Ciptakan Inovasi Alat Pengaduk Otomatis Untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi Lilin Aromaterapi

Jumat, 21 Agustus 2026 Jumadi Dibaca 209 kali IKM UKM UMKM
Ciptakan Inovasi Alat Pengaduk Otomatis Untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi Lilin Aromaterapi
Mahasiswa KKN Undip Semarang menghadirkan inovasi teknologi berupa Alat Pengaduk Minyak dan Stearin Otomatis.
Batang Dalam rangka mendukung program pemberdayaan masyarakat dan pemanfaatan limbah bernilai ekonomi, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Semarang Ananda Yoga Pratama menghadirkan inovasi teknologi berupa Alat Pengaduk Minyak dan Stearin Otomatis. Inovasi ini ditujukan untuk mempermudah dan mempercepat proses produksi lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah yang dijalankan oleh masyarakat di Desa Tulis, Kabupaten Batang.

Batang – Dalam rangka mendukung program pemberdayaan masyarakat dan pemanfaatan limbah bernilai ekonomi, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Semarang Ananda Yoga Pratama menghadirkan inovasi teknologi berupa Alat Pengaduk Minyak dan Stearin Otomatis. Inovasi ini ditujukan untuk mempermudah dan mempercepat proses produksi lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah yang dijalankan oleh masyarakat di Desa Tulis, Kabupaten Batang.

Ananda Yoga Pratama mengatakan, pembuatan lilin aromaterapi dari limbah minyak jelantah di Desa Tulis sebelumnya menghadapi kendala teknis pada tahap pencampuran bahan. Proses pengadukan minyak jelantah dan stearin (bahan pengeras lilin) yang masih mengandalkan tenaga manual dinilai kurang efisien. Selain menguras tenaga dan waktu produksi, pengadukan manual pada cairan bersuhu panas ini juga rentan menghasilkan campuran yang kurang merata dan mudah menggumpal sebelum sempat dicetak.

“Alat pengaduk ini dibuat dengan mempertimbangkan aspek keamanan, kepraktisan, serta penggunaan daya listrik yang rendah agar cocok diterapkan pada skala industri rumahan atau UMKM. Desain alat juga dirancang ergonomis dan ringkas, sehingga penggunaannya leluasa, tidak memakan banyak tempat, dan mudah dipindahkan sesuai kebutuhan ruang produksi warga,” katanya saat ditemui di Desa Tulis, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Jumat (21/8/2026).

Penggunaan alat ini memberikan dampak langsung pada efisiensi waktu dan tenaga para pembuat lilin. Warga kini tidak perlu lagi berdiri lama untuk mengaduk cairan panas secara manual. Waktu yang ada dapat dialihkan untuk menyelesaikan tahapan produksi lainnya, seperti pemasangan sumbu atau penyiapan kemasan. Di samping itu, putaran dinamo mesin yang konstan dan stabil memastikan minyak jelantah, stearin, dan pewangi esensial menyatu dengan sempurna.

“Kegiatan perancangan dan penerapan alat ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, melalui upaya peningkatan efisiensi dan produktivitas usaha masyarakat lokal. Selain itu, inovasi perancangan mesin ini sejalan dengan SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur,” jelasnya.

Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN membuktikan bahwa pengabdian kepada masyarakat juga mencakup transfer teknologi yang langsung menjawab permasalahan di lapangan. Kedepannya, purwarupa alat pengaduk otomatis ini diharapkan dapat direplikasi serta terus dikembangkan oleh masyarakat, sehingga mampu mendorong kapasitas produksi dan kemajuan industri kreatif di Desa Tulis. (MC Batang, Jateng/Yoga/Jumadi)

Berita Lainnya

Puskesmas Ajak Siswa SMAN 1 Bandar Melek Penyakit Puskesmas Ajak Siswa SMAN 1 Bandar Melek Penyakit
Puskesmas Ajak Siswa SMAN 1 Bandar Melek Penyakit
Batang - SMA Negeri 1 Bandar bersama Puskesmas Bandar 1 menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program ini diikuti oleh siswa dan para guru, dengan tujuan memastikan kondisi kesehatan dan mengidentifikasi penyakit tidak menular.
06 Okt 2026 Jumadi 85
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Semarang - Pada acara Penyerahan Penghargaan Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) dan Indeks Kepatuhan Daerah Terbaik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Batang meraih penghargaan Pemerintah Kabupaten Pembina Terbaik Pengelolaan Dokumentasi dan Informasi Produk Hukum Pemerintah Desa.
06 Okt 2026 Jumadi 106
Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti
Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti
Batang - Keluarga Muhammad Raeza Afkarian (3), bocah asal Desa Kemesu, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, akhirnya meluruskan simpang siur informasi yang viral di media sosial terkait dugaan penanganan korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
06 Okt 2026 Jumadi 124
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Batang Wakil Bupati Batang Suyono, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tulis 003, Kabupaten Batang, Selasa (6102026).
06 Okt 2026 Jumadi 128
Evaluasi Kinerja, Pemkab Batang Amankan Gaji 2.752 PPPK Paruh Waktu Lewat APBD Evaluasi Kinerja, Pemkab Batang Amankan Gaji 2.752 PPPK Paruh Waktu Lewat APBD
Evaluasi Kinerja, Pemkab Batang Amankan Gaji 2.752 PPPK Paruh Waktu Lewat APBD
Batang - Roda keberuntungan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Batang resmi berputar per 1 Oktober 2026. Dari total 2.824 pegawai yang diangkat pada 2025 lalu, kini tersisa 2.752 orang yang masuk dalam usulan perpanjangan kontrak. Sebanyak 72 posisi resmi tereliminasi dari daftar. Penyusutan jumlah ini bukan semata-mata karena sanksi atau hasil evaluasi kinerja yang buruk.
06 Okt 2026 Jumadi 82
DPRD CUP Batang Digelar, Upaya PBSI Percepat Kaderisasi Atlet Muda DPRD CUP Batang Digelar, Upaya PBSI Percepat Kaderisasi Atlet Muda
DPRD CUP Batang Digelar, Upaya PBSI Percepat Kaderisasi Atlet Muda
Batang  - Atlet bulu tangkis di eks-Karesidenan Pekalongan kembali mendapat panggung untuk unjuk kebolehan dengan berkompetisi di ajang Kejuaraan DPRD Cup 2026, yang diinisiasi oleh Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Batang. Potensi atlet terus dioptimalkan oleh PBSI Batang dengan memberikan ruang bagi pebulu tangkis pra dini hingga remaja, mengingat kesempatan yang masih terbuka lebar nantinya untuk mengikuti ajang di tingkat provinsi maupun nasional.
05 Okt 2026 Jumadi 162