Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah

Rabu, 07 Oktober 2026 Jumadi Dibaca 29 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah
Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah.
Batang Pemerintah Kabupaten Batang menyiapkan strategi untuk meningkatkan populasi dan produksi susu sapi perah di daerah tersebut. Salah satu langkah yang disiapkan adalah pemetaan lokasi kandang komunal yang nantinya dapat digunakan sebagai kandang rearing atau pembesaran pedet sebelum sapi masuk ke kandang laktasi milik peternak.

Batang – Pemerintah Kabupaten Batang menyiapkan strategi untuk meningkatkan populasi dan produksi susu sapi perah di daerah tersebut. Salah satu langkah yang disiapkan adalah pemetaan lokasi kandang komunal yang nantinya dapat digunakan sebagai kandang rearing atau pembesaran pedet sebelum sapi masuk ke kandang laktasi milik peternak.

Sekretaris Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Batang Syam Manohara mengatakan, kebutuhan kandang pembesaran perlu dipikirkan sejak awal seiring target peningkatan populasi sapi perah.

“Dispaperta juga sudah mulai memetakan titik-titik mana kandang komunal. Kalau yang saya tangkap dari yang dimaksud Bapak Bupati, kandang komunal ini nantinya untuk menampung ternak dalam proses pembesaran,” katanya saat ditemui di Kantor Dispaperta Batang, Kabupaten Batang, Rabu (7/10/2026).

Menurut Syam, pengembangan sapi perah membutuhkan perencanaan jangka panjang, terutama untuk menyiapkan tempat bagi sapi betina hasil pengembangbiakan. Ia mencontohkan, apabila populasi sapi perah yang saat ini sekitar 300 ekor terus bertambah, kebutuhan ruang untuk pembesaran juga akan meningkat.

“Ketika nanti tercapai di lima tahun ke depan, kalau tidak ada kandang rearing, akan kesulitan. Kalau yang lahir betina otomatis akan dipertahankan oleh peternak kita. Populasi ternak dapat berkembang dari sekitar 300 ekor menjadi 600 ekor, kemudian 1.200 ekor, dan terus meningkat seiring program pengembangan sapi perah,” jelasnya.

Kondisi tersebut membutuhkan tempat khusus untuk pembesaran agar sapi muda tidak bercampur dengan sapi yang sedang dalam masa produksi atau laktasi. Pemkab Batang saat ini mulai memetakan sejumlah lokasi yang dinilai potensial untuk pengembangan peternakan sapi perah.

Syam menyebut terdapat beberapa titik yang masuk dalam rencana pengembangan, termasuk wilayah Bandar dan Bawang serta kawasan yang masuk dalam rencana pengembangan ternak perah.

“Kita ingin menyamakan persepsi bahwa kandang komunal itu nanti bisa menjadi salah satu solusi. Mungkin ada beberapa titik, salah satunya di Tomesu yang bisa menjadi alternatif. Kandang tersebut nantinya dapat dikembangkan melalui dukungan pemerintah, termasuk kemungkinan bantuan hibah yang dapat dimanfaatkan peternak,” terangnya.

Konsepnya, kandang komunal digunakan sebagai tempat rearing atau pembesaran sapi muda. Setelah memasuki fase laktasi, sapi kemudian dapat ditempatkan kembali di kandang peternak masing-masing.

Syam juga menegaskan, pembangunan kandang komunal bukan semata-mata untuk menambah fasilitas peternakan, tetapi menjadi bagian dari strategi jangka panjang meningkatkan populasi sapi perah dan produksi susu di Kabupaten Batang.

“Dengan adanya fasilitas pembesaran, peternak diharapkan tidak menghadapi kendala ketika jumlah sapi terus bertambah. Di tahap itu, kita akan lanjutkan dengan strategi. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemkab Batang menyiapkan ekosistem peternakan sapi perah secara berkelanjutan, mulai dari pembesaran ternak hingga masuk masa produksi susu,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan
Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan
Batang - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan yang baru diujicobakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujungnegoro, ternyata mendapat sambutan hangat dari pelajar SMP Negeri 2 Kandeman. Meski pola tersebut baru diterapkan dalam lingkup kecil yakni dua kelas, namun berkat sajian menu yang segar dan hangat, menjadikan siswa lebih menikmati di tiap suapannya.
07 Okt 2026 Jumadi 46
Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi
Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi
Batang Kemarau panjang mulai memengaruhi ketersediaan bahan pakan ternak di Kabupaten Batang. Kondisi tersebut terjadi karena sebagian bahan pakan berasal dari limbah hasil pertanian, seperti tebon jagung, hijauan tanaman, hingga bekatul. Ketika produksi pertanian menurun akibat keterbatasan air, pasokan bahan pakan ternak ikut terdampak.
07 Okt 2026 Jumadi 31
Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa
Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bergerak cepat menuntaskan kekosongan 330 posisi perangkat desa. Tak tanggung-tanggung, proses pengujian kompetensi manajerial para calon perangkat desa kali ini melibatkan langsung tim Sumber Daya Manusia (SDM) Mabes Polri guna menjamin transparansi serta kualitas hasil seleksi.
07 Okt 2026 Jumadi 34
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Semarang - Pada acara Penyerahan Penghargaan Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) dan Indeks Kepatuhan Daerah Terbaik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Batang meraih penghargaan Pemerintah Kabupaten Pembina Terbaik Pengelolaan Dokumentasi dan Informasi Produk Hukum Pemerintah Desa.
06 Okt 2026 Jumadi 240
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Batang Wakil Bupati Batang Suyono, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tulis 003, Kabupaten Batang, Selasa (6102026).
06 Okt 2026 Jumadi 233
Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti
Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti
Batang - Keluarga Muhammad Raeza Afkarian (3), bocah asal Desa Kemesu, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, akhirnya meluruskan simpang siur informasi yang viral di media sosial terkait dugaan penanganan korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
06 Okt 2026 Jumadi 256