fakta bahwa sebaran abu belum melintasi batas provinsi. Press release abu vulkanik Gunung Anak Krakatau belum terindikasi memasuki Jawa Tengah sampai dengan tanggal 7 September, berarti tadi malam. Kendati situasi tergolong aman, BPBD Batang tidak mau gegabah. Langkah siaga tetap disiapkan, terutama dalam memitigasi dampak pernapasan jika arah angin mendadak membawa abu vulkanik ke pemukiman warga.

“Karena itu kan terkait dengan abu ini mengganggu pernapasan, kesehatan ya, kami tentu koordinasi dengan Dinas Kesehatan bagaimana antisipasinya,” jelasnya.

Langkah taktis seperti pembagian masker dan imbauan keselamatan akan langsung berjalan begitu terdeteksi adanya paparan abu. Yang paling umum adalah kita menghimbau untuk lebih berhati-hati lagi terkait dengan wilayah-wilayahnya yang kemungkinan tadi ada debu abu tersebut, minimal pakai masker untuk sementara waktu.

“Di samping isu Anak Krakatau, BPBD Batang juga mengonfirmasi tidak ada aktivitas gunung api aktif lokal yang menunjukkkan gejala peningkatan intensitas. Sampai sekarang alhamdulillah belum ada informasi itu. Jadi mudah-mudahan kita Batang masih relatif aman,” ungkapnya.

Guna memastikan situasi tetap terkendali, pengawasan berkala terus dilakukan melalui sinergi lintas sektor dan rujukan data terintegrasi dari BMKG serta BPBD Jawa Tengah.

“Tapi tetap kita selalu memantau baik dari kita lintas sektor, kemudian koordinasi dengan BPBD provinsi, dan juga ini yang terpenting kita selalu memantau informasi, prediksi, dan juga ini yang dari BMKG,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Peternak Lebah Asal Batang Tekuni Madu Sejak 1995, Kini Dipasarkan hingga Papua Peternak Lebah Asal Batang Tekuni Madu Sejak 1995, Kini Dipasarkan hingga Papua
Peternak Lebah Asal Batang Tekuni Madu Sejak 1995, Kini Dipasarkan hingga Papua
Batang - Sangaji, peternak lebah asal Desa Timbang, telah mengenal dunia perlebahan sejak duduk di bangku SMP pada 1995. Kecintaannya terhadap lebah berawal ketika ia membantu mengelola koloni lebah milik pamannya. Sejak saat itu, berbagai aktivitas terkait lebah mulai ia tangani sendiri, mulai dari perawatan hingga menentukan lokasi penempatan koloni.
08 Sep 2026 Jumadi 24
Bidik 400 Penyerapan per Bulan, Disnaker Batang Buka Layanan Walk-In Interview di Sekolah Bidik 400 Penyerapan per Bulan, Disnaker Batang Buka Layanan Walk-In Interview di Sekolah
Bidik 400 Penyerapan per Bulan, Disnaker Batang Buka Layanan Walk-In Interview di Sekolah
Batang - Langkah Pemerintah Kabupaten Batang dalam menekan angka pengangguran makin agresif. Lewat program Dapat Kerja (DAKER), sebanyak 1.685 pencari kerja berhasil diserap dunia kerja per 7 September 2026. Dari angka tersebut, 1.616 orang masuk lewat pendanaan APBD, sementara 69 lainnya melalui jalur non-APBD.
08 Sep 2026 Jumadi 25
Berawal Dari Cinta Dengan Batik Rifaiyah Batang, Tembus Hingga Pameran Darwin Australia Berawal Dari Cinta Dengan Batik Rifaiyah Batang, Tembus Hingga Pameran Darwin Australia
Berawal Dari Cinta Dengan Batik Rifaiyah Batang, Tembus Hingga Pameran Darwin Australia
Batang - Batik Rifaiyah dari Kabupaten Batang, mendapat kesempatan untuk memperkenalkan karya dan tradisi membatik hingga ke Darwin, Australia. Kesempatan tersebut dimanfaatkan para perajin untuk mengenalkan keunikan motif Batik Rifaiyah sekaligus mendorong pelestarian batik warisan budaya yang kini semakin sedikit ditekuni perajin.
07 Sep 2026 Jumadi 85
Menuju 2029, Gringsing Bersiap Bertransformasi Jadi Kota Baru Penopang Industri Batang Menuju 2029, Gringsing Bersiap Bertransformasi Jadi Kota Baru Penopang Industri Batang
Menuju 2029, Gringsing Bersiap Bertransformasi Jadi Kota Baru Penopang Industri Batang
Batang - Gringsing tak lama lagi bakal bersolek total. Wajah salah satu wilayah di timur Kabupaten Batang ini diproyeksikan bertransformasi menjadi kawasan perkotaan modern guna menopang pesatnya laju industri, khususnya kehadiran Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang.
07 Sep 2026 Jumadi 108
Wujudkan Pemimpin Berkarakter, Pilketos SMAN 1 Batang Berkonsep Raja Nusantara Wujudkan Pemimpin Berkarakter, Pilketos SMAN 1 Batang Berkonsep Raja Nusantara
Wujudkan Pemimpin Berkarakter, Pilketos SMAN 1 Batang Berkonsep Raja Nusantara
Batang - Kelincahan para siswa SMA Negeri 1 Batang dengan karakter penguasa dari berbagai kerajaan di Nusantara ini, tidak hanya untuk melestarikan budaya, namun juga untuk menarik simpati pemilih di gelaran Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos) 20262027. Metode Kokurikuler sengaja dipilih sebagai daya tarik yang unik karena dirasa mampu meningkatkan dukungan dan angka keterpilihan saat pemilihan nantinya.
07 Sep 2026 Jumadi 329
Motif Batik Rifaiyah Batang Kian Langka, dari 130 Kini Tersisa Sekitar 30 Motif Batik Rifaiyah Batang Kian Langka, dari 130 Kini Tersisa Sekitar 30
Motif Batik Rifaiyah Batang Kian Langka, dari 130 Kini Tersisa Sekitar 30
Batang - Kekayaan motif Batik Rifaiyah di Kabupaten Batang, belum seluruhnya teridentifikasi. Namun, sejumlah motif khas kini mulai sulit ditemukan seiring berkurangnya jumlah perajin yang mampu membuat pola-pola rumit.
07 Sep 2026 Jumadi 81