Mahasiswa Kkn Undip Petakan Persebaran Lokasi Umkm Ikan Asap Guna Optimalisasi Pemasaran

Senin, 17 Agustus 2026 Jumadi Dibaca 35 kali IKM UKM UMKM
Mahasiswa Kkn Undip Petakan Persebaran Lokasi Umkm Ikan Asap Guna Optimalisasi Pemasaran
Mahasiswa Kkn Undip Petakan Persebaran Lokasi Umkm Ikan Asap Guna Optimalisasi Pemasaran
Batang Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro Semarang melaksanakan program kerja multidisiplin 2 berupa pemetaan persebaran lokasi UMKM ikan asap serta sosialisasi digitalisasi UMKM. Program ini merupakan bagian dari tema besar multidisiplin 2 mengenai penguatan daya saing UMKM berbasis inovasi, standardisasi, dan digitalisasi.

Batang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro Semarang melaksanakan program kerja multidisiplin 2 berupa pemetaan persebaran lokasi UMKM ikan asap serta sosialisasi digitalisasi UMKM. Program ini merupakan bagian dari tema besar multidisiplin 2 mengenai penguatan daya saing UMKM berbasis inovasi, standardisasi, dan digitalisasi.

Mahasiswa Undip Semarang Fakhri Rizqullah Anwar mengatakan, kegiatan ini diinisiasi sebagai respons terhadap permasalahan aksesibilitas pemasaran UMKM ikan asap di Desa Jrakahpayung yang belum terpetakan secara spasial, sehingga konsumen maupun pihak luar mengalami kesulitan untuk mengetahui titik-titik lokasi usaha secara pasti.

“Padahal, terdapat lebih dari 10 pelaku usaha ikan asap di Desa Jrakahpayung yang menjadi salah satu potensi ekonomi unggulan desa. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya upaya optimalisasi aksesibilitas dan pemasaran melalui pemanfaatan teknologi pemetaan digital,” katanya saat ditemui di Desa Jrakahpayung, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Senin (17/8/2026).

Menyasar pelaku UMKM ikan asap di Desa Jrakahpayung, program ini bertujuan menghadirkan informasi persebaran lokasi usaha yang mudah diakses oleh konsumen maupun tamu yang berkunjung ke desa, sekaligus mendorong pelaku UMKM untuk lebih akrab dengan pemanfaatan platform digital dalam mendukung pemasaran produk.

“Program ini juga sejalan dengan SDGs Desa Poin 8 tentang Pertumbuhan Ekonomi Desa Merata, serta Poin 9 tentang Inovasi dan Infrastruktur Desa sesuai Kebutuhan. Melalui survei lapangan secara langsung untuk memetakan titik koordinat lokasi UMKM ikan asap menggunakan GPS. Data primer tersebut dipadukan dengan data sekunder berupa Peta Rupa Bumi Indonesia (RBI) dan citra penginderaan jauh, kemudian diolah menggunakan perangkat lunak pemetaan (GIS) untuk menghasilkan peta persebaran yang informatif,” jelasnya.

Hasil pemetaan tersebut disusun dalam bentuk peta persebaran lokasi UMKM ikan asap yang dipasang di mading Balai Desa Jrakahpayung, sehingga memudahkan tamu maupun pihak luar yang berkunjung untuk mengetahui sebaran lokasi UMKM ikan asap di desa.

Selain pembuatan peta, Fakhri Rizqullah Anwar juga memberikan materi sosialisasi digitalisasi UMKM kepada para pelaku usaha ikan asap. Materi tersebut mencakup pemanfaatan peta persebaran titik lokasi UMKM yang dipajang di balai desa, serta pencantuman titik lokasi usaha pada Google Maps, guna mendorong pelaku UMKM untuk lebih siap mengikuti perkembangan pemasaran digital saat ini.

“Dampak yang diharapkan dari program ini adalah meningkatnya aksesibilitas dan jangkauan pemasaran UMKM ikan asap Desa Jrakahpayung, baik melalui informasi visual di balai desa maupun melalui pencantuman lokasi usaha secara digital. Program ini juga diharapkan dapat mendorong pelaku UMKM untuk semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dalam mengembangkan usahanya,” terangnya.

Fakhri Rizqullah berharap, peta persebaran lokasi UMKM ikan asap ini dapat menjadi salah satu media informasi yang memudahkan konsumen maupun tamu desa dalam menemukan lokasi usaha. Selain itu, melalui sosialisasi digitalisasi, kami ingin mendorong pelaku UMKM agar tidak hanya mengandalkan pemasaran konvensional, tetapi juga mulai memanfaatkan platform digital seperti Google Maps agar jangkauan pasarnya semakin luas.

Salah satu pelaku UMKM ikan asap Desa Jrakahpayung Bidin menyampaikan apresiasinya. Kami mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan yang diberikan adik-adik mahasiswa KKN.

“Sekarang usaha ikan asap kami jadi lebih dikenal karena sudah ada peta lokasinya, dan kami juga jadi tahu cara memasukkan lokasi usaha ke Google Maps,” tuturnya.

Pelaku UMKM ikan asap Sugiati menyampaikan, terima kasih banyak untuk bantuannya. Semoga dengan adanya peta dan sosialisasi digitalisasi ini, usaha ikan asap kami bisa semakin dikenal banyak orang dan pemasarannya semakin luas.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro turut mendorong optimalisasi potensi ekonomi lokal Desa Jrakahpayung melalui pendekatan keilmuan geospasial yang dipadukan dengan penguatan literasi digital pelaku UMKM. (MC Batang, Jateng/Fakhri Rizqullah/Jumadi)

Berita Lainnya

Batang Night Carnival, Suguhkan Budaya Lokal Berbalut Gemerlap Cahaya Batang Night Carnival, Suguhkan Budaya Lokal Berbalut Gemerlap Cahaya
Batang Night Carnival, Suguhkan Budaya Lokal Berbalut Gemerlap Cahaya
Batang - Puncak peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Batang menyuguhkan tampilan spektakuler yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena bertabur cahaya. Untuk pertama kalinya Batang Night Carnival bertajuk "Shining Together" digelar, menciptakan suasana malam akhir pekan yang terasa lebih hidup dengan tampilan gemerlap cahaya dari 25 kontingen lewat keunikan masing-masing di sepanjang Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (2282026) malam.
22 Ags 2026 Jumadi 35
Serikat Pekerja Yih Quan Gelar Festival Pertama, Tebar Hadiah Motor Hingga Libatkan UMKM Serikat Pekerja Yih Quan Gelar Festival Pertama, Tebar Hadiah Motor Hingga Libatkan UMKM
Serikat Pekerja Yih Quan Gelar Festival Pertama, Tebar Hadiah Motor Hingga Libatkan UMKM
Batang - Suasana peringatan HUT Ke-81 RI di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) mendadak riuh dan penuh warna. Ratusan buruh tampak antusias memadati area acara, melepaskan penat rutinitas pabrik demi merayakan hari kemerdekaan bersama sesama rekan kerja.
22 Ags 2026 Jumadi 70
Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu
Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang resmi membuka Gerakan Pengumpulan Sumbangan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang Tahun 2026 pada Jumat 21 Agustus 2026. Penggalangan dana publik yang berlangsung hingga 21 November 2026 ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0736Batang, Letkol Inf. Didik Sudarmawan, selaku Ketua Umum Panitia.
22 Ags 2026 Jumadi 51
Ketika Budaya, Galangan Kapal, dan Generasi Muda Menyatu di Batang Night Carnival 2026 Ketika Budaya, Galangan Kapal, dan Generasi Muda Menyatu di Batang Night Carnival 2026
Ketika Budaya, Galangan Kapal, dan Generasi Muda Menyatu di Batang Night Carnival 2026
Batang - Gelap malam di Jalan Veteran, Kabupaten Batang, mendadak sirna berganti kerlip cahaya dan riuk parade. Gemerlap lampu, gaun-gaun karnaval megah, serta derap langkah 20 kontingen sukses mengubah jalanan kota menjadi panggung pertunjukan terbuka yang menyedot perhatian ribuan pasang mata.
22 Ags 2026 Jumadi 30
Ribuan Warga Saksikan Batang Night Carnival, Jadi Momentum Kemerdekaan Berbeda Ribuan Warga Saksikan Batang Night Carnival, Jadi Momentum Kemerdekaan Berbeda
Ribuan Warga Saksikan Batang Night Carnival, Jadi Momentum Kemerdekaan Berbeda
Batang - Ribuan warga memadati sepanjang Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang untuk menyaksikan Batang Night Carnival dalam rangka Memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Antusiasme masyarakat terlihat sejak sebelum acara dimulai. Warga memenuhi sepanjang jalur yang menjadi lokasi pelaksanaan karnaval untuk melihat beragam atraksi dari para peserta.
22 Ags 2026 Jumadi 61
Kembangkan Branding Desa Kecepak Peduli Sampah melalui Media Sosial Kembangkan Branding Desa Kecepak Peduli Sampah melalui Media Sosial
Kembangkan Branding Desa Kecepak Peduli Sampah melalui Media Sosial
Batang Pemanfaatan media sosial sebagai sarana penyebaran informasi menjadi salah satu upaya yang dilakukan Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Semarang Prodi Informasi dan Humas Rosita Mevia Putri untuk mendukung komunikasi dan publikasi di Desa Kecepak. Melalui program kerja multidisiplin, mahasiswa mengembangkan branding Desa Kecepak Peduli Sampah dengan mengoptimalkan media sosial Instagram dan media informasi sebagai sarana edukasi mengenai kepedulian terhadap sampah.
21 Ags 2026 Jumadi 94