Mahasiswa KKN UNDIP Bantu Tingkatkan Daya Saing BUMDes Telur Asin

Rabu, 19 Agustus 2026 Jumadi Dibaca 203 kali IKM UKM UMKM
Mahasiswa KKN UNDIP Bantu Tingkatkan Daya Saing BUMDes Telur Asin
Mahasiswa KKN UNDIP Bantu Tingkatkan Daya Saing BUMDes Telur Asin
Batang Bagi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Kedungsegog dengan produk unggulan Telur Asin Nusantara, penjualan telur asin adalah modal utama bagi mereka untuk pembelian pakan dan biaya pemeliharaan peternakan bebek yang dikelola secara mandiri oleh mereka. Hal ini menunjukkan bahwa keberlangsungan peternakan sangat bergantung pada penjualan telur asin di pasaran.

Batang – Bagi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Kedungsegog dengan produk unggulan “Telur Asin Nusantara”, penjualan telur asin adalah modal utama bagi mereka untuk pembelian pakan dan biaya pemeliharaan peternakan bebek yang dikelola secara mandiri oleh mereka. Hal ini menunjukkan bahwa keberlangsungan peternakan sangat bergantung pada penjualan telur asin di pasaran.

Namun, tim KKN menemukan satu titik lemah yang selama ini luput dari perhatian, yakni kemasan produk yang belum dikelola sebagai elemen branding. Mahasiswa Psikologi Universitas Diponegoro Semarang Permata Sarifazia Subakti menjelaskan, bahwa kemasan telur asin BUMDes selama in lebih berfungsi sebagai pelindung fisik produk saja. Belum ada elemen visual dan informasi yang cukup untuk membangin kepercayaan dan daya tarik di mata konsumen.

“Menjawab persoalan ini, mahasiswa mengusulkan program redesain kemasan produk telur asin BUMDes. Bersama dengan Wulan Rama Putri dari Ilmu Gizi, Ahmad Shafi Maulana dari Sastra Inggris, dan Verlyta Eka Novelasari dari Hukum, mahasiswa menambahkan empat elemen sekaligus, yaitu elemen visual branding, nutrition facts (informasi nilai gizi), informasi perlindungan konsumen, dan transliterasi bahasa untuk memperluas jangkauan pasar,” katanya saat ditemui di Desa Kedungsegog, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Rabu (19/8/2026)

Penambahan informasi nilai gizi dan informasi perlindungan konsumen sejalan dengan prinsip psikologi konsumen soal rasa aman dan kepercayaan.Konsumen cenderung lebih percaya pada produk yang transparan soal kandungan dan hak-hak mereka sebagai pembeli, terutama untuk produk pangan seperti telur asin.

“Sementara elemen transliterasi bahasa dihadirkan supaya produk ini punya peluang menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk konsumen di luar wilayah yang terbiasa dengan istilah lokal. Setelah konsep dan elemen desain dirampungkan bersama, tahap selanjutnya adalah penyusunan desain kemasan yang kemudian disosialisasikan kepada pengurus BUMDes sebagai kelompok sasaran utama program ini,” jelasnya.

Direktur BUMDes Telur Asin Desa Kedungsegog Lufni memberikan umpan balik yang memuaskan. Menurutnya, kemasan baru tersebut membuat produk telur asin desa terlihat lebih profesional dan siap bersaing dengan produk sejenis di pasar yang lebih luas.

Ia berharap, perubahan kemasan ini dapat membantu meningkatkan penjualan sekaligus memperkenalkan Telur Asin Nusantara ke konsumen di luar Desa Kedungsegog.

“Program redesain kemasan ini juga selaras dengan dua Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) sekaligus, yaitu SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dan SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur). Melalui penguatan branding dan daya saing produk, program ini turut mendorong pertumbuhan ekonomi lokal berbasis usaha mikro desa, sekaligus mendorong inovasi dalam pengelolaan produk pangan tradisional agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar dia.

Melalui program ini, mahasiswa KKN TIM II UNDIP berharap redesain kemasan tidak hanya berdampak pada tampilan produk, tetapi juga pada keberlangsungan usaha BUMDes secara keseluruhan. Sebab pada akhirnya, setiap peningkatan penjualan telur asin turut menopang keberlangsungan peternakan bebek yang menjadi fondasi seluruh usaha BUMDes ini. (MC Batang, Jateng/Sarifazia/Jumadi)

Berita Lainnya

Puskesmas Ajak Siswa SMAN 1 Bandar Melek Penyakit Puskesmas Ajak Siswa SMAN 1 Bandar Melek Penyakit
Puskesmas Ajak Siswa SMAN 1 Bandar Melek Penyakit
Batang - SMA Negeri 1 Bandar bersama Puskesmas Bandar 1 menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program ini diikuti oleh siswa dan para guru, dengan tujuan memastikan kondisi kesehatan dan mengidentifikasi penyakit tidak menular.
06 Okt 2026 Jumadi 88
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Semarang - Pada acara Penyerahan Penghargaan Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) dan Indeks Kepatuhan Daerah Terbaik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Batang meraih penghargaan Pemerintah Kabupaten Pembina Terbaik Pengelolaan Dokumentasi dan Informasi Produk Hukum Pemerintah Desa.
06 Okt 2026 Jumadi 108
Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti
Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti
Batang - Keluarga Muhammad Raeza Afkarian (3), bocah asal Desa Kemesu, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, akhirnya meluruskan simpang siur informasi yang viral di media sosial terkait dugaan penanganan korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
06 Okt 2026 Jumadi 129
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Batang Wakil Bupati Batang Suyono, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tulis 003, Kabupaten Batang, Selasa (6102026).
06 Okt 2026 Jumadi 130
Evaluasi Kinerja, Pemkab Batang Amankan Gaji 2.752 PPPK Paruh Waktu Lewat APBD Evaluasi Kinerja, Pemkab Batang Amankan Gaji 2.752 PPPK Paruh Waktu Lewat APBD
Evaluasi Kinerja, Pemkab Batang Amankan Gaji 2.752 PPPK Paruh Waktu Lewat APBD
Batang - Roda keberuntungan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Batang resmi berputar per 1 Oktober 2026. Dari total 2.824 pegawai yang diangkat pada 2025 lalu, kini tersisa 2.752 orang yang masuk dalam usulan perpanjangan kontrak. Sebanyak 72 posisi resmi tereliminasi dari daftar. Penyusutan jumlah ini bukan semata-mata karena sanksi atau hasil evaluasi kinerja yang buruk.
06 Okt 2026 Jumadi 83
DPRD CUP Batang Digelar, Upaya PBSI Percepat Kaderisasi Atlet Muda DPRD CUP Batang Digelar, Upaya PBSI Percepat Kaderisasi Atlet Muda
DPRD CUP Batang Digelar, Upaya PBSI Percepat Kaderisasi Atlet Muda
Batang  - Atlet bulu tangkis di eks-Karesidenan Pekalongan kembali mendapat panggung untuk unjuk kebolehan dengan berkompetisi di ajang Kejuaraan DPRD Cup 2026, yang diinisiasi oleh Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Batang. Potensi atlet terus dioptimalkan oleh PBSI Batang dengan memberikan ruang bagi pebulu tangkis pra dini hingga remaja, mengingat kesempatan yang masih terbuka lebar nantinya untuk mengikuti ajang di tingkat provinsi maupun nasional.
05 Okt 2026 Jumadi 163