Mahasiswa KKN Undip Ajarkan Menabung Cerdas, Masa Depan Cerah Guna Tingkatkan Literasi Keuangan

Selasa, 18 Agustus 2026 Jumadi Dibaca 228 kali Ekonomi
Mahasiswa KKN Undip Ajarkan Menabung Cerdas, Masa Depan Cerah Guna Tingkatkan Literasi Keuangan
Mahasiswa KKN Undip Ajarkan Menabung Cerdas, Masa Depan Cerah Guna Tingkatkan Literasi Keuangan
Batang - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro Semarang secara resmi telah berhasil menyelenggarakan program pengabdian monodisiplin bertajuk "Menabung Cerdas, Masa Depan Cerah". Kehadiran program edukatif berskala lokal ini dirancang secara komprehensif sebagai wujud nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam rangka memberdayakan kapasitas intelektual generasi belia desa melalui penguatan pondasi literasi finansial sejak tahap awal masa tumbuh kembang mereka.

 Batang - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro Semarang secara resmi telah berhasil menyelenggarakan program pengabdian monodisiplin bertajuk "Menabung Cerdas, Masa Depan Cerah". Kehadiran program edukatif berskala lokal ini dirancang secara komprehensif sebagai wujud nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam rangka memberdayakan kapasitas intelektual generasi belia desa melalui penguatan pondasi literasi finansial sejak tahap awal masa tumbuh kembang mereka.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Semarang Fakultas Ekonomika dan Bisnis Program Studi Manajemen Hudan Al Birra Pamungkas mengatakan, langkah inisiatif strategis ini lahir dan diorganisir sebagai respons langsung atas kenyataan lapangan mengenai masih teramat minimnya pemahaman dasar perihal tata kelola uang saku maupun pentingnya budaya berhemat di kalangan anak-anak desa setempat.

“Dengan menitikberatkan sasaran edukasi pada peserta didik jenjang sekolah dasar, kegiatan ini memiliki orientasi fundamental untuk mengikis perilaku konsumtif dini sekaligus menanamkan kesadaran kritis bahwa setiap rupiah yang dikelola secara bijaksana akan mampu membuka peluang masa depan yang jauh lebih mandiri,” katanya saat ditemui di Balai Desa Jrakahpayung, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Selasa (18/8/2026).

Hudan menyebutkan bahwa, rancangan kurikulum mini yang dibawakan dalam pelatihan ini berorientasi penuh pada penciptaan dampak sosial-ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat perdesaan. Dirinya menegaskan bahwa penanaman kesadaran mengalokasikan sumber daya keuangan sedini mungkin merupakan instrumen pencegahan kerapuhan ekonomi keluarga di masa depan, asalkan dikemas lewat metodologi pembelajaran partisipatif yang ramah, komunikatif, dan memicu imajinasi anak-anak desa.

“Sesi pembuka program kerja ini diisi dengan pemaparan materi multimedia interaktif mengenai perbedaan mendasar antara kebutuhan primer dan keinginan sekunder serta formula sederhana dalam menyisihkan sebagian uang jajan sebelum dibelanjakan. Dinamika pembelajaran tersebut berlangsung kian hidup ketika para pemateri mengajak setiap anak untuk mengidentifikasi pos-pos pengeluaran harian mereka secara jujur sembari membimbing mereka mengenali konsep target tabungan pribadi jangka pendek maupun jangka panjang,” jelasnya.

Memasuki agenda inti, seluruh peserta diarahkan langsung ke dalam lokakarya praktik kreatif mandiri berupa perakitan dan penghiasan wadah tabungan khusus yang dinamai "bank mini" dengan menggunakan bahan-bahan daur ulang yang ramah lingkungan. Melalui media fisik yang mereka ciptakan sendiri tersebut, anak-anak diajak mempraktikkan simulasi transaksi perbankan dasar, mencatat arus kas pemasukan harian pada buku jurnal tabungan sederhana, serta berlatih menahan godaan konsumsi impulsif di bawah bimbingan para mahasiswa KKN.

“Antusiasme yang sangat luar biasa terpancar dari raut wajah anak-anak yang saling berkompetisi secara sportif dalam menjawab pertanyaan seputar strategi menabung, membuktikan bahwa pendekatan visual dan simulatif mampu menyerap perhatian mereka dari awal hingga akhir acara,” ungkapnya.

Secara filosofis dan institusional, penyelenggaraan program "Menabung Cerdas, Masa Depan Cerah" ini diintegrasikan secara langsung guna menyokong pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) pilar pertama mengenai upaya pemutusan rantai kemiskinan lintas generasi (SDGs 1). Di samping itu, inisiatif ini memperluas jangkauan pendidikan bermutu non-formal bagi anak perdesaan (SDGs 4) sekaligus menyemai bibit kecakapan ekonomi kerakyatan demi menopang pertumbuhan ekonomi yang merata dan inklusif pada masa mendatang (SDGs 8).

“Momentum keberhasilan pelaksanaan rangkaian pengabdian masyarakat di Desa Jrakahpayung ini akhirnya dipungkasi melalui penyerahan cinderamata perlengkapan menabung secara simbolis oleh koordinator mahasiswa kepada perwakilan peserta cilik sebagai simbol komitmen bersama untuk mulai berhemat,” ujar dia.

Acara bersejarah ini kemudian ditutup secara paripurna dengan sesi dokumentasi foto bersama antara tim mahasiswa KKN, serta seluruh anak-anak yang tampak bangga menggenggam celengan bank mini karya mereka masing-masing. (MC Batang, Jateng/Hudan/Jumadi)

Berita Lainnya

Puskesmas Ajak Siswa SMAN 1 Bandar Melek Penyakit Puskesmas Ajak Siswa SMAN 1 Bandar Melek Penyakit
Puskesmas Ajak Siswa SMAN 1 Bandar Melek Penyakit
Batang - SMA Negeri 1 Bandar bersama Puskesmas Bandar 1 menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program ini diikuti oleh siswa dan para guru, dengan tujuan memastikan kondisi kesehatan dan mengidentifikasi penyakit tidak menular.
06 Okt 2026 Jumadi 104
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Semarang - Pada acara Penyerahan Penghargaan Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) dan Indeks Kepatuhan Daerah Terbaik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Batang meraih penghargaan Pemerintah Kabupaten Pembina Terbaik Pengelolaan Dokumentasi dan Informasi Produk Hukum Pemerintah Desa.
06 Okt 2026 Jumadi 127
Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti
Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti
Batang - Keluarga Muhammad Raeza Afkarian (3), bocah asal Desa Kemesu, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, akhirnya meluruskan simpang siur informasi yang viral di media sosial terkait dugaan penanganan korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
06 Okt 2026 Jumadi 150
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Batang Wakil Bupati Batang Suyono, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tulis 003, Kabupaten Batang, Selasa (6102026).
06 Okt 2026 Jumadi 147
Evaluasi Kinerja, Pemkab Batang Amankan Gaji 2.752 PPPK Paruh Waktu Lewat APBD Evaluasi Kinerja, Pemkab Batang Amankan Gaji 2.752 PPPK Paruh Waktu Lewat APBD
Evaluasi Kinerja, Pemkab Batang Amankan Gaji 2.752 PPPK Paruh Waktu Lewat APBD
Batang - Roda keberuntungan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Batang resmi berputar per 1 Oktober 2026. Dari total 2.824 pegawai yang diangkat pada 2025 lalu, kini tersisa 2.752 orang yang masuk dalam usulan perpanjangan kontrak. Sebanyak 72 posisi resmi tereliminasi dari daftar. Penyusutan jumlah ini bukan semata-mata karena sanksi atau hasil evaluasi kinerja yang buruk.
06 Okt 2026 Jumadi 103
DPRD CUP Batang Digelar, Upaya PBSI Percepat Kaderisasi Atlet Muda DPRD CUP Batang Digelar, Upaya PBSI Percepat Kaderisasi Atlet Muda
DPRD CUP Batang Digelar, Upaya PBSI Percepat Kaderisasi Atlet Muda
Batang  - Atlet bulu tangkis di eks-Karesidenan Pekalongan kembali mendapat panggung untuk unjuk kebolehan dengan berkompetisi di ajang Kejuaraan DPRD Cup 2026, yang diinisiasi oleh Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Batang. Potensi atlet terus dioptimalkan oleh PBSI Batang dengan memberikan ruang bagi pebulu tangkis pra dini hingga remaja, mengingat kesempatan yang masih terbuka lebar nantinya untuk mengikuti ajang di tingkat provinsi maupun nasional.
05 Okt 2026 Jumadi 177