Batang - Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tim II Universitas Diponegoro (Undip) Semarang sukses menyelenggarakan program kerja Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Ikan Asap melalui pembuatan dan pembagian banner promosi untuk enam pelaku UMKM, di Desa Jrakahpayung, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Selasa (1882026).
Batang - Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tim II Universitas Diponegoro (Undip) Semarang sukses menyelenggarakan program kerja Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Ikan Asap melalui pembuatan dan pembagian banner promosi untuk enam pelaku UMKM, di Desa Jrakahpayung, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Selasa (18/8/2026).
Mahasiswa Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Undip Semarang Putri Leni Maysaroh mengatakan, kegiatan ini diinisiasi sebagai respons terhadap permasalahan minimnya media promosi yang dimiliki para pelaku UMKM ikan asap di Desa Jrakahpayung, sehingga produk mereka kurang dikenal luas oleh konsumen di luar desa. Dengan menyasar pelaku UMKM ikan asap, program ini bertujuan untuk memberikan sarana promosi visual berupa banner yang dapat dipasang di pasar maupun di rumah produksi guna menjangkau lebih banyak konsumen dan meningkatkan omzet penjualan.
“Bahwa program ini dirancang agar memberikan dampak nyata bagi keberlangsungan usaha warga. Ikan asap merupakan salah satu potensi unggulan Desa Jrakahpayung, namun banyak pelaku usaha yang belum memiliki media promosi yang menarik. Melalui program ini, kami membantu menyediakan banner agar produk UMKM lebih mudah dikenali dan menjangkau konsumen baru,” jelasnya.
Putri Leni menyebutkan, banner tersebut dirancang dengan menampilkan identitas usaha, produk unggulan, serta informasi kontak agar mudah diakses oleh calon pembeli. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan survei dan wawancara singkat kepada enam pelaku UMKM ikan asap, kemudian dilanjutkan dengan proses desain banner dan pencetakan, hingga akhirnya banner dibagikan dan ditempel langsung di pasar maupun di rumah masing-masing pelaku usaha. Para pelaku UMKM tampak antusias menerima banner yang diberikan.
Salah satu pelaku UMKM ikan asap Bidin menyampaikan, apresiasi atas kontribusi nyata mahasiswa KKN. “Kami sangat berterima kasih atas kehadiran adik-adik mahasiswa KKN Undip. Program banner UMKM ikan asap ini sangat membantu kami dalam memasarkan produk. Kami berharap usaha ikan asap warga bisa semakin dikenal dan berkembang ke depannya,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Putri Leni/Jumadi)