Batang - Aktivitas Gunung Anak Krakatau yang meruncing belakangan ini sempat memicu kekhawatiran warga. Namun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik karena paparan abu vulkanik dipastikan belum menyentuh wilayah Batang maupun Jawa Tengah secara umum.
Batang - Aktivitas Gunung Anak Krakatau yang meruncing belakangan ini sempat memicu kekhawatiran warga. Namun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik karena paparan abu vulkanik dipastikan belum menyentuh wilayah Batang maupun Jawa Tengah secara umum.
Kondisi kondusif ini didasarkan pada laporan BMKG Semarang Ahmad Yani pada Senin malam (7/9/2026). Hingga Selasa (8/9/2026), pemantauan intensif bersama BPBD Provinsi Jawa Tengah menunjukkan tidak ada persebaran material abu yang mengancam kawasan tersebut.
“Kalau kami memantau dari teman-teman, hampir semuanya wilayah Jawa Tengah ini masih aman. Termasuk di Batang juga alhamdulillah masih aman, tidak terdampak, abunya tidak sampai ke sini,” kata Kepala Pelaksana BPBD Batang Wawan Nurdiansyah saat ditemui di Kantornya, Selasa (8/9/2026).
Wawan menegaskan, rilis resmi BMKG memperkuat fakta bahwa sebaran abu belum melintasi batas provinsi. Press release abu vulkanik Gunung Anak Krakatau belum terindikasi memasuki Jawa Tengah sampai dengan tanggal 7 September, berarti tadi malam. Kendati situasi tergolong aman, BPBD Batang tidak mau gegabah. Langkah siaga tetap disiapkan, terutama dalam memitigasi dampak pernapasan jika arah angin mendadak membawa abu vulkanik ke pemukiman warga.
“Karena itu kan terkait dengan abu ini mengganggu pernapasan, kesehatan ya, kami tentu koordinasi dengan Dinas Kesehatan bagaimana antisipasinya,” jelasnya.
Langkah taktis seperti pembagian masker dan imbauan keselamatan akan langsung berjalan begitu terdeteksi adanya paparan abu. Yang paling umum adalah kita menghimbau untuk lebih berhati-hati lagi terkait dengan wilayah-wilayahnya yang kemungkinan tadi ada debu abu tersebut, minimal pakai masker untuk sementara waktu.
“Di samping isu Anak Krakatau, BPBD Batang juga mengonfirmasi tidak ada aktivitas gunung api aktif lokal yang menunjukkkan gejala peningkatan intensitas. Sampai sekarang alhamdulillah belum ada informasi itu. Jadi mudah-mudahan kita Batang masih relatif aman,” ungkapnya.
Guna memastikan situasi tetap terkendali, pengawasan berkala terus dilakukan melalui sinergi lintas sektor dan rujukan data terintegrasi dari BMKG serta BPBD Jawa Tengah.
“Tapi tetap kita selalu memantau baik dari kita lintas sektor, kemudian koordinasi dengan BPBD provinsi, dan juga ini yang terpenting kita selalu memantau informasi, prediksi, dan juga ini yang dari BMKG,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)