Mahasiswa KKN Undip Manfaatkan Data Pemasaran Untuk Mendukung Pengembangan UMKM

Selasa, 18 Agustus 2026 Jumadi Dibaca 27 kali IKM UKM UMKM
Mahasiswa KKN Undip Manfaatkan Data Pemasaran Untuk Mendukung Pengembangan UMKM
Mahasiswa KKN Undip Manfaatkan Data Pemasaran Untuk Mendukung Pengembangan UMKM
Batang - Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro Fakultas Sains dan Matematika, Program Studi Statistika Dian Nurmalasari menjalankan program kerja multidisiplin berupa penyusunan profil pemasaran UMKM ikan asap berdasarkan hasil wawancara di Desa Jrakahpayung, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang. Program ini menghasilkan leaflet dan banner sebagai media pendukung pemasaran bagi pelaku UMKM ikan asap setempat.

Batang - Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro Fakultas Sains dan Matematika, Program Studi Statistika Dian Nurmalasari menjalankan program kerja multidisiplin berupa penyusunan profil pemasaran UMKM ikan asap berdasarkan hasil wawancara di Desa Jrakahpayung, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang. Program ini menghasilkan leaflet dan banner sebagai media pendukung pemasaran bagi pelaku UMKM ikan asap setempat.

“UMKM ikan asap merupakan salah satu sumber penghasilan warga Desa Jrakahpayung, dengan produk yang telah dipasarkan hingga ke luar wilayah Batang. Namun, pemasaran produk ini masih mengandalkan cara konvensional dan belum didukung pencatatan pola penjualan, wilayah pemasaran, maupun tren permintaan yang dapat dijadikan dasar pengambilan keputusan usaha,” katanya saat ditemui di Desa Jrakahpayung, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Selasa (18/8/2026).

Melihat kondisi tersebut, pelaksanaan program diawali dengan tahap survei dan wawancara terstruktur kepada pelaku UMKM ikan asap. Kegiatan ini dilakukan untuk menggali informasi mengenai profil usaha, wilayah dan pola pemasaran, jenis ikan yang paling diminati konsumen, karakteristik konsumen, hingga kendala yang selama ini dihadapi dalam menjalankan usaha, mulai dari keterbatasan kemasan hingga minimnya dokumentasi transaksi harian.

“Hasil survei dan wawancara tersebut kemudian diolah secara deskriptif dan dianalisis untuk melihat pola yang muncul, sebelum akhirnya dijadikan dasar dalam menyusun materi sosialisasi berupa presentasi (PPT) yang relevan dengan kebutuhan pelaku usaha di lapangan,” jelasnya.

Rangkaian kegiatan sosialisasi kemudian dilaksanakan pada 6 Agustus 2026 dengan mengundang pelaku UMKM ikan asap Desa Jrakahpayung. Materi disampaikan secara interaktif dalam bentuk presentasi mengenai pentingnya profil usaha yang jelas serta strategi pemasaran berbasis data yang telah diolah dari hasil survei dan wawancara sebelumnya. Dalam sesi ini, pelaku UMKM diajak berdiskusi mengenai kendala pemasaran yang mereka alami, sekaligus memperoleh gambaran mengenai potensi pengembangan usahanya berdasarkan data yang telah dikumpulkan. Pada kesempatan yang sama, tim juga menyerahkan banner usaha yang dapat dipasang oleh pelaku UMKM di lapak atau rumah produksi mereka sebagai identitas sekaligus media promosi yang mudah dikenali oleh calon konsumen.

Setelah tahap sosialisasi, tim melanjutkan penyusunan leaflet berdasarkan hasil survei dan wawancara yang telah dilakukan sebelumnya, sebagai media pendukung yang lebih ringkas dan dapat dibawa langsung oleh pelaku usaha. Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan kedua untuk menyerahkan leaflet kepada pelaku UMKM. Leaflet dirancang memuat profil usaha, diagram wilayah dan pola pemasaran, informasi jenis ikan yang paling diminati konsumen, kendala usaha yang dihadapi, strategi pemasaran yang disusun sesuai hasil wawancara, serta contoh format pencatatan penjualan harian sederhana yang dapat langsung diterapkan oleh pelaku usaha,” terangnya.

Penyusunan leaflet dan banner sebagai media pendukung dipilih agar informasi hasil pengolahan data dapat dibawa, disimpan, dan digunakan kembali oleh pelaku UMKM ketika diperlukan. Dengan demikian, data yang diperoleh selama kegiatan tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan program KKN, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pertimbangan dalam kegiatan pemasaran dan pengembangan usaha ke depannya.

Sementara itu, Salah satu pelaku UMKM ikan asap Desa Jrakahpayung Bidin mengaku terbantu dengan kehadiran leaflet dan banner tersebut. “Selama ini kami jualan ya seadanya saja, belum pernah mencatat penjualan harian atau tahu produk mana yang paling laku secara pasti. Dengan adanya leaflet ini, kami jadi punya gambaran dan bisa mulai mencatat penjualan supaya usaha lebih rapi dan tertata,” ungkapnya.

Program ini diharapkan, dapat mendorong pelaku UMKM ikan asap di Desa Jrakahpayung untuk memasarkan produknya secara lebih terarah dan berbasis data, sekaligus mendukung peningkatan daya saing dan perluasan jangkauan pasar hingga ke luar wilayah Batang.

Lebih jauh, program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi pelaku UMKM untuk mulai terbiasa mendokumentasikan setiap transaksi usahanya secara konsisten. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN terhadap capaian SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). (MC Batang, Jateng/Dian Nurmalasari/Jumadi)

Berita Lainnya

DP3AP2KB Batang Terus Tekankan Pemenuhan Gizi Tepat Sasaran DP3AP2KB Batang Terus Tekankan Pemenuhan Gizi Tepat Sasaran
DP3AP2KB Batang Terus Tekankan Pemenuhan Gizi Tepat Sasaran
Batang - Perjuangan menekan angka stunting di Kabupaten Batang masih membentur tembok curam bentang alam. Meski Program Makan Bergizi Gratis (MBG) gencar digulirkan untuk kelompok rentan ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD (kelompok 3B) manfaatnya belum dirasakan merata. Medan yang ekstrem membuat warga di wilayah terluar, seperti Desa Pranten (Kecamatan Bawang) dan Nggerlang, hingga kini belum tersentuh layanan vital ini.
18 Ags 2026 Jumadi 40
Mahasiswa KKN Undip Uji Kualitas Air, Serahkan Sertifikat Sanitasi Ke UMKM Mahasiswa KKN Undip Uji Kualitas Air, Serahkan Sertifikat Sanitasi Ke UMKM
Mahasiswa KKN Undip Uji Kualitas Air, Serahkan Sertifikat Sanitasi Ke UMKM
Batang Mahasiswa KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menyerahkan lembar infografis hasil uji kualitas air yang telah dilaminating kepada enam pelaku UMKM ikan asap. Penyerahan dilakukan dari rumah ke rumah pelaku usaha sebagai bagian dari program edukasi sanitasi dan uji kualitas air baku produksi.
18 Ags 2026 Jumadi 44
Mahasiswa KKN Undip Serahkan Booklet Hasil Uji Kualitas Mata Air Ke Desa Jrakahpayung Mahasiswa KKN Undip Serahkan Booklet Hasil Uji Kualitas Mata Air Ke Desa Jrakahpayung
Mahasiswa KKN Undip Serahkan Booklet Hasil Uji Kualitas Mata Air Ke Desa Jrakahpayung
Batang Mahasiswa KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menyerahkan booklet Air Jernih, Desa Sehat berisi hasil uji kualitas empat titik mata air. Penyerahan dilakukan di salah satu RT Desa Jrakahpayung dan diterima langsung oleh Kepala Desa serta Sekretaris Desa, disaksikan perwakilan RT setempat.
18 Ags 2026 Jumadi 38
HUT Ke-81 RI, Dinkes Batang Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk ASN dan Masyarakat HUT Ke-81 RI, Dinkes Batang Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk ASN dan Masyarakat
HUT Ke-81 RI, Dinkes Batang Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk ASN dan Masyarakat
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Kabupaten Batang, Selasa (1882026), mulai pukul 07.30 WIB dan ditargetkan selesai sebelum pukul 12.00 WIB.
18 Ags 2026 Jumadi 46
Merdeka dari Penyakit, Intip Keseruan ASN dan Warga Batang Berburu CKG Merdeka dari Penyakit, Intip Keseruan ASN dan Warga Batang Berburu CKG
Merdeka dari Penyakit, Intip Keseruan ASN dan Warga Batang Berburu CKG
Batang - Suasana Pendopo Kabupaten Batang tampak berbeda, deretan kursi terisi penuh oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan warga lokal yang antusias memeriksakan kondisi tubuh mereka. Memanfaatkan momentum Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang menggelar aksi cek kesehatan gratis sebagai bentuk 'kemerdekaan' dari ancaman penyakit tersembunyi.
18 Ags 2026 Jumadi 42