Mahasiswa KKN UNDIP Ajak Warga Kelola Sampah dengan Metode 5R

Rabu, 19 Agustus 2026 Jumadi Dibaca 22 kali Lingkungan
Mahasiswa KKN UNDIP Ajak Warga Kelola Sampah dengan Metode 5R
Mahasiswa KKN UNDIP Ajak Warga Kelola Sampah dengan Metode 5R
Batang Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Semarang melaksanakan penyuluhan Tata Cara Manajemen Sampah Melalui Metode 5R (Reduce, Reuse, Recycle, Replace, Repair) di Balai Desa Kedungsegog, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Rabu (1982026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh pengurus Bank Sampah, ibu-ibu PKK, serta masyarakat Desa Kedungsegog.

Batang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Semarang melaksanakan penyuluhan “Tata Cara Manajemen Sampah Melalui Metode 5R (Reduce, Reuse, Recycle, Replace, Repair)” di Balai Desa Kedungsegog, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Rabu (19/8/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh pengurus Bank Sampah, ibu-ibu PKK, serta masyarakat Desa Kedungsegog.

Mahasiswa KKN Undip Semarang Valentina Puspa mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah sejak dari sumbernya. Pengelolaan sampah tidak hanya dilakukan dengan membuang dan memilah sampah, tetapi juga dapat dimulai dengan mengurangi penggunaan barang yang menghasilkan sampah serta memperpanjang masa guna barang.

“Konsep 5R, yaitu Reduce atau mengurangi penggunaan barang yang berpotensi menghasilkan sampah, Reuse atau menggunakan kembali barang yang masih layak, Recycle atau mendaur ulang sampah, Replace atau mengganti barang dengan alternatif yang lebih ramah lingkungan, serta Repair atau memperbaiki barang agar dapat digunakan kembali,” jelasnya.

Penyampaian materi dilakukan secara interaktif menggunakan media visual dan dilanjutkan dengan sesi diskusi. Masyarakat menunjukkan antusiasme yang tinggi dan aktif mengajukan pertanyaan mengenai penerapan metode 5R dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam mengurangi timbulan sampah rumah tangga.

“Keterlibatan pengurus Bank Sampah dan ibu-ibu PKK menjadi bagian penting dalam kegiatan ini karena pengelolaan sampah berbasis masyarakat membutuhkan partisipasi aktif dari lingkungan rumah tangga. Melalui metode 5R, masyarakat didorong untuk tidak hanya memilah sampah, tetapi juga mengurangi sampah sejak dari sumbernya dan memanfaatkan kembali barang yang masih memiliki nilai guna,” terangnya.

Program ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 12 – Responsible Consumption and Production atau Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. Penerapan prinsip 5R mendorong masyarakat untuk mengurangi penggunaan barang yang menghasilkan sampah, menggunakan kembali barang, mendaur ulang, memilih alternatif yang lebih ramah lingkungan, serta memperbaiki barang sebelum menggantinya dengan yang baru.

“Kegiatan ini juga mendukung SDG 11 – Sustainable Cities and Communities melalui upaya membangun lingkungan desa yang lebih bersih dan berkelanjutan. Selain itu, penerapan 5R dapat berkontribusi terhadap SDG 14 – Life Below Water dengan mengurangi potensi sampah, khususnya sampah plastik, masuk ke saluran air dan berakhir di lingkungan perairan,” ujar dia.

Melalui penyuluhan ini, mahasiswa KKN berharap masyarakat Desa Kedungsegog dapat mulai menerapkan prinsip 5R dalam kehidupan sehari-hari. Perubahan kebiasaan dari tingkat rumah tangga diharapkan dapat mengurangi timbulan sampah sekaligus memperkuat peran Bank Sampah dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

“Dengan adanya kolaborasi antara mahasiswa KKN, pengurus Bank Sampah, ibu-ibu PKK, dan masyarakat, penerapan metode 5R diharapkan dapat menjadi kebiasaan berkelanjutan. Langkah sederhana dalam mengurangi, menggunakan kembali, mendaur ulang, mengganti, dan memperbaiki barang dapat menjadi bagian dari upaya mewujudkan Desa Kedungsegog yang lebih bersih dan berkelanjutan,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Valentina Puspa/Jumadi)

Berita Lainnya

Mahasiswa KKN UNDIP Ajak Pelajar Lawan Bullying Mahasiswa KKN UNDIP Ajak Pelajar Lawan Bullying
Mahasiswa KKN UNDIP Ajak Pelajar Lawan Bullying
Batang Bullying di lingkungan sekolah sering kali tidak terlihat jelas, tapi dampaknya bisa membekas lama pada korban. Menyadari hal ini, mahasiswa KKN Reguler TIM II Universitas Diponegoro Semarang menggelar program sosialisasi psikoedukasi bertajuk "TemanBaik, Gerakan Anti Bullying" untuk pelajar SDN 1 Kedungsegog.
19 Ags 2026 Jumadi 60
Kembangkan Karakter Kepemimpinan, Mahasiswa Berikan Edukasi Melalui Kegiatan Fun Learning Kembangkan Karakter Kepemimpinan, Mahasiswa Berikan Edukasi Melalui Kegiatan Fun Learning
Kembangkan Karakter Kepemimpinan, Mahasiswa Berikan Edukasi Melalui Kegiatan Fun Learning
Batang - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang melaksanakan program kerja sosial kemasyarakatan berupa edukasi pengembangan sikap kepemimpinan bagi siswa kelas 6 SDN 2 Kedungsegog. Kegiatan ini dikemas melalui metode fun learning yang menggabungkan penyampaian materi dengan permainan edukatif agar siswa dapat belajar kepemimpinan secara menyenangkan dan interaktif.
19 Ags 2026 Jumadi 30
Sungai Langsean 'Terkepung' Sampah, Bupati Batang Minta Desa Bergerak dari Rumah Sungai Langsean 'Terkepung' Sampah, Bupati Batang Minta Desa Bergerak dari Rumah
Sungai Langsean 'Terkepung' Sampah, Bupati Batang Minta Desa Bergerak dari Rumah
Batang - Pemandangan asri di balik keindahan objek wisata Pagilaran mendadak ternoda. Aliran Sungai Langsean, kawasan sebelah barat Desa Adirejo, Kecamatan Reban, terancam tumpukan sampah yang menyumbat urat nadi alamnya.
19 Ags 2026 Jumadi 75
Pemkab Batang Berkomitmen Mendukung Keberlanjutan Optimalisasi Produk Unggulan Program Desa BRILiaN 2026 Pemkab Batang Berkomitmen Mendukung Keberlanjutan Optimalisasi Produk Unggulan Program Desa BRILiaN 2026
Pemkab Batang Berkomitmen Mendukung Keberlanjutan Optimalisasi Produk Unggulan Program Desa BRILiaN 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menegaskan komitmennya untuk mendukung keberlanjutan Program Desa BRILiaN 2026 di Desa Mangunharjo, Kecamatan Subah. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas pemerintahan desa, tata kelola BUM Desa, serta pengembangan produk unggulan yang mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
19 Ags 2026 Jumadi 11
Mahasiswa KKN-R UNDIP Lakukan Program Psikoedukasi Pemilahan Sampah Mahasiswa KKN-R UNDIP Lakukan Program Psikoedukasi Pemilahan Sampah
Mahasiswa KKN-R UNDIP Lakukan Program Psikoedukasi Pemilahan Sampah
Batang Bahasan sosialisasi terkait pengolahan dan pemilahan sampah tidak lagi menjadi topik yang menjemukkan bagi siswa SD di Desa Kedungsegog, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang. Melalui program psikoedukasi pemilahan sampah yang bertajuk Tepat, Cepat, Pilah, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Diponegoro Semarang Permata Sarifazia Subakti, Fakultas Psikologi, sukses mengajak siswa Kelas 6 SDN 2 Kedungsegog  mengenal lebih dalam terkait empat jenis sampah melalui  permainan yang edukatif.
19 Ags 2026 Jumadi 50
Mahasiswa KKN UNDIP Bantu Tingkatkan Daya Saing BUMDes Telur Asin Mahasiswa KKN UNDIP Bantu Tingkatkan Daya Saing BUMDes Telur Asin
Mahasiswa KKN UNDIP Bantu Tingkatkan Daya Saing BUMDes Telur Asin
Batang Bagi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Kedungsegog dengan produk unggulan Telur Asin Nusantara, penjualan telur asin adalah modal utama bagi mereka untuk pembelian pakan dan biaya pemeliharaan peternakan bebek yang dikelola secara mandiri oleh mereka. Hal ini menunjukkan bahwa keberlangsungan peternakan sangat bergantung pada penjualan telur asin di pasaran.
19 Ags 2026 Jumadi 63