Mahasiswa KKN-R UNDIP Lakukan Program Psikoedukasi Pemilahan Sampah

Rabu, 19 Agustus 2026 Jumadi Dibaca 49 kali Lingkungan
Mahasiswa KKN-R UNDIP Lakukan Program Psikoedukasi Pemilahan Sampah
Mahasiswa KKN-R UNDIP Lakukan Program Psikoedukasi Pemilahan Sampah
Batang Bahasan sosialisasi terkait pengolahan dan pemilahan sampah tidak lagi menjadi topik yang menjemukkan bagi siswa SD di Desa Kedungsegog, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang. Melalui program psikoedukasi pemilahan sampah yang bertajuk Tepat, Cepat, Pilah, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Diponegoro Semarang Permata Sarifazia Subakti, Fakultas Psikologi, sukses mengajak siswa Kelas 6 SDN 2 Kedungsegog  mengenal lebih dalam terkait empat jenis sampah melalui  permainan yang edukatif.

Batang – Bahasan sosialisasi terkait pengolahan dan pemilahan sampah tidak lagi menjadi topik yang menjemukkan bagi siswa SD di Desa Kedungsegog, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang. Melalui program psikoedukasi pemilahan sampah yang bertajuk “Tepat, Cepat, Pilah”, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Diponegoro Semarang Permata Sarifazia Subakti, Fakultas Psikologi, sukses mengajak siswa Kelas 6 SDN 2 Kedungsegog  mengenal lebih dalam terkait empat jenis sampah melalui  permainan yang edukatif.

Permata Sarifazia Subakti mengatakan, program meliputi permainan estafet memilah sampah yang dilakukan secara berkelompok, pemaparan materi terkait jenis sampah dan cara pengolahannya, dan diakhiri dengan kuis tebak jenis sampah. Rangkaian kegiatan disusun dengan menyasar aspek kognitif yang mengukur sejauh mana siswa memahami konsep dasar pemilahan sampah serta aspek afektif yang mengukur ketertarikan dan kepedulian siswa terhadap isu pemilahan sampah.

“Program selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 yakni Quality Education sebab program secara eksplisit menyasar anak usia sekolah sebagai target intervensi serta SDG 12 yakni Responsible Consumption and Production yang selaras dengan topik program berupa pemilahan sampah,” katanya saat ditemui di SDN 2 Kedungsegog, Kabupaten Batang, Rabu (19/8/2026).

Program tersebut dilaksanakan sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat di Desa Kedungsegog melalui edukasi dan aksi kebersihan lingkungan dalam mewujudkan desa yang bersih, sehat, dan nyaman. Mahasiswa menjelaskan pemahaman mengenai pentingnya pemilahan sampah seringkali diabaikan oleh anak-anak, padahal pembentukan kesadaran peduli kebersihan penting ditanamkan sejak usia dini.

“Bahwa program tersebut dirancang melalui permainan untuk memberikan pemahaman langsung mengenai pentingnya memilah sampah dan menanamkan budaya peduli kebersihan sedari dini. Pada sesi permainan estafet memilah sampah, mahasiswa mengajak siswa melakukan praktik langsung menggunakan properti yang telah disediakan oleh mahasiswa KKN,” terangnya.

Dalam sesi ini, siswa dibagi menjadi 4 tim yang berbaris di belakang garis start dengan kumpulan kartu sampah berada di tengah lintasan, serta tersedia 4 wadah yang bertuliskan ‘Organik’, ‘Anorganik’, ‘Residu’, dan ‘B3’ yang tersedia untuk masing-masing kelompok di balik garis finish. Setelah aba-aba, siswa paling depan dari tiap tim mengambil 1 kartu sampah lalu dibawa hingga garis finish untuk memasukkan kartu yang diambil ke wadah dengan jenis sampah yang sesuai. Siswa kembali dan estafet dilanjut dengan siswa berikutnya hingga kartu sampah habis.

“Sesi ini berakhir dengan pemahaman siswa terkait pemilahan sampah yang memuaskan. Siswa dapat menentukan kategori sampah apa yang sesuai dengan kartu sampah yang mereka dapatkan dengan tepat. Program berlanjut dengan sesi pemaparan materi yang disambut dengan antusiasme siswa yang tinggi. Sesi kuis juga berlangsung dengan meriah  yang membuktikan bahwa siswa telah sepenuhnya paham dengan pentingnya pemilahan sampah,” ujar da.

Permata Sarifazia berharap, siswa kelas 6 SDN 2 Kedungsegog tidak hanya memahami pentingnya pemilahan sampah, tetapi juga mampu menjadi contoh bagi siswa lainnya dalam mengaplikasikan kebiasaan memilah sampah di lingkungan sekitar. (MC Batang, Jateng/Sarifazia/Jumadi)

Berita Lainnya

Sungai Langsean 'Terkepung' Sampah, Bupati Batang Minta Desa Bergerak dari Rumah Sungai Langsean 'Terkepung' Sampah, Bupati Batang Minta Desa Bergerak dari Rumah
Sungai Langsean 'Terkepung' Sampah, Bupati Batang Minta Desa Bergerak dari Rumah
Batang - Pemandangan asri di balik keindahan objek wisata Pagilaran mendadak ternoda. Aliran Sungai Langsean, kawasan sebelah barat Desa Adirejo, Kecamatan Reban, terancam tumpukan sampah yang menyumbat urat nadi alamnya.
19 Ags 2026 Jumadi 74
Mahasiswa KKN UNDIP Ajak Warga Kelola Sampah dengan Metode 5R Mahasiswa KKN UNDIP Ajak Warga Kelola Sampah dengan Metode 5R
Mahasiswa KKN UNDIP Ajak Warga Kelola Sampah dengan Metode 5R
Batang Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Semarang melaksanakan penyuluhan Tata Cara Manajemen Sampah Melalui Metode 5R (Reduce, Reuse, Recycle, Replace, Repair) di Balai Desa Kedungsegog, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Rabu (1982026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh pengurus Bank Sampah, ibu-ibu PKK, serta masyarakat Desa Kedungsegog.
19 Ags 2026 Jumadi 21
Kembangkan Karakter Kepemimpinan, Mahasiswa Berikan Edukasi Melalui Kegiatan Fun Learning Kembangkan Karakter Kepemimpinan, Mahasiswa Berikan Edukasi Melalui Kegiatan Fun Learning
Kembangkan Karakter Kepemimpinan, Mahasiswa Berikan Edukasi Melalui Kegiatan Fun Learning
Batang - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang melaksanakan program kerja sosial kemasyarakatan berupa edukasi pengembangan sikap kepemimpinan bagi siswa kelas 6 SDN 2 Kedungsegog. Kegiatan ini dikemas melalui metode fun learning yang menggabungkan penyampaian materi dengan permainan edukatif agar siswa dapat belajar kepemimpinan secara menyenangkan dan interaktif.
19 Ags 2026 Jumadi 28
Pemkab Batang Berkomitmen Mendukung Keberlanjutan Optimalisasi Produk Unggulan Program Desa BRILiaN 2026 Pemkab Batang Berkomitmen Mendukung Keberlanjutan Optimalisasi Produk Unggulan Program Desa BRILiaN 2026
Pemkab Batang Berkomitmen Mendukung Keberlanjutan Optimalisasi Produk Unggulan Program Desa BRILiaN 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menegaskan komitmennya untuk mendukung keberlanjutan Program Desa BRILiaN 2026 di Desa Mangunharjo, Kecamatan Subah. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas pemerintahan desa, tata kelola BUM Desa, serta pengembangan produk unggulan yang mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
19 Ags 2026 Jumadi 7
Mahasiswa KKN UNDIP Ajak Pelajar Lawan Bullying Mahasiswa KKN UNDIP Ajak Pelajar Lawan Bullying
Mahasiswa KKN UNDIP Ajak Pelajar Lawan Bullying
Batang Bullying di lingkungan sekolah sering kali tidak terlihat jelas, tapi dampaknya bisa membekas lama pada korban. Menyadari hal ini, mahasiswa KKN Reguler TIM II Universitas Diponegoro Semarang menggelar program sosialisasi psikoedukasi bertajuk "TemanBaik, Gerakan Anti Bullying" untuk pelajar SDN 1 Kedungsegog.
19 Ags 2026 Jumadi 58
Mahasiswa KKN UNDIP Bantu Tingkatkan Daya Saing BUMDes Telur Asin Mahasiswa KKN UNDIP Bantu Tingkatkan Daya Saing BUMDes Telur Asin
Mahasiswa KKN UNDIP Bantu Tingkatkan Daya Saing BUMDes Telur Asin
Batang Bagi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Kedungsegog dengan produk unggulan Telur Asin Nusantara, penjualan telur asin adalah modal utama bagi mereka untuk pembelian pakan dan biaya pemeliharaan peternakan bebek yang dikelola secara mandiri oleh mereka. Hal ini menunjukkan bahwa keberlangsungan peternakan sangat bergantung pada penjualan telur asin di pasaran.
19 Ags 2026 Jumadi 63