Mahasiswa KKN Undip Manfaatkan Data Pemasaran Untuk Mendukung Pengembangan UMKM

Selasa, 18 Agustus 2026 Jumadi Dibaca 157 kali IKM UKM UMKM
Mahasiswa KKN Undip Manfaatkan Data Pemasaran Untuk Mendukung Pengembangan UMKM
Mahasiswa KKN Undip Manfaatkan Data Pemasaran Untuk Mendukung Pengembangan UMKM
Batang - Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro Fakultas Sains dan Matematika, Program Studi Statistika Dian Nurmalasari menjalankan program kerja multidisiplin berupa penyusunan profil pemasaran UMKM ikan asap berdasarkan hasil wawancara di Desa Jrakahpayung, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang. Program ini menghasilkan leaflet dan banner sebagai media pendukung pemasaran bagi pelaku UMKM ikan asap setempat.

Batang - Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro Fakultas Sains dan Matematika, Program Studi Statistika Dian Nurmalasari menjalankan program kerja multidisiplin berupa penyusunan profil pemasaran UMKM ikan asap berdasarkan hasil wawancara di Desa Jrakahpayung, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang. Program ini menghasilkan leaflet dan banner sebagai media pendukung pemasaran bagi pelaku UMKM ikan asap setempat.

“UMKM ikan asap merupakan salah satu sumber penghasilan warga Desa Jrakahpayung, dengan produk yang telah dipasarkan hingga ke luar wilayah Batang. Namun, pemasaran produk ini masih mengandalkan cara konvensional dan belum didukung pencatatan pola penjualan, wilayah pemasaran, maupun tren permintaan yang dapat dijadikan dasar pengambilan keputusan usaha,” katanya saat ditemui di Desa Jrakahpayung, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Selasa (18/8/2026).

Melihat kondisi tersebut, pelaksanaan program diawali dengan tahap survei dan wawancara terstruktur kepada pelaku UMKM ikan asap. Kegiatan ini dilakukan untuk menggali informasi mengenai profil usaha, wilayah dan pola pemasaran, jenis ikan yang paling diminati konsumen, karakteristik konsumen, hingga kendala yang selama ini dihadapi dalam menjalankan usaha, mulai dari keterbatasan kemasan hingga minimnya dokumentasi transaksi harian.

“Hasil survei dan wawancara tersebut kemudian diolah secara deskriptif dan dianalisis untuk melihat pola yang muncul, sebelum akhirnya dijadikan dasar dalam menyusun materi sosialisasi berupa presentasi (PPT) yang relevan dengan kebutuhan pelaku usaha di lapangan,” jelasnya.

Rangkaian kegiatan sosialisasi kemudian dilaksanakan pada 6 Agustus 2026 dengan mengundang pelaku UMKM ikan asap Desa Jrakahpayung. Materi disampaikan secara interaktif dalam bentuk presentasi mengenai pentingnya profil usaha yang jelas serta strategi pemasaran berbasis data yang telah diolah dari hasil survei dan wawancara sebelumnya. Dalam sesi ini, pelaku UMKM diajak berdiskusi mengenai kendala pemasaran yang mereka alami, sekaligus memperoleh gambaran mengenai potensi pengembangan usahanya berdasarkan data yang telah dikumpulkan. Pada kesempatan yang sama, tim juga menyerahkan banner usaha yang dapat dipasang oleh pelaku UMKM di lapak atau rumah produksi mereka sebagai identitas sekaligus media promosi yang mudah dikenali oleh calon konsumen.

Setelah tahap sosialisasi, tim melanjutkan penyusunan leaflet berdasarkan hasil survei dan wawancara yang telah dilakukan sebelumnya, sebagai media pendukung yang lebih ringkas dan dapat dibawa langsung oleh pelaku usaha. Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan kedua untuk menyerahkan leaflet kepada pelaku UMKM. Leaflet dirancang memuat profil usaha, diagram wilayah dan pola pemasaran, informasi jenis ikan yang paling diminati konsumen, kendala usaha yang dihadapi, strategi pemasaran yang disusun sesuai hasil wawancara, serta contoh format pencatatan penjualan harian sederhana yang dapat langsung diterapkan oleh pelaku usaha,” terangnya.

Penyusunan leaflet dan banner sebagai media pendukung dipilih agar informasi hasil pengolahan data dapat dibawa, disimpan, dan digunakan kembali oleh pelaku UMKM ketika diperlukan. Dengan demikian, data yang diperoleh selama kegiatan tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan program KKN, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pertimbangan dalam kegiatan pemasaran dan pengembangan usaha ke depannya.

Sementara itu, Salah satu pelaku UMKM ikan asap Desa Jrakahpayung Bidin mengaku terbantu dengan kehadiran leaflet dan banner tersebut. “Selama ini kami jualan ya seadanya saja, belum pernah mencatat penjualan harian atau tahu produk mana yang paling laku secara pasti. Dengan adanya leaflet ini, kami jadi punya gambaran dan bisa mulai mencatat penjualan supaya usaha lebih rapi dan tertata,” ungkapnya.

Program ini diharapkan, dapat mendorong pelaku UMKM ikan asap di Desa Jrakahpayung untuk memasarkan produknya secara lebih terarah dan berbasis data, sekaligus mendukung peningkatan daya saing dan perluasan jangkauan pasar hingga ke luar wilayah Batang.

Lebih jauh, program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi pelaku UMKM untuk mulai terbiasa mendokumentasikan setiap transaksi usahanya secara konsisten. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN terhadap capaian SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). (MC Batang, Jateng/Dian Nurmalasari/Jumadi)

Berita Lainnya

Puskesmas Ajak Siswa SMAN 1 Bandar Melek Penyakit Puskesmas Ajak Siswa SMAN 1 Bandar Melek Penyakit
Puskesmas Ajak Siswa SMAN 1 Bandar Melek Penyakit
Batang - SMA Negeri 1 Bandar bersama Puskesmas Bandar 1 menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program ini diikuti oleh siswa dan para guru, dengan tujuan memastikan kondisi kesehatan dan mengidentifikasi penyakit tidak menular.
06 Okt 2026 Jumadi 88
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Semarang - Pada acara Penyerahan Penghargaan Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) dan Indeks Kepatuhan Daerah Terbaik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Batang meraih penghargaan Pemerintah Kabupaten Pembina Terbaik Pengelolaan Dokumentasi dan Informasi Produk Hukum Pemerintah Desa.
06 Okt 2026 Jumadi 108
Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti
Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti
Batang - Keluarga Muhammad Raeza Afkarian (3), bocah asal Desa Kemesu, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, akhirnya meluruskan simpang siur informasi yang viral di media sosial terkait dugaan penanganan korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
06 Okt 2026 Jumadi 129
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Batang Wakil Bupati Batang Suyono, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tulis 003, Kabupaten Batang, Selasa (6102026).
06 Okt 2026 Jumadi 130
Evaluasi Kinerja, Pemkab Batang Amankan Gaji 2.752 PPPK Paruh Waktu Lewat APBD Evaluasi Kinerja, Pemkab Batang Amankan Gaji 2.752 PPPK Paruh Waktu Lewat APBD
Evaluasi Kinerja, Pemkab Batang Amankan Gaji 2.752 PPPK Paruh Waktu Lewat APBD
Batang - Roda keberuntungan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Batang resmi berputar per 1 Oktober 2026. Dari total 2.824 pegawai yang diangkat pada 2025 lalu, kini tersisa 2.752 orang yang masuk dalam usulan perpanjangan kontrak. Sebanyak 72 posisi resmi tereliminasi dari daftar. Penyusutan jumlah ini bukan semata-mata karena sanksi atau hasil evaluasi kinerja yang buruk.
06 Okt 2026 Jumadi 83
DPRD CUP Batang Digelar, Upaya PBSI Percepat Kaderisasi Atlet Muda DPRD CUP Batang Digelar, Upaya PBSI Percepat Kaderisasi Atlet Muda
DPRD CUP Batang Digelar, Upaya PBSI Percepat Kaderisasi Atlet Muda
Batang  - Atlet bulu tangkis di eks-Karesidenan Pekalongan kembali mendapat panggung untuk unjuk kebolehan dengan berkompetisi di ajang Kejuaraan DPRD Cup 2026, yang diinisiasi oleh Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Batang. Potensi atlet terus dioptimalkan oleh PBSI Batang dengan memberikan ruang bagi pebulu tangkis pra dini hingga remaja, mengingat kesempatan yang masih terbuka lebar nantinya untuk mengikuti ajang di tingkat provinsi maupun nasional.
05 Okt 2026 Jumadi 163