Mahasiswa KKN Undip Dampingi UMKM Ikan Asap Susun Informasi Nilai Gizi Produk

Selasa, 18 Agustus 2026 Jumadi Dibaca 35 kali IKM UKM UMKM
Mahasiswa KKN Undip Dampingi UMKM Ikan Asap Susun Informasi Nilai Gizi Produk
Mahasiswa KKN Undip Dampingi UMKM Ikan Asap Susun Informasi Nilai Gizi Produk
Batang Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro Semarang sukses menyelenggarakan program pendampingan penyusunan Informasi Nilai Gizi (Nutrition Facts) pada kemasan produk ikan asap, salah satu UMKM unggulan di Desa Jrakahpayung, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang.

Batang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro Semarang sukses menyelenggarakan program pendampingan penyusunan Informasi Nilai Gizi (Nutrition Facts) pada kemasan produk ikan asap, salah satu UMKM unggulan di Desa Jrakahpayung, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang.

Mahasiswa Program Studi Gizi Fakultas Kedokteran Undip Semarang Viarel Mahza Viqia mengatakan, UMKM ikan asap merupakan salah satu sumber penghasilan utama masyarakat Desa Jrakahpayung dengan produk yang telah dipasarkan hingga ke luar wilayah Batang. Meski memiliki kualitas yang baik dan bernilai gizi tinggi sebagai sumber protein, kemasan produk ikan asap tersebut belum dilengkapi dengan informasi nilai gizi sehingga kandungan gizinya belum tersampaikan secara optimal kepada konsumen.

“Pelaku UMKM juga masih memiliki keterbatasan pengetahuan mengenai cara penyusunan informasi nilai gizi serta manfaatnya dalam meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk. Pendampingan ini bertujuan meningkatkan nilai jual produk sekaligus memberikan transparansi informasi kepada konsumen,” katanya saat ditemui di Desa Jrakahpayung, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Selasa (18/8/2026).

Viarel Mahza menyebutkan, ikan asap ini sebenarnya sumber protein yang bagus, tetapi selama ini konsumen tidak mendapat informasi kandungan gizinya. Kami mendampingi pelaku UMKM untuk mengidentifikasi bahan baku dan komposisi produk, lalu menyusun contoh Informasi Nilai Gizi yang bisa dicantumkan pada kemasan. Harapannya produk ini semakin dipercaya dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Pelaksanaan program diawali dengan identifikasi bahan baku, komposisi, dan informasi produk yang diperlukan untuk penyusunan Informasi Nilai Gizi. Tahap selanjutnya adalah pemberian edukasi kepada pelaku UMKM mengenai pentingnya pencantuman informasi nilai gizi dan pelabelan pangan, yang juga diintegrasikan ke dalam katalog digital produk. Pendampingan diakhiri dengan penyusunan contoh Informasi Nilai Gizi (Nutrition Facts) pada demo kemasan produk ikan asap,” jelasnya.

Program ini merupakan bagian dari tema multidisiplin “Penguatan Daya Saing UMKM Berbasis Inovasi, Standarisasi, dan Digitalisasi” yang dilaksanakan bersama sepuluh mahasiswa lintas disiplin ilmu di Desa Jrakahpayung.

“Kegiatan ini sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yaitu SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penyediaan informasi gizi produk pangan, SDG 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan daya saing UMKM, serta SDG 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui penerapan pelabelan pangan yang informatif dan bertanggung jawab,” imbuhnya.

Salah satu pelaku UMKM ikan asap Desa Jrakahpayung menyambut baik program pendampingan ini. “Kami senang dibantu mba mahasiswa KKN. Selama ini kami hanya jual produk apa adanya, sekarang jadi tahu cara mencantumkan informasi gizi di kemasan supaya pembeli lebih percaya,” ujar dia.

Kegiatan pendampingan ditutup dengan penyerahan demo kemasan berlabel Informasi Nilai Gizi kepada pelaku UMKM, disertai sesi dokumentasi bersama sebagai bentuk komitmen keberlanjutan program setelah masa KKN berakhir. (MC Batang, Jateng/Viarel Mahza/Jumadi)

Berita Lainnya

Puskesmas Ajak Siswa SMAN 1 Bandar Melek Penyakit Puskesmas Ajak Siswa SMAN 1 Bandar Melek Penyakit
Puskesmas Ajak Siswa SMAN 1 Bandar Melek Penyakit
Batang - SMA Negeri 1 Bandar bersama Puskesmas Bandar 1 menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program ini diikuti oleh siswa dan para guru, dengan tujuan memastikan kondisi kesehatan dan mengidentifikasi penyakit tidak menular.
06 Okt 2026 Jumadi 88
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Semarang - Pada acara Penyerahan Penghargaan Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) dan Indeks Kepatuhan Daerah Terbaik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Batang meraih penghargaan Pemerintah Kabupaten Pembina Terbaik Pengelolaan Dokumentasi dan Informasi Produk Hukum Pemerintah Desa.
06 Okt 2026 Jumadi 108
Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti
Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti
Batang - Keluarga Muhammad Raeza Afkarian (3), bocah asal Desa Kemesu, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, akhirnya meluruskan simpang siur informasi yang viral di media sosial terkait dugaan penanganan korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
06 Okt 2026 Jumadi 129
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Batang Wakil Bupati Batang Suyono, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tulis 003, Kabupaten Batang, Selasa (6102026).
06 Okt 2026 Jumadi 130
Evaluasi Kinerja, Pemkab Batang Amankan Gaji 2.752 PPPK Paruh Waktu Lewat APBD Evaluasi Kinerja, Pemkab Batang Amankan Gaji 2.752 PPPK Paruh Waktu Lewat APBD
Evaluasi Kinerja, Pemkab Batang Amankan Gaji 2.752 PPPK Paruh Waktu Lewat APBD
Batang - Roda keberuntungan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Batang resmi berputar per 1 Oktober 2026. Dari total 2.824 pegawai yang diangkat pada 2025 lalu, kini tersisa 2.752 orang yang masuk dalam usulan perpanjangan kontrak. Sebanyak 72 posisi resmi tereliminasi dari daftar. Penyusutan jumlah ini bukan semata-mata karena sanksi atau hasil evaluasi kinerja yang buruk.
06 Okt 2026 Jumadi 83
DPRD CUP Batang Digelar, Upaya PBSI Percepat Kaderisasi Atlet Muda DPRD CUP Batang Digelar, Upaya PBSI Percepat Kaderisasi Atlet Muda
DPRD CUP Batang Digelar, Upaya PBSI Percepat Kaderisasi Atlet Muda
Batang  - Atlet bulu tangkis di eks-Karesidenan Pekalongan kembali mendapat panggung untuk unjuk kebolehan dengan berkompetisi di ajang Kejuaraan DPRD Cup 2026, yang diinisiasi oleh Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Batang. Potensi atlet terus dioptimalkan oleh PBSI Batang dengan memberikan ruang bagi pebulu tangkis pra dini hingga remaja, mengingat kesempatan yang masih terbuka lebar nantinya untuk mengikuti ajang di tingkat provinsi maupun nasional.
05 Okt 2026 Jumadi 163