Mahasiswa KKN Undip Ajarkan Menabung Cerdas, Masa Depan Cerah Guna Tingkatkan Literasi Keuangan

Selasa, 18 Agustus 2026 Jumadi Dibaca 25 kali Ekonomi
Mahasiswa KKN Undip Ajarkan Menabung Cerdas, Masa Depan Cerah Guna Tingkatkan Literasi Keuangan
Mahasiswa KKN Undip Ajarkan Menabung Cerdas, Masa Depan Cerah Guna Tingkatkan Literasi Keuangan
Batang - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro Semarang secara resmi telah berhasil menyelenggarakan program pengabdian monodisiplin bertajuk "Menabung Cerdas, Masa Depan Cerah". Kehadiran program edukatif berskala lokal ini dirancang secara komprehensif sebagai wujud nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam rangka memberdayakan kapasitas intelektual generasi belia desa melalui penguatan pondasi literasi finansial sejak tahap awal masa tumbuh kembang mereka.

 Batang - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro Semarang secara resmi telah berhasil menyelenggarakan program pengabdian monodisiplin bertajuk "Menabung Cerdas, Masa Depan Cerah". Kehadiran program edukatif berskala lokal ini dirancang secara komprehensif sebagai wujud nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam rangka memberdayakan kapasitas intelektual generasi belia desa melalui penguatan pondasi literasi finansial sejak tahap awal masa tumbuh kembang mereka.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Semarang Fakultas Ekonomika dan Bisnis Program Studi Manajemen Hudan Al Birra Pamungkas mengatakan, langkah inisiatif strategis ini lahir dan diorganisir sebagai respons langsung atas kenyataan lapangan mengenai masih teramat minimnya pemahaman dasar perihal tata kelola uang saku maupun pentingnya budaya berhemat di kalangan anak-anak desa setempat.

“Dengan menitikberatkan sasaran edukasi pada peserta didik jenjang sekolah dasar, kegiatan ini memiliki orientasi fundamental untuk mengikis perilaku konsumtif dini sekaligus menanamkan kesadaran kritis bahwa setiap rupiah yang dikelola secara bijaksana akan mampu membuka peluang masa depan yang jauh lebih mandiri,” katanya saat ditemui di Balai Desa Jrakahpayung, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Selasa (18/8/2026).

Hudan menyebutkan bahwa, rancangan kurikulum mini yang dibawakan dalam pelatihan ini berorientasi penuh pada penciptaan dampak sosial-ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat perdesaan. Dirinya menegaskan bahwa penanaman kesadaran mengalokasikan sumber daya keuangan sedini mungkin merupakan instrumen pencegahan kerapuhan ekonomi keluarga di masa depan, asalkan dikemas lewat metodologi pembelajaran partisipatif yang ramah, komunikatif, dan memicu imajinasi anak-anak desa.

“Sesi pembuka program kerja ini diisi dengan pemaparan materi multimedia interaktif mengenai perbedaan mendasar antara kebutuhan primer dan keinginan sekunder serta formula sederhana dalam menyisihkan sebagian uang jajan sebelum dibelanjakan. Dinamika pembelajaran tersebut berlangsung kian hidup ketika para pemateri mengajak setiap anak untuk mengidentifikasi pos-pos pengeluaran harian mereka secara jujur sembari membimbing mereka mengenali konsep target tabungan pribadi jangka pendek maupun jangka panjang,” jelasnya.

Memasuki agenda inti, seluruh peserta diarahkan langsung ke dalam lokakarya praktik kreatif mandiri berupa perakitan dan penghiasan wadah tabungan khusus yang dinamai "bank mini" dengan menggunakan bahan-bahan daur ulang yang ramah lingkungan. Melalui media fisik yang mereka ciptakan sendiri tersebut, anak-anak diajak mempraktikkan simulasi transaksi perbankan dasar, mencatat arus kas pemasukan harian pada buku jurnal tabungan sederhana, serta berlatih menahan godaan konsumsi impulsif di bawah bimbingan para mahasiswa KKN.

“Antusiasme yang sangat luar biasa terpancar dari raut wajah anak-anak yang saling berkompetisi secara sportif dalam menjawab pertanyaan seputar strategi menabung, membuktikan bahwa pendekatan visual dan simulatif mampu menyerap perhatian mereka dari awal hingga akhir acara,” ungkapnya.

Secara filosofis dan institusional, penyelenggaraan program "Menabung Cerdas, Masa Depan Cerah" ini diintegrasikan secara langsung guna menyokong pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) pilar pertama mengenai upaya pemutusan rantai kemiskinan lintas generasi (SDGs 1). Di samping itu, inisiatif ini memperluas jangkauan pendidikan bermutu non-formal bagi anak perdesaan (SDGs 4) sekaligus menyemai bibit kecakapan ekonomi kerakyatan demi menopang pertumbuhan ekonomi yang merata dan inklusif pada masa mendatang (SDGs 8).

“Momentum keberhasilan pelaksanaan rangkaian pengabdian masyarakat di Desa Jrakahpayung ini akhirnya dipungkasi melalui penyerahan cinderamata perlengkapan menabung secara simbolis oleh koordinator mahasiswa kepada perwakilan peserta cilik sebagai simbol komitmen bersama untuk mulai berhemat,” ujar dia.

Acara bersejarah ini kemudian ditutup secara paripurna dengan sesi dokumentasi foto bersama antara tim mahasiswa KKN, serta seluruh anak-anak yang tampak bangga menggenggam celengan bank mini karya mereka masing-masing. (MC Batang, Jateng/Hudan/Jumadi)

Berita Lainnya

Mahasiswa KKN Undip Ajarkan Pengelolaan Sampah Berbasis Budaya Jepang Mahasiswa KKN Undip Ajarkan Pengelolaan Sampah Berbasis Budaya Jepang
Mahasiswa KKN Undip Ajarkan Pengelolaan Sampah Berbasis Budaya Jepang
Batang - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menyelenggarakan program edukasi pengelolaan sampah berbasis budaya Jepang. Kegiatan ini dengan sasaran utama kepala keluarga, ibu rumah tangga, pemuda, dan perangkat Desa Jrakahpayung. Kegiatan ini diinisiasi sebagai respons atas masih rendahnya kesadaran sebagian warga terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang baik.
18 Ags 2026 Jumadi 31
Mahasiswa KKN Undip Serahkan Booklet Hasil Uji Kualitas Mata Air Ke Desa Jrakahpayung Mahasiswa KKN Undip Serahkan Booklet Hasil Uji Kualitas Mata Air Ke Desa Jrakahpayung
Mahasiswa KKN Undip Serahkan Booklet Hasil Uji Kualitas Mata Air Ke Desa Jrakahpayung
Batang Mahasiswa KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menyerahkan booklet Air Jernih, Desa Sehat berisi hasil uji kualitas empat titik mata air. Penyerahan dilakukan di salah satu RT Desa Jrakahpayung dan diterima langsung oleh Kepala Desa serta Sekretaris Desa, disaksikan perwakilan RT setempat.
18 Ags 2026 Jumadi 23
Mahasiswa KKN Undip Uji Kualitas Air, Serahkan Sertifikat Sanitasi Ke UMKM Mahasiswa KKN Undip Uji Kualitas Air, Serahkan Sertifikat Sanitasi Ke UMKM
Mahasiswa KKN Undip Uji Kualitas Air, Serahkan Sertifikat Sanitasi Ke UMKM
Batang Mahasiswa KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menyerahkan lembar infografis hasil uji kualitas air yang telah dilaminating kepada enam pelaku UMKM ikan asap. Penyerahan dilakukan dari rumah ke rumah pelaku usaha sebagai bagian dari program edukasi sanitasi dan uji kualitas air baku produksi.
18 Ags 2026 Jumadi 24
Mahasiswa KKN Undip Dampingi UMKM Ikan Asap Desa Jrakahpayung Mahasiswa KKN Undip Dampingi UMKM Ikan Asap Desa Jrakahpayung
Mahasiswa KKN Undip Dampingi UMKM Ikan Asap Desa Jrakahpayung
Batang - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Semarang Fakultas Ekonomika dan Bisnis Program Studi Manajemen Hudan Al Birra Pamungkas, sukses menyelenggarakan program kerja Pelatihan Manajemen Keuangan bagi Pelaku UMKM Ikan Asap di Desa Jrakahpayung, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Selasa (1882026). Pelaksanaan program pengabdian ini ditujukan sebagai ikhtiar akademis dalam mentransformasi tata kelola usaha lokal agar mampu berdaya saing tinggi serta mencapai stabilitas ekonomi yang mandiri.
18 Ags 2026 Jumadi 34